zoom-in lihat foto Properti Bisa Jadi Beban, Ini 5 Akibat Salah Memilih Jasa Manajemen Properti
Ilustrasi Jasa Manajemen Properti (pexels.com)

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Bagi banyak orang, properti masih dianggap sebagai instrumen investasi yang aman dan menjanjikan.

Nilainya cenderung naik, bisa disewakan, dan berpotensi menjadi sumber pendapatan pasif.

Namun di balik potensi tersebut, pengelolaan properti bukan perkara sederhana.

Tanpa dukungan jasa manajemen properti yang profesional, aset yang seharusnya menguntungkan justru dapat berubah menjadi beban finansial dan emosional.

Salah memilih jasa manajemen properti kerap menjadi awal dari berbagai masalah yang merugikan pemilik aset.

Berikut 5 akibat serius yang dapat terjadi jika salah memilih jasa manajemen properti:

Baca Juga : Dari Perawatan hingga Penyewa, Ini 5 Tugas Jasa Manajemen Properti

1. Pengeluaran Membengkak dan Sulit Dikendalikan

Salah satu dampak paling cepat dirasakan adalah membengkaknya biaya operasional.

Pssstore
tjb blogtjb blog
Jasa Renovasi Rumah - Surabaya
Rp 5,000,000.00
jawa-timur

Jasa manajemen properti yang tidak profesional biasanya tidak memiliki sistem anggaran yang jelas dan transparan.

2 dari 4 halaman

Biaya perawatan, perbaikan, penggantian fasilitas, hingga administrasi sering kali muncul tanpa perencanaan matang.

Bahkan, pemilik properti kerap menerima laporan pengeluaran tanpa rincian yang dapat dipertanggungjawabkan.

Jika kondisi ini terus berlanjut, arus kas properti menjadi tidak sehat dan keuntungan pun tergerus perlahan.

2. Perawatan Tidak Optimal, Kondisi Properti Cepat Menurun

Kondisi Properti Cepat Menurun

Manajemen properti yang baik seharusnya melakukan perawatan rutin dan inspeksi berkala.

Namun jika salah memilih penyedia jasa, perawatan sering dilakukan hanya ketika kerusakan sudah parah.

Masalah kecil seperti rembesan air, saluran mampet, atau instalasi listrik yang mulai bermasalah sering diabaikan.

Akibatnya, kerusakan menjadi lebih besar dan biaya perbaikan pun meningkat drastis.

Dalam jangka panjang, kondisi bangunan menurun dan nilai jual maupun nilai sewa properti ikut terdampak.

3. Penyewa Tidak Terkelola dengan Baik

3 dari 4 halaman

Baca Juga : 5 Manfaat Menggunakan Jasa Manajemen Properti untuk Pemilik Kos atau Apartemen

Peran jasa manajemen properti tidak hanya menjaga bangunan, tetapi juga mengelola hubungan dengan penyewa.

Jika pengelolaan ini dilakukan secara asal, risiko mendapatkan penyewa bermasalah semakin tinggi.

Mulai dari keterlambatan pembayaran sewa, pelanggaran aturan, hingga kerusakan fasilitas sering terjadi akibat proses seleksi yang kurang ketat.

Ditambah lagi, respons yang lambat terhadap keluhan penyewa dapat menurunkan tingkat kepuasan.

Akibatnya, penyewa memilih pindah dan tingkat hunian menurun, sehingga pendapatan properti menjadi tidak stabil.

4. Timbul Konflik hingga Masalah Hukum

Timbul Konflik

Kurangnya pemahaman terhadap aspek hukum properti menjadi masalah serius jika jasa manajemen tidak kompeten.

Perjanjian sewa yang tidak jelas, pengelolaan deposit yang tidak transparan, hingga ketidaksesuaian dengan regulasi setempat dapat memicu konflik.

Masalah yang awalnya sederhana bisa berkembang menjadi sengketa antara pemilik dan penyewa.

4 dari 4 halaman

Jika berujung pada jalur hukum, pemilik properti harus menanggung risiko biaya, waktu, dan reputasi.

Situasi ini tentu bertolak belakang dengan tujuan awal memiliki properti sebagai investasi jangka panjang.

5. Potensi Keuntungan Tidak Tercapai

Salah satu alasan utama menggunakan jasa manajemen properti adalah untuk memaksimalkan keuntungan.

Fahrizal
tjb blogtjb blogtjb blog
Jasa Bangunan Rumah - Surabaya
Rp 150,000,000.00
jawa-timur

Namun jika pengelola tidak memiliki strategi pemasaran dan penetapan harga yang tepat, potensi tersebut tidak akan tercapai.

Harga sewa bisa terlalu tinggi sehingga sulit mendapatkan penyewa, atau justru terlalu rendah sehingga merugikan pemilik.

Tanpa analisis pasar dan pengelolaan yang baik, properti kehilangan daya saing.

Alih-alih menjadi aset produktif, properti justru menjadi sumber pengeluaran dan tekanan bagi pemiliknya.

Dengan manajemen yang tepat, properti tidak hanya terhindar dari masalah, tetapi juga mampu memberikan keuntungan optimal dalam jangka panjang.

(Eno/TribunJualBeli.com)

Selanjutnya