TRIBUNJUALBELI.COM - Sebuah rumah baru seluas 37 meter persegi, berbentuk melengkung, telah berdiri di luar kota Moskow.
Istimewanya, rumah ini didirikan bukan dengan cara konvensional melainkan dengan teknologi modern 3D printing.
Menurut Apis Cor, perusahaan startup teknologi yang membangun rumah hunian 3D pertama, proyek ini menghabiskan waktu kurang dari satu hari serta total biaya di bawah $11,000 atau sekitar 140juta-an Rupiah.
Proses pembangunan rumah yang selesai hanya dalam 24 jam sudah pasti mencengangkan.
Apalagi hasil yang ditunjukkannya adalah rumah dengan eksterior sederhana tapi nyaman juga berkualitas baik.
Bagian dalam rumah pun memiliki fitur standar yang sama dengan bangunan rumah tradisional.
Apis Cor memang berharap dapat membuktikan model konstruksi yang cepat, ramah lingkungan, efisien, dan kuat.
Setelah kesuksesan proyek percobaan rumah dari printer 3D, perusahaan ini menyatakan teknologi tersebut sudah siap menuju produksi massal.
Simak : Rumah Minimalis Tipe 36 Harga 150juta-an di Jawa Barat
"Kami ingin membantu orang-orang di seluruh dunia dalam meningkatkan kehidupannya," demikian dituturkan sang penggagas Apis Cor sekaligus penemu printer mobile, Nikita Chen-yun-tai.
Nah gimana sih cara mendirikan rumah tersebut memakai printer 3D? Simak Video Berikut!
"Sekarang kita memiliki teknologi 3D printing dan material bangunan modern, yang mampu membangun rumah harga terjangkau, yang ramah lingkungan, dalam waktu satu hari untuk bertahan hingga 175 tahun."
Printer 3D mobile digunakan dalam mencetak bangunan berdinding beton dan partisi-partisi.
Secara keseluruhan strukturnya terhubung.
Proses mendirikan rumah selengkapnya dapat disimak dalam video berikut:
( Gloria Samantha / Intisari Online )

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!