TRIBUNJUALBELI.COM - Baru-baru ini dunia dihebohkan dengan bunuh dirinya artis top Korea, Kim Jonghyun.
Jonghyun ditemukan lemas di apartemennya pada pukul 18.00 KST.
Member SHINee itu sempat dilarikan ke rumah sakit, namun akhirnya nyawanya tak tertolong.
Sebelum meninggal dunia, artis berusia 27 tahun ini sempat mengirimkan pesan kepada sang kakak.
"Selama ini hidupku berat sekali.
Tolong relakan aku pergi.
Katakan padaku Aku telah (hidup) degan baik (selama ini).
Ini pesan terakhirku," bunyi pesan yang diterima sang kakak.
Kasus bunuh diri yang dilakukan artis Korea seperti Jonghyun sebenarnya bukan yang pertama.
Ahn SoJin, Lee Eun Joo, hingga Kang Doo Ri juga melakukan hal serupa untuk mengakhiri hidupnya.
Melihat maraknya artis Korea Selatan yang bunuh diri, ternyata hal ini cukup wajar di negara ini.
Di Korea Selatan, angka bunuh diri cukup tinggi.
Bahkan negara tetangga Korea Utara masuk dalam salah satu negara dengan tingkat bunuh diri paling tinggi.
Selain Korea Selatan, berikut ini adalah 5 daftar negara dengan tingkat bunuh diri yang paling tinggi seperti yang dilansir dari Wonderlist (19/12/2017).
1. Guyana
Guyana adalah nomor satu di daftar negara dengan tingkat bunuh diri tertinggi.
Guyana memiliki tingkat bunuh diri tertinggi di dunia karena banyak alasan umum yang disebutkan dan terutama karena beberapa alasan aneh juga.
Beberapa alasan mengapa warga Guyana bunuh diri adalah depresi, pemerkosaan, kemiskinan, penyakit kronis atau tidak dapat disembuhkan, kurangnya pendidikan yang terampil, pengangguran, perang saudara sesekali, masalah keluarga dan masalah sosial, ketidakbahagiaan dengan satu diri dan terutama penyakit mental lainnya.
2. Jepang
Jepang menjadi negara kedua dengan tingkat bunuh diri tertinggi.
Pada tahun 2016 saja, sekitar 25 ribu penduduknya telah meninggal karena bunuh diri.
Jumlah yang tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan data penduduk yang meninggal karena bunuh diri di Inggris.
Depresi dan krisis ekonomi yang menjadi alasan mengapa warga Jepang nekat untuk menghabiskan nyawanya sendiri.
Situasi krisis ekonomi akan menjadi hal terburuk yang bisa dialami pengusaha Jepang.
Sebagian besar dunia bergantung pada produk manufaktur Asia dan produksinya hampir seolah-olah Jepang sangat bergantung pada bisnis negara lain agar kehidupan mereka dapat berjalan dengan baik.
3. Korea Selatan
Korea Selatan adalah negara yang penduduknya paling mudah untuk memutuskan melakukan bunuh diri.
Bahkan banyak alasan-alasan sepele yang diketahui menjadi penyebab mereka nekat untuk bunuh diri.
Mereka akan selalu berpikiran bahwa dirinya akan bisa melewati masalahnya dengan cara yang instan seperti itu.
4. Sri Lanka
Sri Lanka juga menjadi salah satu negara dengan tingkat bunuh diri yang tertinggi di dunia.
Dikatakan 4 ribu orang dalam setahun memutuskan untuk mencabut nyawa sendiri.
Yang berarti dalam sehari ada 11 orang yang bunuh diri.
Tingkat depresi yang luar biasa dan penduduknya yang masih kurang pendidikan menjadi faktor utama mengapa penduduk Sri Lanka mudah untuk melakukan tindakan bunuh diri.
5. Lithuania
Lithuania pernah memiliki tingkat bunuh diri tertinggi di dunia yang menduduki puncak bersama Spanyol dan Amerika Serikat.
Telah dicatat bahwa tingkat bunuh diri di Lithuania dua kali lebih tinggi di daerah pedesaan.
Alasan umum untuk sebagian besar kasus bunuh diri adalah karena keadaan masyarakat contohnya: penyalahgunaan alkohol, konsumsi obat-obatan dosis yang tidak dapat ditangani oleh tubuh.
Hal tersebut yang mempengaruhi keseluruhan pola pikir mereka dan dengan situasi dan situasi yang berlebihan yang dapat dipikirkan seseorang.
Saat tertentu, mungkin cukup untuk membuat seseorang nekat untuk melakukan bunuh diri.
(Hanggara N. Hendrayana/TribunJualBeli.com)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!