zoom-in lihat foto Tak Bermoral! Beredar Video Mesum Wanita Dewasa dan Anak Kecil, Ternyata Dilakukan di Tempat Ini Satu Bulan Lalu
Ilustrasi | Kolase

TRIBUNJUALBELI.COM - Jagat maya digegerkan dengan tersebarnya video mesum yang melibatkan dua anak di bawah umur dengan seorang wanita dewasa.

Video itu dengan cepat beredar luas dan jadi buah bibir masyarakat.

Video berdurasi sekitar 1 jam tersebut, melibatkan anak-anak yang diperkirakan masih berusia sekolah dasar.

Anak-anak itu diperintahkan berbuat tak senonoh oleh seorang pria yang merekam adegan-adegan tersebut.

Jika diamati seksama, video itu dibuat secara profesional karena dari segi gambar dan pengambilan angle terbilang cukup baik.

Dilansir dari laman Tribunnews, korban di bawah umur yang terlibat dalam video tersebut, diduga salah satunya merupakan anak jalanan.

Hal itu terungkap dari percakapan dalam video berdurasi 1 jam 11 menit itu.

Pada adegan pembuka tayangan tersebut, terlihat seorang wanita berinisial I masuk ke dalam sebuah kamar hotel.

I mengenakan kacamata, baju berwarna hitam dan rok sepaha berwarna putih.

Di belakangnya datang seorang bocah yang mengenakan sweater berwarna merah muda, diketahui belakangan anak tersebut berinisial D.


2 dari 3 halaman

“Saya belum makan, haus, tadi habis ngamen, tadi D ngomong begitu,” ujar I ketika berbicara kepada seorang lelaki yang diduga merekam video tersebut atau kita sebut saja P.

Percakapan selanjutnya terjadi namun untuk hal tertentu tidak dilanjutkan dalam tulisan ini.

Seperti diberitakan dalam Kompas.com, tim Cyber Polda Jabar telah mendeteksi lokasi hotel video mesum tersebut.

Petugas hotel telah diperiksa Polisi dan benar, bahwa ada foto copy KTP wanita yang diduga pemeran pada video porno tersebut.

Kapolda Jabar juga menyampaikan, bahwa pihaknya juga telah memeriksa petugas yang mengantarkan nasi goreng ke kamar yang diduga tempat berlangsungnya perbuatan tidak senonoh itu.

Terungkapnya juga bahwa kemungkinan video tersebut dibuat sekitar sebulan lalu.

Saat ini, polisi masih mendalami siapa perekam dan aktor dalam video mesum tersebut.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto menilai, beredarnya video tersebut dapat berdampak negatif terhadap anak di Indonesia.

Anak-anak dikhawatirkan akan meniru perbuatan tak senonoh tersebut.

"Jika video tersebut terus beredar, bisa berpotensi peran-peran yang ada di video itu diimitasi oleh anak. Ini berbahaya," kata Susanto seperti dilansir dari Kompas.com.


3 dari 3 halaman

Ia menyampaikan, penanganan kasus itu harus dilakukan secara komprehensif.

Sebab, anak-anak dikhawatirkan akan jadi korban eksploitasi dari orang-orang tak bertanggung jawab. (*)

Selanjutnya