BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Karat pada tangki motor merupakan masalah yang cukup sering terjadi, terutama pada motor yang jarang digunakan atau sering dibiarkan dalam kondisi tangki hampir kosong.
Jika dibiarkan, karat dapat bercampur dengan bahan bakar dan masuk ke sistem pembakaran.
Akibatnya, performa motor bisa menurun, mesin brebet, hingga komponen bahan bakar seperti karburator atau injektor menjadi kotor dan tersumbat.
Kondisi ini tentu berpotensi menimbulkan biaya perbaikan yang tidak sedikit.
Kabar baiknya, membersihkan karat tangki motor tidak selalu harus dilakukan di bengkel.
Dengan langkah yang tepat dan bahan sederhana, perawatan ini bisa dilakukan sendiri di rumah.
Berikut 8 cara ampuh yang bisa dicoba:
Baca Juga : Lebih Dari Sekadar Bersih, Ini 4 Manfaat Kuras Tangki Motor
1. Menguras dan Melepas Tangki dari Motor
Langkah paling awal sebelum membersihkan karat adalah menguras seluruh isi bensin dari dalam tangki.
Pastikan tidak ada sisa bahan bakar yang tertinggal agar proses pembersihan lebih aman dan maksimal.
Setelah itu, lepaskan tangki dari rangka motor.
Proses ini memudahkan pembersihan bagian dalam secara menyeluruh, sekaligus mencegah air atau cairan pembersih mengenai komponen lain seperti mesin atau kelistrikan.
Dengan tangki yang terlepas, Anda juga bisa memeriksa kondisi karat secara langsung.
Dari sini, tingkat keparahan karat bisa ditentukan, apakah masih ringan atau sudah cukup tebal.
2. Membersihkan Karat Menggunakan Air Panas
Air panas dapat digunakan untuk membantu melunakkan karat ringan yang menempel di dinding bagian dalam tangki.
Cara ini tergolong aman dan mudah dilakukan tanpa bahan kimia tambahan.
Tuangkan air panas ke dalam tangki hingga mengenai area yang berkarat.
Setelah itu, kocok perlahan agar karat yang mulai melunak bisa terlepas dan bercampur dengan air.
Buang air panas yang sudah keruh, lalu ulangi proses ini beberapa kali sampai air yang keluar terlihat lebih bersih.
Metode ini cocok sebagai tahap awal pembersihan.
3. Memanfaatkan Cuka Dapur sebagai Peluruh Karat
Cuka dapur mengandung asam asetat yang cukup efektif untuk meluruhkan karat.
Bahan ini mudah ditemukan dan relatif aman digunakan untuk perawatan tangki motor.
Tuangkan cuka ke dalam tangki hingga menutupi area yang berkarat.
Diamkan selama beberapa jam agar reaksi asam bekerja secara maksimal melonggarkan karat yang menempel.
Setelah didiamkan, kocok tangki perlahan dan buang cairan cuka.
Bilas dengan air bersih beberapa kali sampai bau cuka benar-benar hilang.
4. Menggunakan Campuran Baking Soda dan Air
Selain cuka, baking soda juga bisa dijadikan alternatif untuk membersihkan karat ringan hingga sedang.
Bahan ini dikenal cukup aman dan tidak terlalu agresif terhadap material logam.
Campurkan baking soda dengan air hangat, lalu masukkan ke dalam tangki.
Pastikan larutan tersebut menjangkau seluruh bagian yang berkarat.
Kocok tangki secara perlahan agar larutan bekerja merata.
Setelah itu, bilas hingga bersih untuk memastikan tidak ada sisa baking soda yang tertinggal.
5. Merontokkan Karat dengan Kerikil atau Mur Baut
Baca Juga : Praktis, 4 Cara Mengatasi Tangki Motor Bocor Tanpa Harus ke Bengkel
Untuk karat yang menempel cukup kuat, metode mekanis bisa menjadi solusi.
Masukkan beberapa kerikil kecil atau mur baut ke dalam tangki bersama air.
Kocok tangki secara perlahan namun merata.
Gesekan dari kerikil atau mur baut akan membantu merontokkan karat yang sulit lepas hanya dengan cairan pembersih.
Metode ini perlu dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak bagian dalam tangki.
Hindari mengocok terlalu keras dan pastikan semua benda dikeluarkan setelah selesai.
6. Menggunakan Cairan Pembersih Karat Khusus
Jika karat sudah cukup parah, penggunaan cairan pembersih karat khusus bisa menjadi pilihan terbaik.
Produk ini banyak tersedia di toko otomotif dan dirancang khusus untuk membersihkan tangki motor.
Tuangkan cairan sesuai takaran yang dianjurkan, lalu diamkan selama waktu yang ditentukan pada kemasan.
Hindari penggunaan berlebihan agar tidak merusak lapisan tangki.
Setelah proses selesai, bilas tangki dengan air bersih hingga benar-benar bebas dari sisa cairan pembersih dan karat.
7. Membilas Tangki Hingga Benar-benar Bersih
Tahap pembilasan sering kali dianggap sepele, padahal sangat penting.
Sisa karat atau cairan pembersih yang tertinggal dapat mencemari bahan bakar.
Bilas tangki dengan air bersih beberapa kali sampai air yang keluar benar-benar jernih.
Pastikan tidak ada endapan atau kotoran yang tersisa di dalam tangki.
Proses ini menentukan hasil akhir pembersihan. Tangki yang benar-benar bersih akan membuat sistem bahan bakar bekerja lebih optimal.
8. Mengeringkan dan Mencegah Karat Muncul Kembali
Setelah dibersihkan, tangki harus dikeringkan secara menyeluruh.
Air yang tersisa bisa memicu karat baru jika tidak dihilangkan dengan baik.
Tangki bisa dikeringkan dengan cara diangin-anginkan atau dijemur di tempat teduh.
Pastikan bagian dalam benar-benar kering sebelum dipasang kembali ke motor.
Sebagai pencegahan, tuangkan sedikit bensin dan kocok perlahan untuk melapisi dinding tangki.
Kebiasaan menjaga tangki tidak kosong terlalu lama juga membantu mencegah karat muncul kembali.
(Eno/TribunJualBeli.com)







Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!