TRIBUNJUALBELI.COM - Depresi merupakan suatu gangguan kesehatan mental yang dapat mempengaruhi pola pikir, perasaan, suasana hati dan cara menghadapi aktivitas sehari-hari.
Berdasarkan hasil penelitian, depresi merupakan salah satu penyebab terbesar seseorang mengakhir hidup.
Seperti yang dialami oleh salah satu mamber SHINee, Jonghyun.
Ia ditemukan tak sadarkan diri di apartemen kawasan Cheongdam-dong, bagian selatan Seoul, pada 18 Desember 2017 sekitar pukul 18.10 waktu setempat.
Mamber SHINee diduga kuat telah melakukan aksi bunuh diri.
Tanpa disadari, ternyata ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang mengalami depresi.
Dilansir dari Huffingtonpost, berikut 8 hal penyebab yang membuat seseorang mengalami depresi.
Nomor 2 diduga menjadi penyebab Jonghyun menderita depresi.
8. Menggunakan media sosial secara berlebih
Media sosial hanya mengungkapkan sekilas dari kehidupan si pengguna, yang tidak akurat untuk menggambarkan realitasnya.
Anda mungkin akan mendapati diri Anda terjebak melawan mereka.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Social and Clinical Psychology, hal itu adalah proses bawah sadar yang disebut dengan "perbandingan sosial" dan dapat menyebabkan depresi.
7. Penyakit kronis
Memiliki penyakit kronis tak hanya membuat seseorang terganggu secara fisik tapi juga emosional.
Menurut Centre for Disease Control and Prevention, orang yang menderita penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes dan kanker lebih mungkin terkena depresi.
Ilmuwan belum menentukan mana yang menjadi penyebab dari yang lain, namun para ahli menekankan bahwa ada cara khusus untuk mengelola gangguan kesehatan mental ketika bekerja dengan penyakit kronis.
6. Merokok
Sebuah studi di Inggris pada tahun 2015 menemukan, bahwa perokok kemungkinan besar menderita kegelisahan dan depresi dibanding dengan yang bukan.
Selain itu, studi ini juga menemukan bahwa merokok bisa jadi sumber kecemasan karena ketika tidak memiliki rokok, mereka cemas, kata para peneliti.
"Rasa 'tinggi' yang Anda dapatkan dari rokok tidak berguna karena bisa merusak tubuh Anda," ujar kepala petugas kesehatan Klinik Cleveland Michael Roizen sebelumnya mengatakan pada HuffPost.
Jika Anda ingin mencari tahu apa yang memberikan rasa 'tinggi' yang tidak merusak atau berkontribusi terhadap penyakit tersebut, lakukan dengan menemukan gairah yang Anda cintai.
Mulai dari berolahraga, berbicara dengan teman atau memasak. Itu akan membantu, terutama untuk masalah depresi.
5. Diet
Fisik dan mental Anda bisa dikaitkan dengan apa yang Anda konsumsi.
Penelitian dari Mayo Clinic menunjukkan bahwa orang yang memiliki pola makan yang buruk lebih mungkin untuk terkena gejala depresi.
Sebuah analisis data 2008 yang diterbitkan di Indian Journal of Psychology menyatakan, bahwa gizi dapat memainkan peran kunci keparahan dan durasi depresi.
Hal ini merupakan sebuah siklus.
Depresi juga mengakibatkan perubahan nafsu makan, kadang-kadang menyulitkan seseorang untuk mendapat nutrusi yang tepat.
Para ahli mengatakan bahwa hubungan tersebut memang rumit, tapi masih ada sesuatu yang harus diperhatikan ketika berkaitan dengan suasana hati Anda.
4. Kurang tidur
Kurang tidur bukanlah sebuah lelucon.
Jika Anda tidak memprioritaskannya, Anda tidak hanya berisiko terkena kondisi kronis seperti penyakit jantung, namun juga berisiko untuk terkena kondisi emosional.
Penelitian menunjukkan, kurang tidur yang parah bisa mengacaukan suasana hati Anda.
Depresi juga bisa berdampak pada tidur Anda, menciptakan lingkaran setan.
3. Terlalu banyak duduk
Satu-satunya jalan untuk mendapat tubuh dan pikiran yang sehat tidaklah hanya dengan memprioritaskan apa yang Anda makan, tetapi juga seberapa banyak aktivitas yang Anda lakukan.
Penelitian menunjukkan, olahraga dapat meningkatkan mood Anda.
Tidak hanya itu, perilaku tidak aktif dapat berhubungan dengan seseorang mengalami gejala depresi.
Waktunya menggerakkan kaki untuk mengantisipasi perasaan depresi.
2. Peduli dengan omongan orang lain
Jika Anda memprioritaskan orang lain dan mengabaikan kebutuhan diri sendiri, hal itu bisa mengganggu kesehatan mental Anda.
Hal inilah yang rupanya dialami oleh Jonghyun SHINee.
Ia selalu mempedulikan omongan orang lain, hingga membuatnya selalu berusaha untuk memenuhinya.
Hingga timbul rasa tak percaya diri dengan apa yang telah Jonghyun SHINee lakukan.
Seorang anggota grup Dear Clouds, Nine9 yang merupakan teman dekan Jonghyun pun angkay bicara tentang kematian sahabatannya.
"Dia mengatakan pada saya kalau dia merasa belum memenuhi semua harapan orang padanya.
Dia ingin bisa bermusik lebih baik tetapi dia masih punya kekurangan dalam bakat.
Dia berjuang mengatasinya dan mengatakan kalau kemampuan dia akan semakin menurun seiring bertambahnya usianya," ujar Nine9.
Menurutnya, Jonghyun sangat khawatir dengan karya musik-musiknya.
"Dia tidak punya masalah pribadi. Hubungannya dengan ibu dan kakaknya sangat baik.
Semua yang Jonghyun lakukan dan miliki adalah musik tetapi dia sering menyalahkan dirinya sendiri dengan mengatakan kalau dia tidak berbakat," paparnya.
1. Tetangga Anda
Seorang penghuni kota dan penduduk negara bisa membuat perbedaan dalam hal kesehatan mental seseorang.
Penelitian Scientific American menunjukkan, bahwa orang yang hidup di daerah perkotaan mungkin lebih rentan terhadap penyakit mental, terutama depresi.
Sementara itu, para peneliti mengatakan penyebab mengapa itu terjadi adalah sangat kompleks.
Mereka berteori bahwa menghabiskan lebih banyak waktu di alam dapat menjadi penangkal depresi yang akan membantu.
Hmm cukup mengerikan yaa penyebab depresi.
(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!