zoom-in lihat foto Bercinta Usai Melahirkan? Kenapa Tidak? Ini Persiapan yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melakukannya
ilustrasi | guardian

TRIBUNJUALBELI.COM - Selama kehamilan beberapa pasangan mengalami keterbatasan saat melakukan hubungan seksual.

Lalu setelah kelahiran, beberapa dari mereka merasa 'kagok' saat harus kembali berhubungan badan.

Pada dasarnya, beberapa pasangan perlu melakukan persiapan lebih jika ingin melakukan seks setelah melahirkan.

Perubahan tubuh dan adanya jeda tidak melakukan seks akan mengancam keharmonisan hubungan.

Maka dari itu, ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan.

Mencari gaya seks baru menjadi persiapan yang bisa dilakukan.

Buat suasana yang baru agar seks setelah melahirkan menjadi momen yang baik untuk mengikatkan hubungan suami dan istri.

Sebelum melakukan seks ada baiknya membereskan ruangan dari aneka gangguan seperti mainan anak atau hal-hal yang berbau dengan anak.

Mengganti seprai hingga menggunakan pengharum ruangan atau aromaterapi dapat membuat suasana kamar menjadi lebih rileks.

Cari waktu yang tepat yakni setelah masa nifas atau 40 hari setelah melahirkan.


2 dari 3 halaman

Waktu ini merupakan waktu yang lebih aman dan nyaman untuk melakukan seks.

Jangan terburu-buru untuk melakukan seks setelah melahirkan.

Lakukan persiapan dengan sentuhan misalnya saling memijat satu sama lain.

Stimulus kecil sangat dibutuhkan untuk mengembalikan suasana seks sebelum hamil.

Masalah lain yang kerap muncul adalah istri yang kurang percaya diri dengan perubahan tubuh setelah melahirkan.

Untuk itu, perlu saling terbuka mengenai apa yang dirasakan.

Suami juga bertugas untuk mendorong pasangan agar menerima perubahan fisik.

Merasa tubuh berbeda seperti yang dulu bukanlah alasan untuk tidak melakukan seks setelah melahirkan.

Seks juga sangat baik untuk meningkatkan hubungan rumah tangga yang sangat dibutuhkan sebagai modal untuk mengurus si kecil.

3 dari 3 halaman

(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)

Selanjutnya