zoom-in lihat foto Kerap Tampil Nyentrik Saat Dinas, Presiden Joko Widodo 'Ingatkan' Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno
(kolase TribunJualBeli)

TRIBUNJUALBELI.COM - Masih ingat penampilan Sandiaga Uno saat pertama kali bertugas menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta?

Yaa, sehari usai pelantikan yang digelar pasa Senin (16/10/2017), Sandiaga Uno terlihat santai pada hari pertamanya bekerja di Balai Kota DKI Jakarta.

Sandiaga terlihat mengenakan pakaian dinas berwarna coklat seperti biasa.

Yang menarik adalah sepatu yang dikenakan oleh Sandi.

Ia terlihat menggunakan sepatu kets berwarna hitam.

(kompas.com)
(kompas.com)

Tentu hal itu membuatnya terlihat berbeda dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang menggunakan sepatu fantofel hitam seperti biasa.

(kompas.com)
(kompas.com)

"Emang saya biasa begini," ujar Sandi saat ditanya perihal gaya santainya yang dilansir dari Kompas.com.

Tak hanya soal sepatu, saat berdinas, Sandi juga tak tampak mengenakan ikat pinggang.

(kompas.com)
(kompas.com)

Bahkan Sandi berani mengubah model celana yang dipakainya.

Celana dinasnya itu dibuat khusus sehingga dia tidak perlu menggunakan sabuk atau ikat pinggang.


2 dari 4 halaman

Fungsi ikat pinggang diganti dengan kancing dan alat pengencang (tightener) di sampingnya.

Padahal dalam Peraturan Gubernur, sudah ada aturan yang dijadikan pedoman untuk gubernur berpakaian.

Melihat kebiasaan itu ternyata membuat Presiden Joko Widodo untuk mengingatkan.

Sandiaga Uno mengaku telah mendapat saran dari Presiden Jokowi untuk mengubah Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 23 Tahun 2016 tentang Pakaian Dinas.

Saran itu disampaikan Jokowi saat keduanya bertemu beberapa waktu lalu.

Sandi bercerita, Jokowi mulanya menanyakan apakah sepatu yang dipakai Sandi sudah sesuai dengan pergub.

Sebab, pada awal menjabat sebagai wakil gubernur, Sandi selalu memakai sepatu lari.

"Pak Jokowi kan ngecek, 'Sepatunya gimana? Apa udah sesuai dengan pergub?', 'Sudah, tetapi masih ada satu Pak, yang ini saya belum bisa. Masih berusaha menyesuaikan karena dari kecil saya enggak pernah pake belt'," ujar Sandi menirukan percakapannya dengan Jokowi.

Sandi kemudian memeragakan gaya Jokowi saat itu yang mengangkat sedikit bajunya dan menunjukkan tak memakai ikat pinggang.

3 dari 4 halaman

"'Wong saya juga enggak pakai belt, kok.' Dia bilang gitu. 'Ubah aja Mas Sandi, ubah aja. Wong pergub itu 5 menit. Kalau saya yang bikin waktu itu saya ubah.' Kita ketawa-ketawalah," kata dia.


Sandi memang mengenakan model pakaian dinas yang agak berbeda dari pakaian dinas wakil gubernur atau gubernur pada umumnya.

Ikat pinggang yang biasanya ada pada celana tak tampak dalam celana dinas warna khaki (coklat) yang biasa digunakan Sandi.

Bagian tali untuk ikat pinggang itu diganti dengan kancing dan alat pengencang (tightener) di sampingnya.

Meski gaya celananya itu tak sesuai ketentuan pergub pakaian dinas yang mengharuskan memakai ikat pinggang, Sandi tak berniat meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk merevisi pergub tersebut.

Sandi menyebutkan Anies tak mempermasalahkan gaya celananya itu.

Sandi juga mengaku jika dirinya lebih memprioritaskan kerja daripada mengurusi aturan dalam berpakaian yang digagasnya itu.

"Buat saya sekarang prioritasnya kerja. Saya enggak mau ngebebanin Pak Anies suruh bikin pergub gara-gara saya, he-he-he," kata Sandi.

Hmm gimana menurut kalian nih?

4 dari 4 halaman

(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)

Selanjutnya