zoom-in lihat foto Dulu Sempit dan Kumuh, Rumah yang Ditinggali 3 Generasi Keluarga Ini Kini Direnovasi dengan Hasil yang Mengagumkan
Dulu Sempit dan Kumuh, Rumah yang Ditinggali 3 Generasi Keluarga Ini Kini Direnovasi dengan Hasil yang Mengagumkan

TRIBUNJUALBELI.COM - Belakangan ini rumah di gang kecil kota Beijing, Tiongkok, berubah menjadi tempat tinggal modern.

Dirancang oleh arsitek Christian Taeubert, rumah seluas 484 kaki persegi atau 45 meter persegi ini dirancang kembali sebagai tempat tinggal multigenerasi.

Dikutip Grid.ID dari laman Curbed, rumah tersebut direnovasi untuk keluarga dari tiga generasi berjumlah enam orang.

Bangunan asli yang dibangun di dalam halaman tradisional, pernah digunakan untuk penyimpanan.

Dan rumah ini membutuhkan perombakan besar.

Rumah sempit yang berada di gang senggol kota Beijing akhirnya di renovasi
Rumah sempit yang berada di gang senggol kota Beijing akhirnya di renovasi

Untuk menjaga ruang dari rusaknya dinding dan lantai yang lembab, Taeubert memakainya sampai ke struktur dinding.

Kemudian pada struktur tersebut dibangun kembali dengan perlindungan yang cukup dari hujan dan kebocoran.


Tak lagi terlihat kumuh, interiornya tampak modern dan nyaman
Tak lagi terlihat kumuh, interiornya tampak modern dan nyaman

Dinding dan lantai lembab adalah keluhan umum dari Hutong di Tiongkok.

Hutong sendiri merupakan rumah tradisonal, kuno dan bersejarah di gang kecil dan sempit di Tiongkok.

2 dari 4 halaman

Bagian luar rumah dilapisi dengan batu bata abu-abu dengan jendela berbingkai hitam ramping dan atap genteng tradisional.

Di dalam, ruang kecil bisa disesuaikan dengan ruang tamu, ruang makan dan dapur, kamar mandi dan tiga kamar tidur ditambah loteng tidur tambahan. (*)

Artikel ini pertama kali tayang di GRID.ID dengan judul Sempit dan Kumuh, Rumah yang Ditinggali 3 Generasi Keluarga Ini Akhirnya Direnovasi, Hasilnya Kece Banget!

Tinggal Bersama Pasangan Sesama Jenisnya, Begini Kemewahan Rumah Baru Milik Penyanyi Top Ricky Martin

Siapa yang tidak tahu penyanyi latin asal Puerto Rico, Ricky Martin?

Ricky Martin baru saja menyelesaikan proyek musik blockbuster di Las Vegas.

Dikutip Grid.ID dari laman People.com, setelah proyeknya di Las Vegas berakhir, superstar Puerto Rico ini menjalani gaya hidup santai di rumah barunya di Los Angeles.


Di mana dia bisa menghabiskan waktu di rumah bersama sang tunangan, Jwan Yosef, dan anak kembarnya yang berusia 9 tahun, Matteo dan Valentino di Beverly Hills.

3 dari 4 halaman

"Kami mempertimbangkan untuk tinggal di London atau New York City,

"Tapi kemudian kami memutuskan untuk menyewa di Los Angeles selama sebulan, untuk merasakan getarannya," Yosef, tunangan Ricky mengatakan kepada Architectural Digest.

Yosef sendiri merupakan seorang seniman Swedia kelahiran Suriah.

"LA benar-benar mencuri perhatian dan kita menyukainya.

Pada akhir bulan, kami tahu kami ingin berada di sini."

Pemburuan rumah mereka berlangsung selama tiga hari dan akhirnya mereka membeli tempat pertama yang mereka kunjungi.

Sebuah rumah bergaya modern seluas 278 meter persegi dan dibangun dari tahun 1953.

Martin membeli tempat itu seharga 13,5 juta dolar atau setara Rp 182,79 miliar pada bulan November 2016.

Interior rumah mewah Ricky Martin di Beverly Hills
Interior rumah mewah Ricky Martin di Beverly Hills

Mereka meminta desainer interior ternama sekaligus tamu reguler di The Oprah Winfrey Show, Nate Berkus, untuk memberi sedikit renovasi yang menyegarkan.


4 dari 4 halaman

Sebenarnya, mereka hanya meminta hal yang penting karena mereka perlu pindah hanya dalam waktu dua bulan.

"Kami tidak tertarik pada rumah yang benar-benar dihias dengan tampilan khusus yang dilakukan hingga detail terakhir.

"Kami ingin mendapatkan dasar-dasarnya tertutup sehingga akan terasa nyaman bagi kami dan anak-anak.

"Tapi kami meninggalkan banyak ruang agar rumah bisa tumbuh dan berkembang di tahun-tahun mendatang," kata Yosef kepada AD.

Rumah baru Ricky Martin di Beverly Hills, homey abis!
Rumah baru Ricky Martin di Beverly Hills, homey abis!


Salah satu tambahan yang masih akan dikembangkan adalah permintaan khusus dari Matteo dan Valentino.

Tambahan itu adalah sebuah rumah pohon di halaman belakang.

"Ada begitu banyak potensi untuk menciptakan lingkungan kreatif bagi keluarga kami," Martin menjelaskan.

"Kamu tidak pernah bisa memastikan apa yang akan terjadi di masa depan, tapi aku tidak sabar untuk mencari tahu."

Meskipun rumah itu adalah tempat berkumpul yang menakjubkan bagi mereka, Martin mencatat, bukan alamat atau letak yang membuat tempat itu menjadi tempat berlindung.

"Anak-anak kita stabil saat kita bersama," katanya.


"Dimanapun kita berada, itu rumah." (*)

Selanjutnya