BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Menyetir mobil saat berpuasa bukan hanya soal membawa kendaraan dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga memastikan kondisi fisik dan mental tetap stabil selama perjalanan.
Tanpa asupan makanan dan minuman selama belasan jam, tubuh cenderung lebih cepat lelah, mudah mengantuk, dan konsentrasi bisa menurun.
Jika tidak diantisipasi, kondisi ini berisiko mengganggu keselamatan di jalan.
Agar perjalanan tetap aman dan nyaman selama bulan Ramadhan, berikut lima persiapan penting yang perlu diperhatikan sebelum mengemudi mobil saat berpuasa:
Baca Juga : 6 Cara Menjaga Stamina Saat Nyetir Mobil Jarak Jauh Ketika Berpuasa
1. Pastikan Kondisi Tubuh Benar-Benar Fit
Persiapan utama sebelum berkendara saat puasa adalah memastikan tubuh dalam kondisi prima.
Kurang tidur karena bangun sahur atau begadang bisa membuat tubuh mudah lemas dan mengantuk di siang hari.
Jika terasa pusing, pandangan kurang fokus, atau tubuh terlalu lelah, sebaiknya tunda perjalanan.
Usahakan tidur cukup di malam hari dan konsumsi makanan bergizi saat sahur agar energi bertahan lebih lama.
Pilih menu sahur yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serta cukup cairan agar tubuh tidak cepat dehidrasi ketika berkendara.
2. Atur Waktu dan Rute Perjalanan
Mengemudi saat jam rawan macet, terutama menjelang waktu berbuka, bisa menguras energi dan emosi.
Oleh karena itu, atur waktu keberangkatan lebih awal agar tidak terburu-buru di jalan.
Perjalanan yang santai membantu menjaga kestabilan emosi dan konsentrasi.
Selain itu, pertimbangkan memilih rute alternatif yang lebih lancar.
Menghindari kemacetan panjang dapat mengurangi risiko stres serta rasa lelah berlebihan selama menyetir dalam kondisi berpuasa.
3. Lakukan Pengecekan Kondisi Mobil
Sebelum berangkat, lakukan pemeriksaan ringan pada kendaraan.
Pastikan bahan bakar cukup untuk perjalanan, tekanan angin ban sesuai standar, serta sistem pengereman berfungsi dengan baik.
Periksa juga air radiator dan oli mesin agar mobil tidak mengalami kendala di tengah jalan.
Kondisi mobil yang prima akan membuat perjalanan lebih tenang.
Gangguan teknis saat tubuh sedang lemas karena puasa tentu bisa menambah beban fisik maupun mental.
Baca Juga : 7 Tips Mengatur Waktu Servis Mobil Selama Bulan Puasa
4. Siapkan Bekal dan Perlengkapan Darurat
Bagi yang masih berada di jalan saat waktu berbuka tiba, siapkan air mineral dan makanan ringan seperti kurma atau biskuit di dalam mobil.
Bekal sederhana ini membantu berbuka tepat waktu tanpa harus terburu-buru mencari tempat makan.
Selain itu, pastikan perlengkapan darurat seperti segitiga pengaman, dongkrak, ban serep, dan kotak P3K tersedia.
Persiapan ini penting untuk mengantisipasi situasi tak terduga selama perjalanan.
5. Jaga Konsentrasi dan Kendalikan Emosi
Saat berpuasa, kondisi emosi bisa lebih sensitif, apalagi ketika menghadapi kemacetan atau pengendara lain yang kurang tertib.
Penting untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing. Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan, patuhi rambu lalu lintas, dan hindari manuver agresif.
Jika mulai merasa mengantuk atau kehilangan fokus, sebaiknya menepi sejenak untuk beristirahat.
Keselamatan jauh lebih penting dibanding memaksakan diri sampai tujuan.
Dengan persiapan yang tepat, perjalanan tetap aman, nyaman, dan ibadah puasa pun dapat dijalani tanpa gangguan berarti.
(eno/TribunJualBeli.com)







Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!