zoom-in lihat foto Tak Seindah yang Dilihat, Begini Perbedaan Kehidupan Bintang Korea dengan Seleb Indonesia yang Tak Banyak Orang Tahu
Ilustrasi | Kolase

TRIBUNJUALBELI.COM - Tiap negara memang memiliki ciri khas dunia entertainment yang berbeda.

Salah satu yang paling menarik untuk dibahas adalah industri hiburan di Korea Selatan.

Tak hanya memiliki musisi idola dengan lagu dan penampilan menarik, drama dan film dari Negeri Ginseng ini pun berhasil merebut hati banyak penggemar.

Kelihaian para aktor dan aktris dalam memainkan perannya serta jalan cerita yang menarik menjadi salah satu daya tarik dunia perfilman di Korea Selatan.

Para penggemar seleb Korea tentunya menyadari banyaknya perbedaan seleb-seleb di tanah air dengan para bintang Korea.

Selebritis tanah air terbilang lebih mandiri dengan karir mereka dibanding seleb Korea.

Seperti Syahrini yang mempercayakan karirnya di tangan manager yang merupakan adik kandungnya sendiri, atau beberapa artis yang menunjuk ibu sendiri untuk menjadi manager.

Berbeda dengan seleb korea yang masih dibawah pengaruh agensi.

Peran agensi di Korea memang menjadi salah satu yang paling vital untuk kepopuleran seorang artis maupun idol grup.

Pengaruh agensi juga yang membuat apakah seleb-seleb ini bisa mendapatkan peran dalam drama ataupun muncul dalam event-event musik.


2 dari 4 halaman

Idol dan bintang drama Korea bahkan sudah sering disebut sebagai 'budak agensi' karena saking seringnya dieksploitasi.

Sebelum terjun ke dunia seni peran, kebanyakan harus menjalani sistem trainee dan tentunya tak semua trainee bisa melakukan debut mereka.

Sedangkan di Indonesia, untuk menjadi terkenal kebanyakan para seleb tidak menjalani sistem trainee, bahkan fenomena seleb dadakan pun sering muncul di dunia entertainment tanah air.

Fenomena seperti Awkarin yang jadi artis sosial media, belum tentu bisa merilis lagu jika ia tinggal di Korea.

Kebanyakan orang-orang yang populer di sosmed akan tetap menjadi selebgram, jika ingin menjadi artis tentu harus ikut sistem audisi dan juga trainee.

Ada juga fenomena keong racun Sinta dan Jojo atau Norman Kamaru yang menjadi seleb dadakan karena video lip sync yang viral pada masanya.

Selain itu, nyatanya masih banyak lagi perbedaan yang cukup terasa di antara dunia entertainment Korea dengan di Indonesia.

Berikut penjelasannya seperti di lansir dari berbagai sumber :

1. Akun Sosial Media

Tak semua bintang Korea memiliki akun sosial media pribadi, kebanyakan memilih untuk tak memilikinya demi menjaga privasi.

3 dari 4 halaman

Beberapa seleb Korea yang memiliki akun sosmed pun hanya digunakan untuk urusan promosi.


Misalnya Bae Suzy, artis dari JYP Entertainment ini menggunakan sosmed untuk mempromosikan karya terbarunya, juga beberapa aktivitas pribadi tapi dengan porsi sangat minim.

Berbeda dengan kebanyakan seleb Indonesia yang kebanyakan justru menggunakan akun Instagram mereka sebagai ladang mencari uang tambahan lewat endorse.

Lihat saja Ayu Ting Ting, single parent dengan 16 juta follower ini bisa memposting 10 endorse dalam sepekan.

Sedangkan Chelsea Olivia memposting lima foto endorse dalam sepekan sebelum melahirkan lalu.

2. Paparazi dan Fans Fanatik

Jadi artis di Indonesia memang perlu banyak-banyak bersyukur karena tak ada paparazi atau sasaeng fans mengincar.

Yap, seleb di Indonesia bisa dengan tenang memposting foto di Instagram sambil menyertakan tempat pasti keberadaan mereka.

Hal ini tentu tak akan dilakukan bintang-bintang Korea.

Pasalnya, paparazi akan langsung datang dan fans tentunya berbondong-bondong ingin bertemu langsung dengan artis pujaan.

4 dari 4 halaman

Apalagi seleb-seleb Korea terkenal memiliki fans beringas yang rela melakukan hal gila demi bisa diingat oleh idola.

3. Kehidupan Percintaan

Kebanyakan seleb di Indonesia tak segan untuk meposting foto dirinya dengan sang kekasih.


Para penggemar pun seringkali memberi dukungan lewat kolom komentar atau jika tak suka dengan pasangan idola tentu hanya meninggalkan komentar-komentar negatif saja dan hal ini tak akan berlangsung lama.

Berbeda dengan kebanyakan bintang Korea yang memang sengaja menyembunyikan hubungan asmara mereka.

Banyak hal yang menjadi pertimbangan, termasuk reaksi fans dan juga tingkat kepopuleran.

Mereka juga sengaja menyembunyikan hubungan karena privasi yang tak ingin diganggu.

Saat pergi kencan pun, mereka kebanyakan akan menutupi wajah agar tak dikenali.

5. Jumlah Penghasilan

Tak banyak kekayaan bintang Korea yang terungkap ke publik.

Mengintip lebih dalam, bayaran bintang Korea bisa saja kalah dari seleb-seleb di Indonesia.

Jun Ji Hyun misalnya, ia mendapat bayaran sebesar 100 juta Won (Rp 1,2 miliar) per episode dari Man From The Stars, drama ini sendiri hanya memiliki panjang 20 episode.

Namun tentunya uang ini tak semua langsung masuk ke kantong Jun Ji Hyun karena harus berbagi dengan agensi.

Karena kebijakan tak sama, beberapa agensi memutuskan pembagian dana mencapai 40% artis dan 60% agensi, ada juga yang memberikan hanya sekitar 20-30% ke artinya.


Sedangkan bayaran Natasha Wilona seperti dilansir dari laman popmagz.com berkisar Rp 40 juta per episode ketika membintangi Sinetron Anak Jalanan yang memiliki total 810 episode.

6. Skandal Artis

Publik Indonesia termasuk sosok yang pemaaf pada seleb-seleb yang tersandung skandal.

Jika sang seleb sudah benar-benar menyesal, kembali berkarir pun tak masalah.

Berbeda dengan publik Korea yang 'penuh dendam', satu skandal saja bisa membuatmu harus memilih karir lain.

Misalnya kasus yang baru-baru ini menimpa Jung Yong Hwa.

Leader dari idol band CNBLUE ini harus berurusan dengan kepolisian karena kasus perlakuan istimewa saat penerimaan mahasiswa baru di Kyung Hee University.

Buntut dari kontroversi tersebut, Jung Yong Hwa memutuskan mundur dari posisinya sebagai panelis talk show Olive TV, "Talk Mon". Sebelumnya ia didapuk menjadi panelis mendampingi Kang Ho Dong dan Lee Soo Geun.

Selain "Talk Mon", Jung Yong Hwa juga tampil sebagai bintang tamu spesial di "2 Days 1 Night" edisi Kuba dan Kazakhstan.

Dalam episode yang sudah tayang pada Minggu (21/1) tersebut, ia benar-benar tak tampak.

Tim produksi program KBS itu mengakui bahwa mereka memang "membuang" Yong Hwa dari programnya.

Park Shi Hoo yang terbukti tak bersalah atas tuduhan pelecehan seksual juga harus menghilang selama dua tahun sebelum akhirnya melakukan comeback dan ini juga masih diwarnai kontroversi karena masih banyak yang tak mau menerimanya. (*)

Selanjutnya