BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Penggunaan filter oli mobil pada motor cukup sering ditemui, terutama di kalangan pengguna motor yang sudah melakukan modifikasi atau ingin mencari alternatif filter oli dengan harga lebih terjangkau.
Secara fisik, beberapa filter oli mobil memang memiliki ukuran dan ulir yang mirip dengan filter oli motor, sehingga terlihat bisa saling menggantikan.
Namun, sebelum memutuskan menggunakan filter oli mobil di motor, ada beberapa hal penting yang wajib diperhatikan.
Pasalnya, sistem pelumasan motor dan mobil memiliki karakter kerja yang berbeda.
Jika tidak dipahami dengan benar, penggunaan filter yang tidak sesuai justru bisa berdampak buruk pada mesin.
Berikut 3 hal yang wajib diperhatikan saat menggunakan filter oli mobil di motor:
Baca Juga : 6 Gejala Filter Oli Motor Mulai Tersumbat dan Perlu Diganti Segera
1. Perhatikan Spesifikasi Ulir dan Katup di Dalam Filter
Hal pertama yang harus dicek adalah ukuran ulir dan desain katup filter oli.
Meski ulirnya terlihat sama, tidak semua filter oli mobil cocok dipasang di motor.
Beberapa filter oli mobil dilengkapi katup bypass dengan tekanan kerja yang berbeda.
Jika tekanan bypass terlalu tinggi atau terlalu rendah, sirkulasi oli di mesin motor bisa terganggu.
Akibatnya, pelumasan tidak optimal dan berisiko mempercepat keausan komponen mesin.
2. Pastikan Debit dan Aliran Oli Sesuai Kebutuhan Mesin Motor
Mesin motor umumnya bekerja pada putaran tinggi, sehingga membutuhkan aliran oli yang cepat dan stabil.
Sementara itu, filter oli mobil dirancang untuk mesin dengan karakter putaran lebih rendah namun kapasitas oli lebih besar.
Jika filter oli mobil memiliki media penyaring yang terlalu rapat, aliran oli bisa terhambat.
Dampaknya, pelumasan mesin menjadi kurang maksimal, terutama saat mesin bekerja di putaran tinggi atau kondisi panas.
Oleh karena itu, pastikan filter yang digunakan tidak menghambat aliran oli ke seluruh bagian mesin.
Baca Juga : Kenali 4 Fungsi Filter Oli Sepeda Motor agar Mesin Tetap Optimal
3. Perhatikan Dimensi dan Posisi Pemasangan
Ukuran filter oli mobil biasanya lebih besar dibanding filter oli motor.
Jika dipaksakan, ukuran yang terlalu besar bisa mengganggu komponen lain di sekitar mesin, seperti knalpot, rangka, atau fairing.
Selain itu, posisi pemasangan filter juga perlu diperhatikan agar tidak rawan terkena benturan atau cipratan air dan kotoran. Kesalahan posisi bisa menyebabkan filter bocor atau bahkan terlepas saat motor digunakan.
Untuk motor harian standar, sebaiknya tetap menggunakan filter oli yang direkomendasikan pabrikan.
Sementara penggunaan filter oli mobil biasanya lebih cocok untuk motor yang sudah dimodifikasi dan benar-benar dipahami kebutuhan mesinnya.
Dengan memahami tiga hal penting di atas, risiko kerusakan mesin dapat diminimalkan dan motor tetap aman digunakan dalam jangka panjang.
(Eno/TribunJualBeli.com)














Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!