TRIBUNJUALBELI.COM - Nama Jeremy Teti sedang marak diperbincangkan.
Hal ini bermula dari pernyataan yang mengatakan jika seorang lesbian, gay, biseksual, transgender (LGBT) bisa mempunyai keturunan.
Hal itu bisa dilakukan dengan sewa rahim perempuan.
Tentu pernyataan Jeremy Teti itu mengundang reaksi keras dari para warga net.
Diketahui, Jeremy Teti merupakan seorang presenter kawakan yang dulu membawakan berita Liputan 6 SCTV.
Namun karena alasan tertentu, pria 49 tahun itu memilih mengundurkan diri dan memilih terjun ke dunia hiburan.
Jeremy pun sering tampil di beberapa acara hiburan dan infotainment.
Dirangkum dari berbagi sumber, berikut fakta seputar kehidupan Jeremy Teti:
1. Selamat dari serangan jantung
Jeremy terkena serangan jantung pada Maret 2016 lalu.
Peristiwa yang hampir merenggut nyawa Jeremy ini didapati setelah bermain tenis.
Nyawa Jeremy tertolong setelah melakukan operasi pemasangan ring pada jantungnya.
2. Suka tenis
Pria kelahiran Atambua, Nusa Tenggara Timur ini ternyata suka olah raga.
Tenis adalah olah raga yang sering dilakukan oleh Jeremy.
Hal ini terlihat melalui akun Instagram Jeremy yang sering mengunggah foto dirinya bermain tenis bersama rekan-rekannya.
3. Gagal nikah karena tua
Keinginan Jeremy untuk mengakhiri masa lajang harus terganjal usia.
Kabarnya, hubungan Jeremy dengan kekasihnya yang dikabarkan bernama Alisa sempat ditentang calon mertua.
Usia yang terpaut cukup jauh dengan sang kekasih membuat calon mertua enggan merestui.
Kabarnya usia mereka terpaut lebih dari 20 tahun.
4. Hampir mati di Timor Leste
Jeremy pernah mendapat tugas sebagai jurnalis di Timor Leste, pada 1999.
Saat itu Jeremy bertugas meliput kerusuhan yang terjadi di sana.
Ketika tengah melakukan siaran di jalan, tiba-tiba Jeremy ditodong pistol oleh seorang lelaki.
Jeremy tidak panik dan mencoba menenangkan si penodong.
Akhirnya Jeremy pun selamat berkat kepiawaiannya berbicara.
5. Diduga gay
Jeremy sempat santer diisukan sebagai seorang pecinta sesama jenis.
Isu ini menguat setelah Jeremy menyatakan dukungan terhadap kaum LGBT.
Dukungan tersebut disampaikan Jeremy dalam sebuah acara debat di televisi pada tahun 2015 lalu. (*)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!