zoom-in lihat foto 5 Hal Penting yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Memulai Bisnis Rumah Kontrakan
Ilustrasi Rumah Komtrakan (pexels.com)

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Bisnis rumah kontrakan menjadi salah satu bentuk investasi properti yang cukup menjanjikan karena mampu memberikan pemasukan rutin setiap bulan atau setiap tahun.

Selain itu, nilai properti juga cenderung meningkat dari waktu ke waktu.

Meski terlihat sederhana, bisnis ini membutuhkan persiapan yang matang agar terhindar dari risiko kerugian dan masalah di kemudian hari.

Berikut lima hal penting yang perlu dipersiapkan sebelum memulai bisnis rumah kontrakan:

Baca Juga : Begini 7 Cara Menata Rumah Kontrakan Sempit agar Terasa Lebih Luas dan Nyaman

1. Menentukan Lokasi yang Tepat dan Potensial

Lokasi merupakan faktor paling krusial dalam bisnis rumah kontrakan.

Rudian Saputro
tjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blog
Disewakan Rumah 2Lantai di Menteng Dalam - Jakarta Selatan
Rp 500,000,000.00
dki-jakarta

Rumah kontrakan yang berada di lokasi strategis akan lebih mudah disewakan dan jarang kosong.

Pilih lokasi yang dekat dengan pusat aktivitas, seperti kawasan industri, perkantoran, kampus, sekolah, pasar, atau akses transportasi umum.

Selain itu, perhatikan juga kondisi lingkungan sekitar, seperti keamanan, kebersihan, dan risiko banjir.

2 dari 4 halaman

Lingkungan yang nyaman akan menjadi nilai tambah di mata calon penyewa.

2. Menyiapkan Modal dan Perencanaan Anggaran Secara Detail

Menyiapkan Modal dan Perencanaan Anggaran Secara Detail

Modal dalam bisnis rumah kontrakan tidak hanya mencakup biaya pembelian tanah atau pembangunan rumah.

Ada berbagai komponen biaya lain yang perlu diperhitungkan, seperti biaya perizinan, pajak, instalasi listrik dan air, hingga biaya perawatan rutin.

Perencanaan anggaran yang detail akan membantu mengontrol pengeluaran serta menentukan harga sewa yang realistis dan menguntungkan.

Selain itu, siapkan dana cadangan untuk menghadapi kondisi tak terduga, seperti perbaikan atap bocor atau kerusakan fasilitas.

3. Menentukan Target Penyewa dan Konsep Hunian

Baca Juga : 5 Tantangan Utama dalam Bisnis Properti yang Perlu Diantisipas

Menentukan target penyewa sejak awal sangat penting agar konsep rumah kontrakan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Apakah kontrakan ditujukan untuk keluarga kecil, pasangan muda, atau pekerja lajang.

3 dari 4 halaman

Target penyewa akan memengaruhi desain bangunan, luas rumah, jumlah kamar, hingga fasilitas yang disediakan.

Misalnya, kontrakan untuk keluarga membutuhkan ruang lebih luas dan area dapur, sementara kontrakan untuk pekerja lajang bisa dibuat lebih sederhana namun tetap fungsional.

4. Mengurus Legalitas dan Aspek Hukum

Mengurus Legalitas dan Aspek Hukum

Legalitas merupakan aspek yang sering dianggap sepele, padahal sangat penting dalam bisnis properti.

Pastikan status kepemilikan tanah dan bangunan jelas serta memiliki sertifikat resmi.

Selain itu, urus perizinan bangunan sesuai aturan yang berlaku, seperti PBG, serta pastikan kewajiban pajak telah dipenuhi.

Legalitas yang lengkap akan memberikan rasa aman bagi pemilik maupun penyewa, serta menghindarkan dari potensi sengketa hukum.

5. Menyiapkan Sistem Pengelolaan dan Aturan Kontrakan

Pengelolaan rumah kontrakan yang baik akan memengaruhi kelancaran bisnis dalam jangka panjang.

Hari Iedul Fitriyanto
tjb blogtjb blogtjb blog
Disewakan Kontrakan Ruko UMS Solo Area Bisnis Komersil - Solo
Rp 125,000,000.00
jawa-tengah

Tentukan sistem pembayaran sewa, jangka waktu kontrak, serta aturan penghuni secara jelas sejak awal.

4 dari 4 halaman

Aturan terkait perawatan bangunan, penggunaan fasilitas, hingga larangan tertentu perlu disampaikan secara transparan kepada penyewa.

Dengan sistem pengelolaan yang rapi, hubungan antara pemilik dan penyewa dapat terjaga dengan baik, sekaligus menjaga kondisi bangunan tetap prima.

Persiapan yang tepat, bisnis rumah kontrakan berpeluang memberikan keuntungan yang stabil dan berkelanjutan.

(Eno/TribunJualBeli.com)

Selanjutnya