zoom-in lihat foto Jadi Ibu Baru di Usia Muda, Ini 'Gangguan' yang Dialami Kylie Jenner saat Urus Bayi Pertamanya?
@kyliejenner

TRIBUNJUALBELI.COM - Ramai diperbincangkan, akhirnya Kylie Jenner keluar dari persembunyian.

Melalui akun instagramnya @kyliejenner beberapa waktu lalu, seleb kelahiran Los Angeles itu menyampaikan kabar bahagia.

(instagram)
(instagram)

Ia mengumumkan bayi pertamanya yang berjenis kelamin perempuan.

Bayi pertamanya lahir pada 1 Februari lalu.

Melalui kabar tersebut, kini Kylie Jenner resmi berstatus sebagai seorang ibu.

Menjadi ibu muda di usia awal 20-an tentu merupakan tantangan tersendiri.

Saat kawan sebayanya masih banyak yang menempuh pendidikan dan meniti karir, Keylie harus mengurus buah hatinya.

Tentu banyak tantangan yang dihadapi Keylie agar dapat beradaptasi dengan fase kehidupan 'baru' nya.

Postpartum blues atau yang lebih sering dikenal dengan istilah baby blues bisa saja terjadi pada Keylie Jenner.

Mengingat kurangnya kesiapan mental, adaptasi serta tanggung jawab baru pasca melahirkan.


2 dari 4 halaman

Hal itulah yang dapat memicu terjadinya baby blues pada ibu.

Lebih parahnya, kondisi itu jika berlarut akan berujung pada sikap penelantaran anak dan semacamnya.

Lalu apa sih sebenarnya baby blues itu?

Dirangkum dari situs kesehatan, berikut ulasan mengenaikan baby blues.

Baby blues merupakan suatu kondisi fluktuasi emosi yang terjadi pada ibu baru.

Biasanya yang muncul adalah perasaan bingung, tak berdaya, ketidakmampuan mengurus si kecil, kesepian, terkucil, dan mudah marah.

Baby blues disebabkan adanya perubahan hormon, dimana kadar prolaktin dan laktogen (hormon pembentuk ASI) akan mengalami peningkatan, dan kondisi ini akan memicu depresi.

Faktor lain yang memicu baby blues adalah ketidaksiapan fisik dan psikis saat memegang status baru sebagai ibu.

Menurut hasil survei, ternyata 8-15% ibu baru mengalami fluktuasi emosi yang terjadi usai melahirkan ini.

Baby blues merupakan kondisi yang normal, biasanya berlangsung hingga 14 hari usai proses melahirkan.


3 dari 4 halaman

Jika perasaan sedih ini tak kunjung pergi hingga hitungan bulan atau bahkan tahun, bisa dipastikan ibu baru bukan terkena baby blues

Melainkan depresi yang lebih serius pasca melahirkan.
Dan kondisi ini tak hanya berpengaruh pada ibu baru saja.

Namun terjadi juga pada si bayi yang akan mengalami gangguan perkembangan sosial, emosional, dan kofnitif.

Ternyata ada beberapa cara mengatasi baby blues, salah satunya adalah mengonsumsi makanan tertentu.

Cara ini alami dan aman untuk dilakukan.

Makanan yang mengandung DHA tinggi

Kandungan asam lemak omega 3 memiliki zat DHA yang tinggi baik dikonsumsi untuk pemulihan pasca melahirkan.

Ikan seperti sarden dan tuna perlu dikonsumsi.

Selain itu, biji bunga matahari dan minyak walnuts juga dipercaya dapat mengatasi baby blues dengan kandungan DHAnya.


Perbanyak vitamin B

4 dari 4 halaman

Berbagai penelitian telah menunjukkan hubungan antara vitamin B dan depresi setelah melahirkan.

Masalah emosional setelah melahirkan bisa dikaitkan dengan kekurangan vitamin B.

Untuk itu sebaiknya perbanyak mengonsumsi vitamin B yang bisa didapatkan dari telur, ati, daging, susu, yogurt, jamur, kentang serta biji-bijian.

Perbanyak vitamin D

Vitamin D juga memainkan peran dalam hal emosi yang terjadi setelah melahirkan.

Ikan salmon dan tuna menjadi sumber vitamin D yang tinggi sehingga cocok untuk dikonsumsi.

Susu dan aneka olahan susu juga dapat membantu mengatasi masalah emosi setelah melahirkan.

Aneka daging

Kandungan zinc serta selenium pada makanan laut sangat baik untuk menurunkan level depresi pasca melahirkan.


Daging laut seperti lobster, udang, kepiting dan kerang baik untuk dikonsumsi saat mengalami rasa sedih setelah melahirkan.

Aneka daging seperti daging sapi dan ayam juga direkomendasikan untuk dikonsumsi.

(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)

Selanjutnya