BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Desain lantai memegang peranan penting dalam menciptakan kenyamanan visual pada rumah berukuran kecil.
Banyak orang fokus pada furnitur atau dekorasi, padahal lantai adalah elemen dasar yang paling memengaruhi kesan luas atau sempitnya ruangan.
Pemilihan warna, ukuran ubin, hingga pola pemasangan yang tepat bisa secara signifikan membuat ruang kecil terasa lebih lega, terang, dan enak dipandang.
Untuk kamu yang ingin hunian mungil tampak rapi dan tidak sumpek, beberapa tips berikut bisa menjadi panduan yang sangat berguna:
Baca Juga : 5 Rekomendasi Lantai Rumah Selain Keramik yang Awet dan Indah Dipandang
1. Pilih Warna Lantai Cerah
Warna lantai yang cerah merupakan kunci utama dalam menciptakan kesan luas.
Warna seperti putih, ivory, beige, atau abu-abu muda memiliki kemampuan memantulkan cahaya sehingga ruangan terlihat lebih terang.
Efek terang ini membantu menghilangkan bayangan gelap yang sering membuat ruangan kecil tampak sempit.
Selain itu, warna cerah cenderung fleksibel untuk dipadukan dengan berbagai gaya interior.
Bahkan furnitur gelap sekalipun tetap bisa tampil kontras dan menarik di atas lantai warna terang.
2. Gunakan Ubin Berukuran Besar
Ubin berukuran besar memberikan permukaan yang lebih luas dengan garis nat yang lebih sedikit.
Semakin sedikit nat, semakin bersih dan rapi tampilan lantai tersebut.
Untuk rumah kecil, lantai yang minim garis pemisah mampu menciptakan visual yang lebih luas dan tidak berisik.
Ukuran seperti 60x60, 80x80, hingga 100x100 bisa dipilih sesuai kebutuhan.
Selain itu, ubin besar sering membuat ruangan terlihat lebih modern, elegan, dan premium meskipun ukurannya terbatas.
3. Pertimbangkan Motif Kayu yang Natural
Motif kayu dapat memberikan nuansa hangat tanpa membuat ruangan terasa penuh.
Warna-warna kayu terang seperti maple, oak, atau light teak cocok untuk rumah mungil karena tidak memberikan kesan berat.
Motif kayu juga menciptakan suasana yang lebih natural dan homey, sekaligus cocok untuk Anda yang menginginkan sentuhan minimalis ala Scandinavian.
Namun, penting untuk menghindari motif kayu yang terlalu tebal atau gelap agar efek luas tetap terjaga.
4. Hindari Motif yang Terlalu Ramai
Baca Juga : 7 Hal Penting yang Harus Dicek Sebelum Menambah Lantai Rumah
Motif keramik yang ramai, penuh warna, atau memiliki pola besar bisa membuat ruangan kecil kehilangan keseimbangan visual.
Motif semacam ini biasanya cocok untuk area luas seperti lobby, ruang publik, atau bangunan besar.
Di rumah kecil, motif ramai justru menyita perhatian terlalu banyak dan membuat ruangan terasa sumpek.
Sebaiknya pilih motif lembut, warna solid, atau pola samar yang tidak mencuri fokus, sehingga ruangan tetap terlihat tenang dan nyaman dipandang.
5. Gunakan Pola Pemasangan yang Tepat
Selain warna dan motif, teknik pemasangan lantai juga dapat menciptakan ilusi ruang yang berbeda.
Pemasangan keramik secara diagonal mampu memperluas pandangan mata sehingga ruangan terlihat lebih dinamis.
Sementara itu, pola pemasangan horizontal memanjang bisa membuat ruang sempit tampak lebih panjang.
Untuk lantai motif kayu, pemasangan searah panjang ruangan membantu menambah visual kedalaman, membuat ruangan terasa lebih lebar daripada ukuran aslinya.
6. Serasikan Lantai dengan Warna Dinding
Keselarasan antara lantai dan dinding akan menciptakan efek ruang yang lebih menyatu.
Hindari perpaduan warna yang kontras secara ekstrem karena akan memecah visual ruangan menjadi beberapa bagian sehingga tampak sempit.
Gunakan warna-warna yang masih berada dalam satu tone, misalnya lantai krem dengan dinding putih atau abu muda.
Harmoni ini membantu menciptakan ruang yang lebih lapang, terang, dan tidak membuat mata cepat lelah.
Dengan memahami prinsip-prinsip ini, dapat menciptakan hunian kecil yang tetap nyaman, elegan, dan tentu saja tidak sumpek.
(Eno/TribunJualBeli.com)





Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!