zoom-in lihat foto Para Orangtua Berhati-hatilah, 5 Perkataan Saat Marah Ini Bisa Bikin Anak Trauma Lho!
Huffington Post

TRIBUNJUALBEI.COM – Terkadang, sikap dan tingkah laku buah hati membuat kita merasa jengkel.

Apalagi ditambah dengan rutinitas harian yang membuat kita lelah.

Kondisi tersebut membuat kita menjadi lepas kontrol dan marah.

Namun, meskipun emosi rasanya telah memuncak, kita sebaiknya jangan mengatakan 5 kalimat ini kepada anak.

1. Kalau nakal, Ibu akan tinggalkan kamu di sini.

Ketahuilah, bahwa ketakutan terbesar anak adalah tersesat sendiri dan merasa tak aman.

Walaupun kalimat tersebut hanya untuk membuat ia diam, tapi tindakan tersebut dapat menimbulkan trauma pada dirinya.

2. Kenapa kamu tidak seperti saudaramu yang lain?

Dengan mengatakan hal ini, maka secara tidak langsung kita membandingkan anak-anak dengan saudaranya yang lain bahwa anak tidak cukup pintar atau cepat belajar dibanding saudaranya

Pembanding ini juga akan meningkatkan persaingan antar saudara dan kelak akan merusak hubungan persaudaraan dan mengembangkan keterpisahan


2 dari 3 halaman

Terima setiap anak dalam keluarga karena mereka memiliki keunikan dan keistimewaan sendiri.

Bantu anak untuk melihat keistimewaan mereka dengan berfokus pada masing-masing individu tanpa menggunakan perbandingan.

3. Biar Ibu yang menyelesaikan.

Mungkin, maksud hati ingin membantunya menyelesaikan pekerjaan rumah yang sulit dikerjakan.

Namun, jika terlalu sering melakukan hal ini, maka kita telah mengambil alih pekerjaan anak yang seharusnya bisa dikerjakannya sendiri.

Hal itu justru akan melemahkannya. Mengambil alih pekerjaan anak mungkin bisa menghemat waktu, tetapi kita justru meninggalkan beban di masa depan karena anak jadi tak terbiasa mandiri.

4. Kamu seharusnya malu.

Masih ada orangtua yang melontarkan kalimat tersebut kepada si kecil dengan harapan bahwa si kecil akan malu dan mengubah sikapnya.


Akan tetapi, anak kecil belum memahami rasa malu karena hal yang ia perbuat.

Jika kita terlalu sering mengatakan kalimat tersebut, si kecil hanya akan berpikir bahwa segala sesuatu yang dilakukannya selalu salah.

3 dari 3 halaman

5. Seandainya kamu tidak pernah ada.

Kalimat ini punya makna: "Ayah dan ibu tidak pernah menginginkanmu."

Karenanya, kalimat ini tidak sepantasnya diucapkan oleh orangtua.

Kalimat ini akan sangat menyakitkan, baik bagi si anak maupun orang lain yang mendengarnya.

Terlepas dari kenakalan yang telah dilakukan anak, ia hadir karena kehendak kita.

Jadi, sudah menjadi kewajiban kita untuk berlaku sebagai orang tua yang baik dan bertanggungjawab dalam tumbuh kembang buah hati kita.

(Grid.id/Dionysia Mayang)

(Artikel ini pernah tayang di laman Nakita dengan judul Saat Ibu Marah, Sebaiknya Tak Ucapkan 5 Kalimat Ini Pada Anak)

Selanjutnya