zoom-in lihat foto Heboh Pilot Garuda Indonesia yang Dianggap Berkata Rasis Saat Diperiksa di Dalam Kabin, Simak Videonya!
Berita168.com

TRIBUNJUALBELI.COM - Baru-baru ini pilot sebuah maskapai ternama Indonesia bikin heboh warganet.

Hal itu diketahui dari sebuah unggahan video yang berdurasi 2 menit 18 detik.

Video tersebut memperlihatkan tentang percakapan yang cukup tegang antara pilot dengan petugas bea cukai di ruang kabin pesawat.

Terlihat dalam video tersebut, pilot terlihat keberatan saat petugas melakukan pemeriksaan.

Sang pilot pun juga kemudian menerangkan bahwa selama menjalankan tugas sebagai Pilot Garuda Indonesia tak pernah diperiksa seperti itu .

Ia pun malah menyarankan untuk memeriksa maskapai lain.

"Bukan kalian tidak boleh ke pesawat, boleh! Tapi, ini pesawat punya negara. Kalau kau mau kerjain tu China China itu tuh, Sr*W*jaya sana tuh," ucap pilot tersebut seperti terekam dalam video.

Tak pelak, sikap dan pernyataan pilot pun menjadi viral di linimasa.

Netizen menganggap pilot tersebut berkata rasis dan tidak sepatutnya.

Pun ada pula yang curiga mengapa pilot tak mau diperiksa oleh petugas.

Berikut beberapa komentar netizen .

@sugi So...the @skyteam should know about this Racism on @IndonesiaGaruda Airplane, by the Captain


@Bobbyffsx Kalo kesimpulan saya setelah melihat video ini lebih ke arah pilot yang menolak untuk diperiksa aja sih, petugas hanya menjalankan perintah sesuai SOP, jika dirasa memang tidak ada narkoba / sejenisnya maka seharusnya pilot jg tdk perlu menolak pemeriksaan.

Aneka Trip ke Belahan Dunia Harga Murah, Ini Pilihannya!

@paquitacumadebu Selain mengeluarkn kata2 rasis, pilot ini menyebut pemeriksaan pesawat itu sbg 'ngerjain'. Berarti dia merasa sdg dikerjain ya,..
bukannya merasa sbg mitra yg saling dukung dlm menjaga keamanan pswt/ kebersihan pswt dr benda2 terlarang berbahaya, dll. Hrs direformasi mentalnya.

Kronologi kejadian

Pesawat yang diketahui memiliki nomor penerbangan GA8510 SIN-DTB baru mendarat di Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Seusai semua penumpang turun, petugas bea cukai kemudian naik dan memeriksa pesawat dan tas kru.

Pilot yang bersangkutan saat diperiksa mengaku keberatan dan menolak pemeriksaan karena selama ia bertugas tidak pernah dilakukan pemeriksaan di dalam pesawat.

Saat penolakan terjadi, terucaplah kata-kata yang dianggap rasis dan menyinggung etnis dan maskapai tertentu.

Menurut pengakuan, pilot yang bersangkutan dalam keadaan emosi sehingga tidak dapat mengontrol ucapannya.


2 dari 2 halaman

Tanggapan pihak Garuda Indonesia

Melansir Kompas.com, pihak Pelaksana Harian Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia, Hengki Heriandono, mengatakan telah menerima dan melihat video tersebut.

Trip ke Berbagai Negara Murah Meriah? Ini Pilihannya!

"Garuda Indonesia sangat menyesalkan perilaku dan pernyataan pilot tersebut. Meskipun pilot memberikan izin petugas Bea Cukai melakukan pemeriksaan di dalam pesawat, pernyataan dan sikap pilot sangat disayangkan," kata Hengki kepada Kompas.com, Minggu (19/11/2017) malam.

Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan Bea Cukai dan meluruskan kesalahpahaman yang terjadi dan tidak menoleransi sikap dan pernyataan pilot tersebut, sehinga permasalahan sudah dapat dipahami bersama.

“Direksi Garuda Indonesia pun sudah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada direksi maskapai yang disebut dan permasalahan sudah terselesaikan dengan baik.” ujar Hengki.

Pihak yang bersangkutan pun sudah diberikan sanksi tegas sesuai tingkat pelanggaran yang dilakukan.

Berikut cuplikan videonya!




(TribunJualBeli.com/Nadhira Septianda D.H.)



Selanjutnya