BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Gaya interior minimalis industrial semakin digemari karena mampu menghadirkan kesan sederhana, tegas, namun tetap estetik.
Perpaduan antara desain minimalis yang rapi dengan sentuhan industrial yang maskulin membuat hunian terasa lebih berkarakter dan tidak monoton.
Tak heran jika konsep ini banyak diterapkan pada rumah perkotaan, apartemen, hingga hunian berlahan terbatas.
Material ekspos, warna netral, serta elemen fungsional menjadi ciri utama gaya minimalis industrial.
Bagi kamu yang ingin menghadirkan suasana rumah yang modern sekaligus unik, berikut tujuh tren interior minimalis industrial yang sedang populer dan bisa menjadi inspirasi:
Baca Juga : Tampil Keren dan Fungsional, Ini 5 Cara Menerapkan Gaya Rumah Industrial Minimalis
1. Dinding Ekspos dengan Tekstur Alami
Salah satu ciri paling kuat dari gaya industrial adalah penggunaan dinding ekspos, seperti bata merah tanpa plester atau dinding beton semen.
Tekstur alami ini memberikan kesan mentah namun artistik, sekaligus memperkuat karakter ruangan.
Agar tetap nyaman dipandang, dinding ekspos biasanya dipadukan dengan pencahayaan hangat dan furnitur minimalis.
Hasilnya, ruangan terlihat tegas tanpa terkesan kaku.
2. Dominasi Warna Netral dan Monokrom
Tren minimalis industrial identik dengan warna-warna netral seperti abu-abu, hitam, putih, dan cokelat.
Warna-warna ini menciptakan suasana tenang sekaligus modern.
Untuk menghindari kesan terlalu dingin, warna netral sering dikombinasikan dengan elemen kayu atau aksen metal berwarna hitam doff.
Perpaduan ini membuat interior terlihat seimbang dan nyaman.
3. Furnitur Sederhana dengan Material Besi dan Kayu
Baca Juga : Kenapa Harus Rumah Industrial? Ini 5 Kelebihannya
Furnitur pada gaya minimalis industrial cenderung memiliki desain simpel dengan garis tegas.
Material yang banyak digunakan adalah kombinasi besi dan kayu, baik pada meja, rak, maupun kursi.
Selain terlihat kokoh dan tahan lama, furnitur jenis ini juga menonjolkan fungsi tanpa banyak ornamen.
Hal ini sejalan dengan konsep minimalis yang mengutamakan kepraktisan.
4. Plafon dan Instalasi Terbuka
Plafon tanpa penutup atau instalasi yang dibiarkan terlihat, seperti pipa dan kabel, menjadi ciri khas gaya industrial.
Tren ini banyak diterapkan pada rumah modern untuk menciptakan kesan ruang yang lebih tinggi dan luas.
Agar tetap rapi, instalasi biasanya dicat dengan warna senada seperti hitam atau abu-abu, sehingga terlihat menyatu dengan konsep keseluruhan ruangan.
5. Pencahayaan Bergaya Industrial
Lampu menjadi elemen penting dalam interior minimalis industrial.
Tren yang populer adalah penggunaan lampu gantung dengan kap besi, lampu bohlam ekspos, atau armatur berwarna hitam.
Pencahayaan yang tepat tidak hanya berfungsi sebagai penerang, tetapi juga menjadi elemen dekoratif yang memperkuat suasana industrial di dalam rumah.
6. Aksen Dekorasi Minimalis Berkarakter
Meski mengusung konsep minimalis, dekorasi tetap dibutuhkan agar ruangan tidak terasa kosong.
Tren dekorasi minimalis industrial biasanya berupa jam dinding besi, lukisan hitam putih, atau hiasan bertema urban.
Dekorasi dipilih secukupnya dan memiliki karakter kuat, sehingga mampu menjadi focal point tanpa membuat ruangan terasa penuh.
7. Tanaman Hias sebagai Penyeimbang
Untuk menyeimbangkan kesan keras dari material industrial, banyak hunian menambahkan tanaman hias sebagai elemen penyegar.
Tanaman berdaun hijau dengan pot sederhana sangat cocok untuk gaya ini.
Selain mempercantik ruangan, tanaman juga membantu menciptakan suasana rumah yang lebih hidup dan nyaman.
Tak perlu menerapkan semua tren sekaligus, cukup pilih beberapa elemen yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter rumah agar interior terasa nyaman, estetik, dan berkesan bagi siapa pun yang berkunjung.
(Eno/TribunJualBeli.com)





Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!