TRIBUNJUALBELI.COM - Banyak tempat yang bisa dikunjungi di dunia ini kalau kamu memiliki keinginan dan keberanian.
Tentu tak dipungkiri memiliki uang yang banyak mampu mewujudkan hal itu.
Eits tapi, tak semua tempat bisa dikunjungi, loh.
Baca: Open trip Murah Meriah ke Thailand 4D3N ada bonusnya juga lho!
Bahkan beberapa wilayah di Bumi benar-benar dilarang untuk dikunjungi.
TribunTravel.com merangkum lima tempat berbahaya sekaligus terlarang untuk dikunjungi turis, seperti dilansir dari laman Brightside.
Selengkapnya, yuk simak ulasan berikut.
1. Pulau Surtsey
Para traveler dilarang untuk berkunjung ke Pulau Surtsey karena alasan adanya eksperimen ilmiah.
Pada 1963, di perairan Islandia, gunung api di bawah laut meletus.
Setelah itu muncul sebuah pulau baru dengan luas 2,7 Km persegi.
Pulau ini segera mendapat perhatian khusus dari para ilmuwan dari berbagai negara.
Sejak saat itu, Pulau Surtsey menjadi area terbatas bagi para traveler.
2. Queimada Grande Island
Queimada Grande Island terletak 35 Km dari pantai Brasil.
Sejauh mata memandang, pulau ini memiliki keindahan bak surga.
Namun, dibalik keindahannya pulau ini dihuni oleh lebih dari 4.000 ular berbisa.
Ular yang paling berbahaya adal jenis Bothrops insularis, atau lancehead emas.
Ular-ular ini memiliki racun mematikan lima kali lebih kuat dibandingkan ular lainnya saat menggigit.
Itu sebabnya pemerintah Brasil melarang siapapun mengunjungi pulau ini.
Berani mengunjungi tempat ini? Siap-siap aja pulang tinggal nama.
3. North Sentinel Island
North Sentinel Island merupakan satu di antara kepulauan di Teluk Benggala.
Tempat ini merupakan rumah bagi suku pribumi, Sentinelese yang berbahaya.
Para penghuni pulau ini sangat menghindari kontak dengan manusia lain.
Menurut para ilmuan, para pribumi ini menghabiskan waktu hingga 60 ribu tahun dalam isolasi yang merupakan sisa dari peradaban manusia.
Mereka secara aktif mempertahankan wilayahnya.
Bahkan pada 2004, mereka menembak helikopter pemerintah India dengan panah yang terbang di atas pulau mereka.
Padahal helikopter tersebut berniat membantu karena sebelumnya telah terjadi tsunami di pulau tersebut.
4. Ise Grand Shrine, Jepang
Di Jepang ada sebuah kuil yang terkenal dengan kompleks candi di Ise Jingu.
Candi utama dikelilingi oleh pagar kayu tinggi dan hanya kaum elit anggota kekaisaran yang diperbolehkan masuk ke dalamnya.
Sampai pada 1945, Ise masih menjadi tempat yang sulit diakses.
Kuil ini dipisahkan oleh Sungai Miyagawa yang melambangkan perbatasan kawasan suci dan biasa.
Para Monk (pemeluk agama Budha) dilarang keras menyeberangi sungai.
Bila dilanggar, diyakini kesulitan akan melanda seluruh wilayah Jepang.
5. Pulau Gruinard
Pada tahun 1942, pemerintah Inggris membeli Pulau Gruinard di Skotlandia.
Kemudian pulau ini dijadikan tempat pengujian senjata biologis, khususnya anthrax.
Selama percoban, ditemukan anthrax telah mencemari tempat tersebut dalam jangka waktu yang panjang.
Hal ini menyebabkan kematian penduduk yang terjadi pada 95 persen kasus.
Sampai tahun 1980-an, para ilmuan akhirnya mulai membersihkan pulau tersebut.
Pada 1990, pulau ini sudah dinyatakan aman, namun hingga saat ini belum ada yang berani menetap di sana.
Para ahli memperingatkan spora anthrax masih berada di pulau tersebut.
Itu artinya, pulau tersebut masih belum siap untuk kehidupan selama ratusan tahun. (TribunTravel.com/Apriani Alva)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!