TRIBUNJUALBALI.COM - Publik baru saja dikejutkan oleh kabar gugatan cerai yang dilayangkan Ahok kepada istrinya.
Mendamping selama 21 tahun pernikahan, Veronica Tan kini harus menerima kenyataan pahit jika Ahok benar menggugat cerai dirinya.
Meski belum ada klarifikasi langsung dari Ahok maupun Veronica, namun beberapa orang telah membenarkan kabar tersebut.
Dikutip dari Kompas.com, seorang petugas pendaftaran perkara perdata di PN Jakarta Jakarta Utara juga membenarkan adanya daftar gugatan cerai tersebut.
Gugatan itu didaftarkan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara pada Jumat (5/1/2018) sore sekitar pukul 15.00.
Pendafaran dilakukan oleh kuasa hukum Ahok dari kantor pengacara Law Firm Fifi Lety Indra & Partners.
Tentu kabar perceraian Ahok dan sang istri cukup mengejutkan bagi masyarakat Indonesia.
Mengingat selama ini kehidupan rumah tangga Ahok dan Veronica terlihat adem ayem jauh dari gosip miring.
Veronica pun tampak selalu setia mendampingi sang suami.
Perlakukan Ahok selama menjadi suami pun kini jadi sorotan.
Meski sempat membuat Veronica menangis, Ahok selalu berusaha bersikap romantis kepada sang Istri.
Padahal selama ini Ahok juga dikenal sebagai sosok yang keras.
Namun dengan kekasih hatinya, Ahok bisa memperlakukan sang istri dengan lembut.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut perlakukan Ahok terhadp Veronica selama ini:
Ucapan Ulang Tahun untuk Veronica Tan
Senin (4/12/2017), istri Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Veronica Tan merayakan ulang tahunnya yang ke-40.
Meski berada di tahanan, Ahok pun tak lupa mengucapkan kalimat selamat lewat akun Instagram.
Tentu saja, postingan di akun resmi Ahok ini dikelola oleh @timbtp, pasca penahanan sang mantan Gubernur Jakarta.
Dalam foto yang diunggah, tampak Vero sedang tertawa lepas mengenakan kemeja putih dan syal berwarna merah marun.
"Selamat ulang tahun Ibu Veronica. tetaplah tegar dan selalu menginspirasi dalam kesederhanaan," caption akun tersebut.
Surat Cinta di Hari Ulang Tahun Pernikahan
Sepucuk surat ditulis mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk sang istri, Veronica Tan.
Surat itu ditulis saat perayaan hari perikahan ke-20 tahun yang jatuh pada tanggal 6 September 2017 lalu.
Dari balik jeruji besi Ahok yang dikenal sebagai pribadi yang keras itu menyusun ungkapan-ungkapan manis untuk kekasih hatinya.
Surat cinta Ahok tersebut dibacakan pada saat acara ungkapan terimakasih keluarga Ahok untuk para penulis buku 'Ahok di Mata Mereka' yang digelar di Jakarta Pusat pada Kamis (7/9/2017).
Kala itu, surat dibacakan oleh putra Ahok, Nicholas Sean, saat penutupan acara berlangsung.
"Pada saat akan dibacakan Bu Vero tidak tau, karena acara memang sudah akan ditutup tapi tiba-tiba Nico berdiri di depan dan membacakannya," ujar Staf Ahok, Imadya yang turut hadir dalam acara tersebut.
"Saat ini aku harus berterima kasih akan keadaan saat ini kepada semua pihak yang menyebabkan aku menjadi narapidana dan ditahan langsung tanpa menunggu proses lebih lanjut," demikian penggalan isi surat seperti dikutip Kompas.com, Jumat (8/9/2017).
Tak terbayang jika dulu aku tak ditahan, Aku akan terus bekerja seperti dulu sampai Oktober sampai masa jabatan itu artinya saya bangun jam 04.30 (kamu memberiku gelar robot), karena semua waktu dihitung tepat agar aku bisa tiba di balaikota 7.30.
Karena sudah banyak warga menunggu dan kerja nonstop sampai pulang ke rumah sudah di atas jam 21.00. Sabtu Minggu selain ke kawinan juga selesaikan disposisi surat dan kadang sampai tengah malam di malam Senin.
Agar hari Senin tidak ada surat yang tertinggal. Kamu memberiku gelar robot sungguh benar,"
"Dulu aku benar-benar "take it granted" sampai-sampai anak juga kamu yang ajak jalan dan bicara,"
"Tapi saya mendapatkan istri yang mengasihi aku dan anak-anak kembali kalau ada yang salah dalam hubungan suami istri umumnya yang salah pasti sang suaminya.
Aku bersyukur dalam tahanan menjadi banyak waktu untuk merenung betapa istriku bukan lagi seperti dulu sekarang sudah dewasa mampu berprestasi dan menjadi perempuan dan penolong bagi saya,"
Kalimat Romantis untuk Ketegaran Veronica Tan
Veronica Tan setia menemani Ahok di tahanan.
Mulai dari Rutan Cipinang, Jakarta Timur sampai dipindahkan ke Markas Komando Brimob di Kelapa Dua, Depok.
Keteguhan dan ketegaran hati mendampingi Ahok bukti bagaimana seorang istri selalu setia dalam segala kondisi suaminya.
Keteguhan dan semangat Veronica Tan ini juga terlihat dari keterangan foto yang diunggah di akun instagram miliknya.
"Jangan pernah sepelekan kekuatan perempuan. Dibalik negara kuat pasti ada perempuan hebat dibaliknya. Setuju kan?," tulis Veronica Tan.
Semua perjuangan Veronica Tan mendampingi Ahok dalam segala kondisi ini terbalas dengan sebuah kalimat dari Ahok.
Kepala surat itu tertulis, "Surat Pak Ahok Untuk Kita Semua"
Ada beberapa poin yang dia tulis.
Point terakhirlah yang membuat siapa saja yang membacanya akan meneteskan air mata.
Ia menuliskan, "....buat anak-anakku..terima kasih kalian tetap tegar...buat vero..tak ada kata yang bisa ungkap rasaku yang paling dalam saat ini..i love you.."
Sepenggal kalimat yang menggambarkan begitu besar rasa cintanya kepada istrinya yang sudah rela dan tegar mendampingi sepak terjangnya.
Ahok Membuat Veronica Tan Menangis
Dalam sebuah video yang beredar di YouTube, Ahok membeberkan suatu peristiwa dimana istri tercintanya tersebut dibuat menangis.
Menurut Ahok, ketika ia dan istrinya sedang ngobrol, tiba-tiba terlontar sebuah kalimat pertanyaan dari Veronika.
"Kalau saya mati duluan, kamu kawin lagi gak? tanya Veronika kepada Ahok.
"Berdasarkan prinsip orang 'to the point', ngomong duluan baru mikir, jadi saya bilang, Saya Kawin Lagi! langsung nangis," ungkap Ahok disambut gelak tawa audiens.
Ahok mengaku, istrinya tersebut langsung menangis ketika Ia yang bermaksud guyonan ingin kawin lagi tersebut ternyata ditanggapi serius.
Mungkin inilah yang disebut cinta sejati.
Dalam video berdurasi semenit tersebut, Ahok sedang menjawab sejumlah pertanyaan yang diajukan terkait keluarganya.
Tanggung jawab yang berat sebagai Gubernur DKI Jakarta berserta plus sepak terjang dirinya yang dinilai berani 'menantang arus', tak sedikit kekuatiran bahwa nyawa Ahok bisa terancam.
Audiens pun bertanya, "Terus bagaimana keluarga pak?"
Ahok menjawab, "Keluarga saya juga pasrah. Kalaupun harus menjalankan tugas akhirnya harus mati duluan, ya mungkin akan menangis. Tapi kita percaya, kita akan ketemu lagi nanti, ya sudah, gak usah dipikirin."
(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!