zoom-in lihat foto  Tak Selalu Jadi Tanda Bahaya, Keputihan yang Terjadi Pada Miss V Ternyata Juga Menyimpan Manfaat Baik Lho
ilustrasi | hallosehat

TRIBUNJUALBELI.COM - Istilah keputihan tentu tak asing lagi ditelingga kaum hawa.

Hampir semua perempuan tahu tentang hal ini.

Bahkan rata-rata dari mereka juga pernah mengalaminya.

Keputihan adalah keluarnya cairan dari organ intim wanita.

Namun beberapa orang beranggapan jika keputihan itu menjadi suatu tanda yang membahayakan.

Beberapa dari mereka mulai cemas ketika mendapati adanya cairan pada orang intim.

Sebenarnya tak perlu takut jika mengalami keputihan.

Sebab tak semua keputihan sebagai tanpa yang membahayakan.

Dilansir dari laman Alodokter, keputihan sebenarnya adalah hal yang normal dan sehat.

Hal ini karena pada dinding vagina dan leher rahim terdapat kelenjar yang memproduksi cairan untuk menjaga kesehatan organ intim.


2 dari 4 halaman

Keputihan adalah cara miss V untuk melindungi dirinya sendiri.

Vagina memiliki kemampuan untuk membersihkan dirinya dari berbagai bakteri-bakteri jahat penyebab infeksi, iritasi, serta bacterial vaginosis.

Keputihan yang normal ini biasanya berupa lendir yang berasal dari dalam vagina.

Lendir ini yang membuat vagina terus lembap, bersih serta terbebas dari infeksi bakteri.

Keputihan yang normal berwarna putih bening, tidak berbau, dan tidak disertai gatal.

Teksturnya juga kental dan lengket.

Lalu bagaimana cara mengetahui jika ternyata mengalami keputihan yang tak normal?

Tenang, Anda bisa tahu kapan keputihan yang dialami itu normal atau tidak jika dalam kondisi berikut:

1. Keputihan berbau menyengat

Jika keputihan menimbulkan bau seperti amis ikan, maka mungkin Anda mengalami bacterial vaginosis.


3 dari 4 halaman

2. Keputihan tak selalu putih

Terkadang, warna keputihan Anda tidak berwarna putih atau jernih, melainkan berwarna agak kekuningan atau kehijauan maka Anda sedang mengalami infeksi di bagian vagina Anda.

3. Tesktur seperti keju cottage

Jika mengalami hal ini menandakan kalau Anda sedang diserang oleh jamur vagina.

Apabila Anda memang mengalami infeksi tersebut, gejala-gejala lain yang biasanya akan muncul adalah:

Gatal.

Terasa perih di bagian vagina.

Terdapat luka.

Muncul darah saat berhubungan seks atau ketika tidak saat haid.

Merasakan sakit di bagian pinggul.


4 dari 4 halaman

Jika beberapa gejala dan tanda sudah kamu rasakan, saatnya lakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter.

(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)

Selanjutnya