TRIBUNJUALBELI.COM - Melangsungkan pernikahan pada September lalu, pasangan Ade Imam dan Vicky Shu kini telah menanti kehadiran buah hati.
Kabar kehamilan Vicky Shu pertama kali justru diumumkan oleh ibundanya sendiri, Faiza Al Jufri.
Desember lalu, Vicky Shu dan keluarga tengah liburan ke Australia.
Melalui sebuah postingan di Instagram, sang Ibu membeberkan kabar kehamilan putrinya itu.
Ia menuliskan hashtag bumil pada keterangan foto yang diunggah.
Tentu hal itu menjadi isyarat bahwa Vicky Shu memang tengah berbadan dua.
Tak lama setelah itu, istri Ade Imam itu juga mengungkapkan kabar bahagia melalui instastory.
Dalam unggahannya, Vicky Shu mengungkapkan bahwa dirinya ngidam pergi liburan.
Ada beberapa destinasi wisata yang menjadi tempat tujuannya.
Seperti Bali dan Jepang.
Namun saat itu, usia kandungannya masih muda, hingga orang terdekatnya tak membolehkan untuk terbang ke negeri Sakura itu.
Tak boleh ke Jepang, Vicky mengganti pilihan untuk terbang ke Bali pada Desember lalu.
Beberapa bulan setelah itu, Vicky Shu pun tetap nekat pergi Jepang.
Dari postingannya, belum lama ini Vicky melakukan perjalanan ke Jepang bersama sang Ibu.
Tentu banyak persiapan yang harus dilakukan sebelum seorang ibu hamil pergi liburan.
Mengingat, ada jabang bayi yang turut serta diajak liburan.
Dilansir Huffington Post, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan untuk membantu menjaga ibu hamil dan calon bayinya selama melakukan perjalanan liburan.
Mengatur Waktu Perjalanan
Bagi wanita di bulan awal kehamilan, mungkin akan merasakan mual, badan lemas dan cepat lelah.
Karena itu, pilihlah waktu terbaik untuk melakukan liburan pada masa kehamilan trimester kedua.
Sebelum berangkat perjalanan, ada baiknya konsultasikan terlebih dahulu kondisi kehamilan pada dokter.
Hal itu untuk mencegah gangguan pada kehamilan selama perjalanan.
Jika berencana menggunakan transportasi pesawat terbang, laporkan pada maskapai bersangkutan tentang kehamilan pada saat memesan tiket.
Pilih Tujuan
Saat menentukan tujuan liburan, pilih yang tak terlalu jauh dari rumah atau bisa juga memilih yang dekat dengan tempat kesehatan seperti rumah sakit.
Pertimbangkan pula kegiatan yang akan dilakukan saat berada di tempat berlibur.
Jangan melakukan hal-hal berat yang kemudian dapat membahayakan ibu hamil dan bayi.
Membawa catatan medis kehamilan
Meski tujuan liburan terbilang dekat, ada baiknya untuk membawa catatan medis riwayat kehamilan.
Sekadar berjaga-jaga, jika kondisi tak baik, paramedis yang berada di dekat tempat ibu hamil berlibur bisa memahami keadaan kehamilan.
Bisa juga jika memiliki asuransi kesehatan, sertakan pula berkas tersebut bersama catatan medis.
Memilih transportasi mobil
Menggunakan pesawat terbang atau kapal laut mungkin lebih cepat sampai terutama jika tujuan liburan cukup jauh.
Tapi ada baiknya mempertimbangkan untuk bepergian dengan menggunakan mobil.
Karena dengan demikian, jika terjadi gangguan pada kehamilan selama dalam perjalanan, dapat langsung membelokkan arah ke rumah sakit.
Dengan menggunakan mobil, ibu hamil pun bisa sesekali istirahat di tempat umum untuk sekadar meregangkan badan.
Membawa minum
Menurut American Pregnancy Association, organisasi peduli kehamilan dan kesehatan ibu hamil, wanita hamil perlu minum 12 gelas air per hari.
Maka tak ada salahnya jika selalu menyimpan cadangan minuman selama di perjalanan.
Untuk meringankan barang bawaan, bawa saja botol minum ukuran sedang.
Jika habis bisa diisi kembali dengan minuman kemasan yang banyak dijual selama perjalanan.
Pakaian
Gunakan pakaian yang nyaman saat berada di perjalanan.
Jangan gunakan pakaian yang terlalu ketat karena bisa mengganggu perut ibu hamil.
Begitu pun dengan alas kaki.
Pilih alas kaki lembut dengan lapisan busa agar membuat ibu hamil nyaman saat berjalan.
Selamat berlibur para ibu hamil!
(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!