BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Mengetahui harga pasaran tanah di suatu wilayah sangat penting sebelum memutuskan untuk membeli atau berinvestasi properti.
Harga tanah bisa berbeda-beda tergantung lokasi, akses jalan, fasilitas umum, hingga perkembangan kawasan di sekitarnya.
Tanpa riset yang tepat, risiko membeli di atas harga pasar tentu cukup besar.
Berikut enam cara mudah yang bisa dilakukan untuk mengetahui harga tanah secara lebih akurat:
Baca Juga : 4 Ciri Tanah Kavling Bermasalah, Waspada Sebelum Beli
1. Cek Iklan Properti di Marketplace dan Situs Jual Beli
Salah satu cara paling praktis adalah melihat harga yang ditawarkan di berbagai situs jual beli properti.
Perhatikan harga per meter persegi, luas tanah, serta lokasi detailnya.
Bandingkan beberapa listing di area yang sama untuk mendapatkan gambaran rata-rata harga pasar.
Namun perlu diingat, harga yang tercantum biasanya masih bisa dinegosiasikan.
2. Datang Langsung ke Lokasi
Survei langsung ke wilayah yang diincar dapat memberikan gambaran lebih jelas tentang kondisi lingkungan.
Saat berada di lokasi, bisa sekaligus bertanya kepada warga sekitar mengenai kisaran harga tanah terbaru.
Informasi dari masyarakat setempat sering kali lebih realistis karena mereka mengetahui transaksi yang benar-benar terjadi.
3. Bertanya ke Agen Properti Lokal
Baca Juga : 4 Cara Menghitung Luas Tanah Sesuai Bentuk Lahannya
Agen properti biasanya memiliki data harga transaksi di wilayah tertentu.
Mereka memahami tren kenaikan atau penurunan harga berdasarkan permintaan pasar.
Dengan berkonsultasi pada agen yang berpengalaman, informasi yang diperoleh bisa lebih akurat dan mendekati harga transaksi sebenarnya.
4. Cek Nilai NJOP (Nilai Jual Objek Pajak)
NJOP dapat menjadi patokan awal untuk mengetahui nilai dasar tanah di suatu wilayah.
Data NJOP bisa dicek melalui kantor kelurahan atau instansi pajak daerah setempat.
Meski biasanya lebih rendah dari harga pasar, NJOP tetap berguna sebagai referensi pembanding.
5. Bandingkan Harga Tanah di Sekitar Fasilitas Umum
Harga tanah biasanya lebih tinggi jika dekat dengan fasilitas seperti sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan, atau akses jalan utama.
Bandingkan harga tanah yang lokasinya strategis dengan yang lebih jauh dari fasilitas umum.
Dari situ akan terlihat selisih harga yang cukup signifikan.
6. Perhatikan Perkembangan Infrastruktur
Rencana pembangunan jalan tol, transportasi umum, atau kawasan industri dapat memengaruhi kenaikan harga tanah.
Informasi ini bisa diperoleh dari berita resmi pemerintah daerah atau papan proyek di sekitar lokasi.
Wilayah yang sedang berkembang biasanya mengalami kenaikan harga secara bertahap.
Dengan melakukan riset secara menyeluruh, keputusan membeli tanah bisa lebih aman dan sesuai dengan nilai pasar yang wajar.
(eno/TribunJualBeli.com)








Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!