BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Merenovasi rumah saat musim hujan kerap dianggap berisiko karena cuaca yang tidak menentu dapat menghambat proses pekerjaan dan memengaruhi kualitas hasil bangunan.
Namun, dengan perencanaan yang tepat dan langkah yang aman, renovasi tetap bisa dilakukan tanpa menimbulkan masalah di kemudian hari.
Berikut lima langkah aman merenovasi rumah saat musim hujan yang perlu diperhatikan:
Baca Juga : Renovasi Rumah Tanpa Over Budget, Terapkan 4 Cara Perhitungan Ini
1. Rencanakan Jenis Renovasi Secara Matang
Langkah pertama adalah menentukan jenis renovasi yang akan dilakukan.
Pada musim hujan, sebaiknya fokus pada pekerjaan ringan atau renovasi interior, seperti perbaikan plafon, instalasi listrik, pengecatan dalam ruangan, atau renovasi kamar mandi.
Jika harus melakukan pekerjaan eksterior, pastikan skalanya tidak terlalu besar dan dapat dikerjakan secara bertahap agar tidak terlalu terpapar hujan.
2. Perhatikan Material Bangunan yang Digunakan
Pemilihan material menjadi faktor penting saat renovasi di musim hujan.
Gunakan material yang lebih tahan terhadap kelembapan dan air, seperti cat khusus anti lembap, semen berkualitas tinggi, serta kayu yang sudah melalui proses pengeringan dengan baik.
Material bangunan juga sebaiknya disimpan di tempat tertutup agar tidak rusak akibat terkena air hujan secara terus-menerus.
3. Atur Jadwal Pekerjaan dengan Fleksibel
Baca Juga : Bukan Cuma Material, Ini 4 Komponen Biaya Renovasi Rumah
Cuaca yang sulit diprediksi membuat jadwal renovasi perlu disusun secara fleksibel.
Hindari pekerjaan penting saat prakiraan hujan lebat, terutama untuk pekerjaan atap, dinding luar, atau struktur bangunan.
Dengan jadwal yang fleksibel, risiko pekerjaan terhenti mendadak atau hasil bangunan yang kurang maksimal dapat diminimalkan.
4. Pastikan Sistem Drainase dan Penutup Bangunan Aman
Saat renovasi berlangsung, pastikan area bangunan memiliki sistem drainase sementara yang baik agar air hujan tidak menggenang.
Gunakan terpal atau penutup bangunan untuk melindungi area kerja dari hujan langsung.
Langkah ini penting untuk menjaga material tetap kering dan mencegah kerusakan struktur akibat air yang masuk ke area renovasi.
5. Gunakan Tenaga Tukang yang Berpengalaman
Renovasi di musim hujan membutuhkan keahlian dan pengalaman lebih.
Tukang yang berpengalaman biasanya sudah memahami cara bekerja aman di kondisi cuaca lembap serta tahu solusi cepat jika terjadi kendala di lapangan.
Dengan tenaga profesional, proses renovasi bisa berjalan lebih aman, rapi, dan hasilnya tetap berkualitas meski dilakukan di musim hujan.
(Eno/TribunJualBeli.com)









Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!