BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Kebisingan menjadi salah satu faktor yang sering mengurangi kenyamanan hunian, terutama bagi rumah yang berada di area padat penduduk, dekat jalan raya, atau lingkungan yang ramai aktivitas.
Suara kendaraan, percakapan dari luar, hingga gema di dalam ruangan bisa mengganggu waktu istirahat maupun produktivitas.
Menariknya, menciptakan ruang yang lebih kedap suara tidak selalu harus dilakukan dengan renovasi besar atau pemasangan material akustik mahal.
Dengan penataan dan pemilihan dekorasi interior yang tepat, kebisingan dapat dikurangi secara signifikan.
Berikut lima tips yang bisa diterapkan untuk menciptakan ruang yang lebih tenang dan nyaman:
Baca Juga : Kesalahan Dekorasi Rumah yang Membuat Interior Tidak Nyaman, Ini 6 Contohnya
1. Maksimalkan Fungsi Karpet dan Permadani Tebal
Lantai dengan permukaan keras seperti keramik, granit, atau parket cenderung memantulkan suara, sehingga ruangan terasa lebih bising dan bergema.
Untuk mengatasinya, penggunaan karpet atau permadani tebal menjadi solusi sederhana namun efektif.
Karpet dengan serat padat mampu menyerap suara langkah kaki sekaligus mengurangi pantulan suara di dalam ruangan.
Semakin tebal material karpet, semakin baik pula kemampuannya dalam meredam suara.
Selain fungsi akustik, karpet juga memberikan kesan hangat dan membuat ruangan terasa lebih nyaman secara visual.
2. Gunakan Tirai Tebal untuk Meredam Suara dari Luar
Jendela merupakan salah satu titik masuk utama suara bising dari luar rumah.
Oleh karena itu, pemilihan tirai tidak boleh hanya mempertimbangkan estetika, tetapi juga ketebalan dan jenis bahannya.
Tirai berbahan tebal seperti blackout curtain, beludru, atau kain berlapis dapat membantu menahan suara dari luar sekaligus mengurangi pantulan suara di dalam ruangan.
Tirai yang dipasang dari plafon hingga menyentuh lantai akan memberikan hasil peredaman yang lebih maksimal dibandingkan tirai pendek.
3. Manfaatkan Panel Dinding sebagai Elemen Dekoratif
Baca Juga : Bukan Sekadar Dekorasi, 6 Benda di Ruang Tamu Ini Sebaiknya Disingkirkan
Dinding polos sering menjadi media pantulan suara yang membuat ruangan terasa bising.
Untuk mengatasinya, panel dinding dekoratif bisa menjadi solusi efektif.
Panel berbahan kain, busa akustik, kayu bertekstur, atau wallpaper tebal mampu membantu menyerap dan memecah gelombang suara.
Saat ini, panel dinding hadir dalam berbagai desain modern dan minimalis, sehingga tidak mengganggu estetika interior rumah.
Dengan penempatan yang tepat, panel ini bisa berfungsi ganda sebagai peredam suara sekaligus elemen dekorasi yang mempercantik ruangan.
4. Tambahkan Furnitur Empuk dan Berlapis Kain
Furnitur berbahan empuk memiliki kemampuan menyerap suara lebih baik dibandingkan furnitur dengan permukaan keras.
Sofa, kursi berlapis kain, bean bag, hingga ottoman dapat membantu mengurangi gema dan pantulan suara di dalam ruangan.
Penempatan furnitur juga berpengaruh terhadap hasil peredaman.
Misalnya, menempatkan sofa besar atau lemari empuk di dekat dinding yang berbatasan langsung dengan sumber kebisingan dapat membantu menahan suara sebelum menyebar ke seluruh ruangan.
5. Gunakan Rak Buku atau Lemari sebagai Peredam Tambahan
Rak buku atau lemari besar yang ditempatkan menempel pada dinding dapat berfungsi sebagai peredam suara alami.
Susunan buku dan barang di dalamnya mampu memecah gelombang suara sehingga suara dari luar tidak langsung masuk ke dalam ruangan.
Selain berfungsi sebagai peredam, rak buku juga memberikan nilai tambah dari sisi estetika dan fungsionalitas.
Ruangan menjadi lebih rapi, tertata, sekaligus terasa lebih tenang dan nyaman.
Dengan kombinasi dekorasi yang tepat, rumah tidak hanya tampil lebih menarik secara visual, tetapi juga menjadi tempat yang lebih tenang dan nyaman untuk beristirahat, bekerja, maupun beraktivitas sehari-hari.
(Eno/TribunJualBeli.com)















Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!