BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Mengganti stang motor kerap dilakukan oleh pemilik kendaraan roda dua, baik untuk meningkatkan tampilan, menyesuaikan gaya berkendara, maupun mengejar kenyamanan.
Namun, perubahan pada stang motor tidak hanya berdampak pada estetika, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap posisi berkendara, kenyamanan, hingga kestabilan motor saat melaju.
Berikut lima dampak yang perlu diketahui sebelum memutuskan mengganti stang motor:
Baca Juga : Kenali 4 Fungsi Bandul Stang Motor, Bukan Sekadar Aksesoris
1. Posisi Berkendara Berubah
Stang motor memiliki peran besar dalam menentukan postur tubuh pengendara.
Stang yang lebih tinggi membuat posisi duduk lebih tegak dan santai, cocok untuk penggunaan harian atau perjalanan jauh.
Sebaliknya, stang yang lebih rendah atau model underyoke akan membuat posisi tubuh condong ke depan. Posisi ini memang terlihat sporty, tetapi bisa menyebabkan pegal pada punggung dan pergelangan tangan jika digunakan terlalu lama.
2. Kenyamanan Tangan dan Bahu
Perubahan lebar dan sudut stang memengaruhi posisi tangan dan bahu.
Stang yang terlalu lebar dapat membuat bahu cepat lelah, terutama saat bermanuver di kemacetan.
Sementara itu, stang yang terlalu sempit bisa mengurangi keleluasaan tangan dalam mengendalikan motor, sehingga pengendara merasa kurang nyaman, terutama saat berbelok atau melakukan manuver cepat.
3. Handling dan Kontrol Motor
Baca Juga : Mengenal 9 Jenis Stang Sepeda Motor dan Kegunaannya
Stang motor berfungsi sebagai pengendali utama arah motor.
Mengganti stang dengan ukuran atau model yang tidak sesuai dapat memengaruhi handling.
Stang yang lebih lebar umumnya memberikan kontrol yang lebih baik saat menikung dan menjaga keseimbangan, tetapi bisa terasa berat saat bermanuver pelan.
Sebaliknya, stang yang sempit membuat motor terasa lebih ringan, namun stabilitasnya bisa berkurang pada kecepatan tinggi.
4. Kestabilan Saat Berkendara
Ketinggian dan sudut stang juga memengaruhi distribusi bobot pengendara.
Jika posisi stang tidak ergonomis, bobot tubuh bisa terlalu bertumpu pada bagian depan atau belakang motor.
Kondisi ini berpotensi membuat motor kurang stabil, terutama saat melewati jalan bergelombang, menikung tajam, atau melakukan pengereman mendadak.
5. Risiko Cepat Lelah dan Kurang Fokus
Stang yang tidak sesuai ergonomi dapat membuat pengendara cepat lelah.
Rasa pegal pada tangan, bahu, dan punggung bisa mengurangi konsentrasi saat berkendara.
Jika dibiarkan, hal ini bukan hanya menurunkan kenyamanan, tetapi juga meningkatkan risiko kesalahan saat mengendalikan motor, terutama dalam perjalanan jauh atau kondisi lalu lintas padat.
Pastikan memilih stang dengan ukuran dan model yang sesuai dengan postur tubuh serta karakter motor.
Dengan begitu, modifikasi yang dilakukan tetap aman, nyaman, dan tidak mengorbankan kontrol saat berkendara.
(Eno/TribunJualBeli.com)









Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!