TRIBUNJUALBELI.COM - Ada banyak variasi dan posisi ketika melakukan hubungan seksual, salah satunya mungkin seks oral.
Seks oral adalah suatu variasi seks dengan memberikan stimulasi melalui mulut dan lidah pada organ seks atau kelamin pasangan.
(Baca: Begini Cara Mudah Menjaga Kesuburan)
Tidak ada yang salah dengan oral seks, apa lagi jika dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama dan menyenangkan kedua belah pihak.
Namun, sebelum melakukan variasi seks itu, tidak ada salahnya memperhatikan hal penting berikut ini.
Ada beberapa pasangan yang tak mempedulikan tentang kondisi pasangannya.
Termasuk saat pasangan sedang sakit gigi.
Sebelum itu, harus dipahami terlebih dahulu apakah oral seks ketika sedang sakit gigi bisa mempengaruhi kesehatan.
Dampak seks oral terhadap kanker mulut dan leher sendiri masih banyak diteliti.
Sementara itu, untuk melakukan seks oral dengan cara yang aman adalah dengan selalu menggunakan kondom.
Hal itu dilakukan untuk mengurangi kemungkinan penularan penyakit menular seksual.
Karena beberapa penyakit menyebar melalui rongga mulut dan tenggorokan.
Selain itu, sikatlah gigi sebelum dan sesudah melakukan seks oral untuk mencegah infeksi dan menurunkan risiko kanker mulut dan leher.
Bersihkan vagina dan pastikan suami membersihkan penis serta anus secara menyeluruh sebelum melakukan seks oral.
Apabila sedang sakit gigi, sariawan, atau adanya luka terbuka pada mulut atau jaringan gigi sebaiknya hindari melakukan oral seks terlebih dahulu.
Oral seks sebaiknya dilakukan dalam kondisi fit dan tak ada keluhan seputar gigi dan mulut seperti gigi berlubang dan lainnya.
Hal itu perlu dilakukan untuk mengurangi kemungkinan munculnya penyakit lain seperti infeksi.
Ternyata Seks Oral Bisa Menyebabkan Kanker Lidah, Mulut dan Tenggorokan! Begini Penjelasannya!
TRIBUNJUALBELI.COM - Risiko seks oral dalam menularkan penyakit menular seksual seperti sipilis dan HIV memang lebih rendah.
Namun tetap saja, seks oral tidak seaman yang dibayangkan sebab ternyata bisa memicu kanker lidah dan mulut.
Bagaimana bisa?
Seks oral rupanya menjadi salah satu pintu masuknya human papiloma virus (HPV).
National Health Service di Inggris menyatakan, 90 persen orang yang aktif secara seksual akan terpapar HPV dari berbagai strain.
Ada puluhan strain atau jenis HPV yang kini telah diketahui.
HPV yang masuk umumnya bisa hilang sendiri dari tubuh dalam kurun waktu 2 tahun.
Namun, pada 2-3 persen individu, HPV bisa tetap tinggal di tubuh, menginfeksi sel skuamosa, dan akhirnya memicu mutasi sel yang ujungnya adalah kanker.
Kaitan HPV dengan kanker mulut, lidah, dan tenggorokan terbukti lewat puluhan penelitian.
Ulasan di jurnal JAMA Oncology pada 2017 merupakan salah satu publikasi yang mengulasnya, menyatakan bahwa kanker oral dan lidah dipicu oleh jenis HPV 16.
Hampir semua kasus infeksi HPV yang ada di mulut disebabkan oleh seks oral.
Risiko terinfeksi HPV dan terkena kanker mulut, lidah, dan tenggorokan akan lebih besar jika terus berganti-ganti pasangan dalam hubungan seks.
Lantas, bagaimana mencegahnya?
Tentu, bukan berarti seks oral dilarang. Rajiv Sani dalam publikasinya di Journal of Pharmacy & Bioallied Sciences tahun 2011 mengatakan,
"Secara umum, penggunaan penghalang tipis saat seks oral bisa mengurangi risiko penularan HPV dan infeksi menular seksual lainnya."
Penghalang bisa berupa kondom.
Di sini, kondom berfungsi mengurangi risiko kontak mulut dengan alat kelamin dan cairan yang dikeluarkannya.
Cara lain adalah memastikan tak memiliki luka mulut, sariawan, dan gusi berdarah saat melakukan seks oral.
Vaksin HPV juga akan membantu.
Meski harus membayar agak mahal, siapa pun perlu mengupayakannya untuk meminimalkan risiko kanker.
Ingat, kanker mulut, lidah, dan tenggorokan bisa menimpa siapa pun tanpa pandang bulu.
Statistik saat ini menunjukkan, kasus kanker mulut, lidah, dan tenggorokan yang terkait HPV dua kali lebih besar pada pria daripada wanita.
Penderita pria paling umum adalah pada heteroseksual berumur 40-50-an.
Pada pria homoseksual, kasus lebih rendah.
(Kompas.com/Yunanto Wiji Utomo)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!