TRIBUNJUALBELI.COM - Modal transportasi adalah salah satu kebutuhan utama masyarakat Indonesia.
Bagi yang ingin cepat bisa pilih motor, tapi bagi Anda yang mengedepankan kenyamanan, mobil tentu jadi pilihan utama.
Untuk itu, kali ini akan mengulas cara memilih mobil bekas (mobkas) berkualitas yang ada di pasaran.
Sudah jadi hal umum kalau mobkas itu menjadi pilihan yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
Nah, inilah beberapa poin yang dapat Anda jadikan referensi untuk mendapatkan mobkas berkualitas.
1. Eksterior
Hal pertama yang harus Anda perhatikan ketika memilih mobkas adalah eksterior, lantaran hal ini yang paling mudah dilakukan. Tetapi janganlah mudah tergiur hanya dengan bodi dan cat mulus, lihat juga hal-hal lainnya. Utamakan mobil yang catnya masih orisinil.
Cek juga kondisi lampu-lampu, Hal yang agak sulit dideteksi saat menginspeksi eksterior mobil adalah bekas tabrakan. Menjadi lumrah terjadi karena pedagang selalu mempersiapkan kondisi yang prima.
Pertama dengan mengamati secara seksama perbedaan warna pada tiap panel bodi atau adanya bekas cat berlebih pada bodi mobil, kalau ada perbedaan berarti mobil pernah di cat ulang.
2. Interior
Dalam mengecek sektor interior pada mobil bekas, prioritaskan dua hal yaitu kebersihan kabin dan kelengkapan kabin. Hal-hal tersebut tentunya untuk menjamin kenyamanan ketika berkendara.
Langkah pertama, carilah mobil bekas yang interiornya tidak berbau tajam, pelapis kursi dan plafon bersih dari noda, serta kelengkapan seperti karpet dan setir masih standar pabrik.
Cek juga tombol-tombol yang berguna untuk mengaktifkan fitur elektrik seperti spion, foglamp, antikabut, AC, dan hazard. Pastikan semua berfungsi dengan normal. Perhatikan juga kondisi dasbor dan trim pintu, pastikan kondisinya masih mulus.
Sebaiknya mencari mobil dengan interior yang tidak hanya nyaman bagi diri sendiri, tetapi juga nyaman bagi penumpang lain, contohnya keluarga atau kolega kerja.
3. Mesin
Ini hal yang paling krusial dalam memilih mobil bekas, kerena jika mendapatkan mobil dengan kondisi mesin tidak layak pakai, bisa-bisa pemilik mobil harus mengeluarkan biaya ekstra untuk merapikannya kembali.
Menghindari hal tersebut, hal yang paling mudah dilakukan adalah dengan memastikan mesin mobil menyala dengan mudah dan tidak menghasilkan bunyi-bunyi janggal seperti mengelitik atau suara metal beradu. Selain itu, pastikan juga mesin kering dari oli, terutama pada bagian transmisi, tutup kepala silinder dan karter oli.
Alangkah lebih baiknya jika kamu akan membeli mobil bekas silahkan mengajak montir yang berpengalaman dengan mobil yang akan kamu beli.
4. Kaki-Kaki
Salah satu hal lain yang agak sulit dilakukan ketika berbelanja mobil bekas adalah mengetahui kondisi kaki-kaki.
Untuk mengatahui hal ini, cara yang bisa Anda lakukan adalah melongok ke dalam area suspensi dan melakukan test drive mobil sebelum membeli.
Ajak Mobil untuk melewati jalan bergelombang dan berlubang.
5. Surat-Surat
Jangan lupakan dokumen resmi seperti BPKB, STNK, dan faktur pembelian.
Cocokan kembali nomor mesin dan nomor rangka yang tercantum di mobil dengan yang tertera di surat-surat resmi atau coba cek langsung ke pihak kepolisian.
Hal-hal tersebut penting untuk menghindari mobil yang tidak berstatus legal.
6. Riwayat Servis
Terakhir adalah mengenai riwayat servis mobil, hal ini tidak boleh terlewat oleh para peminat mobil bekas, dengan mendapatkan riwayat servis dari sebuah mobil bekas, Anda akan mendapatkan transparansi tentang kondisi terakhir dari mobil serta segera melakukan perbaikan pada komponen yang dianggap sudah aus dan cacat.
Selain itu, Anda juga akan mengetahui sejarah dari mobil bekas yang akan dibeli.
(Sumber : otomotif.net)
(Penulis: otomotif.net)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!