zoom-in lihat foto Masih Suka Merokok Saat Bangun Tidur? Bersiap Siaplah Terkena Kanker Lebih Cepat. Ini Penjelasannya
Foto Ilustrasi (blogspot.com)

TRIBUNJUALBELI.COM - Kebiasaan merokok pada pagi hari biasanya sulit untuk ditinggalkan perokok.

Mereka percaya ada sesuatu yang kurang bila tidak memulai hari tanpa menyalakan rokok.

BACA; Siapa bilang Honda Jazz mahal? Nih Simak harga terbarunya

Selain itu, merokok di pagi hari deipercaya bisa memperbaiki mood atau meningkatkan mood dan konsentrasi di pagi hari.

Padahal, merokok pada pagi hari justru paling meningkatkan risiko kanker paru-paru, baik pada perokok ringan maupun berat.

Waktu merokok ternyata lebih berpengaruh daripada jumlah rokok yang dikonsumsi per hari, dalam kaitannya dengan kanker.

"Kami menemukan bahwa perokok yang langsung merokok setelah bangun tidur memiliki level NNAL atau karsinogen spesifik dari metabolit tembakau di dalam tubuh mereka dibanding dengan perokok yang menunda menyalakan rokoknya sampai setengah jam setelah bangun tidur," kata Steven Branstetter. Makin tinggi kadar NNAL, makin besar risikonya terkena kanker.

Peneliti menemukan, risiko kanker akan cenderung lebih tinggi untuk mereka yang hanya membutuhkan waktu singkat, dari bangun tidur sampai dengan menghisap rokok pertama.

Sedangkan risiko kanker justru lebih tinggi pada perokok ringan dengan yang menghisap rokok pertamanya lebih pagi, daripada perokok berat yang mulai menghisap rokok pertama pada waktu lebih akhir.

Meski hanya merokok satu atau dua batang per hari, tetapi dengan waktu yang lebih awal, bisa jadi risiko kanker justru lebih tinggi daripada orang yang menghisap dua bungkus rokok per hari.


2 dari 2 halaman

Berita ini juga tayang di Kompas.com dengan judul Merokok di Pagi Hari Paling Berbahaya

Selanjutnya