TRIBUNJUALBELI.COM - Kabar duka baru saja datang dari tokoh politisi, Andi Mappetahang Fatwa atau AM Fatwa.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah itu meninggal dunia pada usia 78 tahun di Jakarta, Kamis (14/12/2017).
Tentu kepergiannya itu menjadi duka yang mendalam bagi siapapun.
Terutama bagi keluarga AM Fatwa dan orang-orang terdekatnya.
Tak terkecuali bagi putri sulungnya, Dian Islamiati Fatwa.
Ia menemani hari-hari AM Fatwa saat di rumah sakit.
Meski merasakan kesedihan, putri AM Fatwa itu merasa bersyukur karena bisa mendampingi sang ayah menutup usia.
Pasalnya selama ini, Dian tinggal di Australia.
Namun saat mendengar kabar sang ayah, Dian memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan merawat AM Fatwa.
Di Australia ternyata Dian bekerja sebagai broadcaster pada Radio Australia.
Ia mengasuh sebuah acara 'Dunia Layar Lebar' dan melakukan siaran interaktif bersama radio mitra Radio Australia di Indonesia.
Sebelumnya Ia lebih dulu malang melintang di dunia jurnalistik dan penyiaran sejak 1992.
Ia juga sempat bergabung di stasiun televisi Indonesia, RCTI.
Di sejumlah media lain Dian kerap melakukan liputan investigasi dan dokumenter.
Karena ingin mendapatkan tantangan baru, Dian memutuskan untuk bekerja sebagai produser untuk NOS-TV Belanda.
Belum juga merasa tertantang, Putri AM Fatwa itu pindah lagi menjadi produser program dokumenter dan pembawa acara TV kabel Quick Channel.
Baru setelah itu di bertolak ke Melbourne sejak tahun 2001.
Dilansir dari laman pribadinya kompasiana.com/dianfatwa, Dian mengaku gemar memasak dan menghabiskan waktu di gym daripada menulis di blog.
Pada laman tersebut, memang tak terlihat banyak tulisan Dian.
Sejak 2008 bergabung pada laman Kompasiana, hanya dijumpai satu tulisan Dian yang hanya berisi satu baris tulisan saja.
Tak hanya Dian, AM Fatwa juga memiliki 4 orang anak dari dua pernikahannya.
Keempat putra-putrinya adalah Diah Sakinah, Ikrar Fatahillah, Rijalulhaq, M. Averus.
(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!