zoom-in lihat foto Tak Usah Takut, Ternyata Cuma Seperti Ini Proses Pemeriksaan Miss V Untuk Mengetahui Kanker Serviks
Ilustrasi | hallosehat

TRIBUNJUALBELI.COM - Sekarang ini banyak penyakit yang bisa menyerang siapa pun.

Termasuk bagi kaum hawa.

Salah satunya adalah penyakit kanker serviks.

Kanker serviks menjadi hal yang menakutkan bagi banyak wanita di seluruh dunia.

Beragam cara dilakukan untuk mencegah penyakit ini salah satunya adalah melakukan pemeriksaan sedini mungkin dengan bantuan tes pap smear.

Pap smear, juga disebut tes pap, adalah prosedur untuk mendeteksi kanker serviks.

Tes ini dilakukan guna mewaspadai kehadiran sel-sel prakanker atau kanker pada leher atau mulut rahim.

Tak hanya tes itu juga mendeteksi adanya human papillomavirus (HPV) yakni virus yang menyebabkan kanker serviks ini.

Dengan melakukan pap, dokter dapat mendeteksi sel-sel kanker serviks sejak dini.

Sehingga pengobatan dapat dimulai sebelum kanker menyebar dan menjadi masalah yang lebih besar.


2 dari 3 halaman

Perempuan disarankan melakukan tes pap smear saat seorang perempuan telah melakukan hubungan seks secara aktif.

Banyak Ibu yang takut melakukan tes ini, padahal prosedurnya cukup mudah dan gampang.

Selama tes berlangsung, Ibu akan berbaring telentang di meja pemeriksaan dengan posisi kaki membuka lebar, seperti posisi akan melahirkan.

Dokter akan memasukkan alat yang disebut spekulum secara perlahan ke dalam vagina, untuk menjaga dinding vagina tetap terbuka dan menyediakan akses ke leher rahim.

Kemudian sel-sel dari leher rahim akan digores lembut untuk kemudian diperiksa apakah ada pertumbuhan yang abnormal.

Pada hasil tes yang abnormal biasanya terdapat indikasi masalah pada rahim seperti infeksi, peradangan yang terkait dengan menggunakan alat bantu seks, dan perubahan yang terkait dengan siklus menstruasi.

Dokter akan mengevaluasi hasil tes untuk menentukan apakah pengujian lebih lanjut diperlukan.

Jika perlu, dokter akan merekomendasikan untuk melihat lebih jauh apakah sel-sel abnormal tersebut merupakan sel kanker atau prakanker.

Tes kemudian dilanjutkan dengan kolposkopi.

Tes kolposkopi ini menggunakan cahaya dan pembesaran untuk melihat jaringan vagina dan serviks secara lebih jelas.


3 dari 3 halaman

Pap smear sangatlah akurat dan melakukan tes secara teratur dapat mengurangi tingkat kanker serviks dan kematian sebesar 80 persen.

Tes ini terkadang dapat menunjukkan tanda-tanda infeksi kelamin tetapi tidak dapat diandalkan untuk mendeteksi penyakit menular seksual (PMS).

Selanjutnya