zoom-in lihat foto Selain Deynica Welirang, Ini 3 Putri Konglomerat yang Hembuskan Napas Terakhir, Nomor 2 Sungguh Ironis!
Tribun Timur - Tribunnews.com

TRIBUNJUALBELI.COM - Ajal memang tak pernah mengenal dari kalangan manapun.

Tak peduli dari kalangan orang kaya ataupun usia muda.

Deynica Welirang, salah seorang cucu Bos Indofood yang wafat di Singapura, Jumat (29/12/2017) dan saat ini telah disemayamkan di rumah duka Mount Vernon Sanctuary, 121 Upper Aljunied Rd, Singapura.

Kakek Deynica bernama lengkap Liem Sioe Liong adalah Pemilik Indofood.

Ayah Denica, Fransiskus Welirang adalah seorang pengusaha sukses dan berperan penting atas kesuksesan PT Bogasari Flour Mills (Indofood Group) dan Mie instant Indomie .

Deynica Welirang meninggal dunia pada usia 39 tahun di Singapura.

Lahir pada tanggal 27 Desember 1978 dan menghembuskan nafas terakhir, tepat 2 hari usai ulang tahunnya yang ke-39.

Hingga meninggal dunia, adik dari Jessica Welirang ini masih berstatus lajang.

Hingga kini, belum diketahui penyebab kematian Deynica.

Selain Deynica Welirang, ada 3 Putri Pengusaha Kaya yang meninggal beberapa tahun silam.

Siapa saja mereka? Berikut rangkumannya :


2 dari 4 halaman

1. Silvana Regina Sutanto

Meninggal dunia pada Kamis, 26 mei 2016 lalu, Silvana menjadi salah satu korban dalam kebakaran di Kodiak Lodge di sebuah lepas pantai di Alaska, Amerika Serikat.

Silvana merupakan putri Konglomerat Harjo Sutanto, pemilik Wings Group.

Wanita yang merupaka warga negara Singapura ini dikenal memiliki hobi fotografi dan menyukai kegiatan alam bebas.

Google
Google

Ia juga dikenal sebagai direktur lima perusahaan kesehatan dan investasi di Singapura, termasuk United Wealth Industries, The Inspiration Shop dan Universal Wellbeing.

Semasa hidupnya, Silvana tak pernah bekerja di Indonesia, termasuk di perusahaan ayahnya sendiri.

Berita Kepo
Berita Kepo
Kompas Ekonomi
Kompas Ekonomi

2. Lee Yoon-Hyung

Di balik kesuksesan Samsung sebagai perusahaan Teknologi Informasi di dunia saat ini, ternyata keluarga terkaya di Korea Selatan menyimpan duka yang mendalam.

Putri termuda keluarga Konglomerat Samsung, Lee Yoon-Hyung meninggal dunia karena bunuh diri pada 2005 lalu.

Google
Google

3 dari 4 halaman

Lahir pada 26 April 1979, Lee Yoon-hyung dikenal sebagai seseorang yang cantik, muda, pintar dan tentu saja kaya raya.

Saat meninggal Lee Yoon-Hyung berumur 26 tahun, meskipun begitu ia telah memiliki jumlah saham di Samsung lebih dari 100 juta dollar.

The Fallen Ones - WordPress.com
The Fallen Ones - WordPress.com

Selama hidupnya, wanita cantik ini kerap melakukan olahraga ekstrim, seperti balap mobil.

Ia juga memiliki blog pribadi yang bernama 'Pretty Yoon-Hyung' yang sangat terkenal di Korea Selatan.

Yoon-hyung ditemukan meninggal dunia di apertemennya di Manhattan, Amerika Serikat, dengan tali kabel melilit di leher.

Yoon-hyung dan kekasihnya, Soobin Shin, kala itu memang sedang dimabuk asmara.

Bahkan keduanya bertekad untuk melanjutkan ke hubungan yang serius.

Tapi tragis, keduanya mendapat penolakan dari sang Ayah.

Cinta yang besar dan penolakan inilah yang pada akhirnya membuat Yoon-hyung frustasi. Sehingga pada akhirnya terbersit di pikirannya untuk mengakhiri hidup.

Cinta mereka berdua mendapat pertentangan dari keluarganya.


3. Aradhana Samdariya

Wanita muda Asal India, Aradhana wafat setalah ia berpuasa selama 68 hari.

Kala itu, Aradhana masih berumur 13 tahun.

4 dari 4 halaman

Orangtua Aradhana merupakan pengusaha permata yang kaya di Hyderabad.

Dua hari setelah menghentikan puasanya, dia meninggal.

Para ahli memandang tubuh manusia dapat bertahan tidak makan selama dua bulan.

indiatvnews.com
indiatvnews.com

Sempat diduga memaksa anaknya berpuasa namun kedua orangtuanya mengelak pernyataan tersebut.

Orangtuanya mengaku jika anaknya memang berkeinginan kuat untuk menjalankan puasa tersebut.

Puasa dalam jangka waktu lama banyak dilakuan Jains, kelompok keagamaan minoritas di India.


Biasanya, penganut aliran ini melakukan puasa dan hanya meminum air dari matahari terbit sampai terbenam.

Para pegiat sering kali mengecam praktek kontroversial lainnya, santhara, dimana umat Jain berpuasa makan dan minum untuk mempersiapkan kematian.

Meskipun banyak yang mengecam, para pemimpin Jain tetap membela puasa berkepanjangan.

(TribunJualBeli.com/Nadhira Septianda D.H)

Selanjutnya