zoom-in lihat foto Sebelum Investasi Apartemen, Kenali Dulu 4 Risiko yang Sering Terabaikan
Ilustrasi Apartemen (pexels.com)

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM – Investasi apartemen menjadi salah satu pilihan menarik bagi banyak orang yang ingin memperoleh pendapatan pasif melalui sewa atau keuntungan dari kenaikan nilai properti.

Lokasinya yang strategis, fasilitas lengkap, dan gaya hidup modern membuat apartemen semakin diminati, terutama di kawasan perkotaan besar.

Namun, di balik potensi keuntungan tersebut, ada sejumlah risiko yang kerap terabaikan oleh calon investor.

Memahami risiko sejak awal sangat penting agar keputusan investasi menjadi lebih matang dan tidak menimbulkan kerugian di masa mendatang.

Banyak orang tergiur dengan iming-iming return yang stabil tanpa memahami faktor-faktor yang dapat memengaruhi performa investasi.

Padahal, pasar apartemen memiliki dinamika tersendiri, mulai dari persaingan yang ketat, biaya perawatan tinggi, hingga perubahan tren hunian.

Tanpa analisis mendalam, investasi yang seharusnya menguntungkan bisa berubah menjadi beban keuangan.

Berikut empat risiko yang sering luput dari perhatian investor pemula:

Baca Juga : 4 Rahasia Sukses Mengelola Bisnis Apartemen di Era Modern

1. Tingkat Hunian Tidak Stabil di Beberapa Lokasi

Tingkat Hunian Tidak Stabil di Beberapa Lokasi
2 dari 4 halaman

Risiko pertama yang sering tidak disadari adalah fluktuasi tingkat hunian.

Tidak semua apartemen memiliki permintaan sewa yang tinggi, terutama jika lokasi tidak sepenuhnya strategis atau pembangunan di sekitar belum berkembang.

Beberapa kawasan juga mengalami kejenuhan pasar karena terlalu banyak proyek apartemen baru, sehingga kompetisi meningkat dan peluang unit untuk tersewa menjadi lebih kecil.

Jika unit tidak terisi dalam waktu lama, pemilik tetap harus menanggung seluruh biaya operasional seperti IPL, listrik, air, dan pajak meskipun tidak mendapat pemasukan.

2. Biaya Perawatan yang Cenderung Lebih Tinggi

Berbeda dengan rumah tapak, apartemen memiliki biaya perawatan atau service charge yang wajib dibayarkan setiap bulan.

Global Property
tjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blog
Dijual Apartemen Kedoya Elok 3 Bedroom, Fully Furnished - Jakarta Barat
Rp 2,850,000,000.00
dki-jakarta

Biaya ini digunakan untuk menjaga fasilitas gedung, keamanan, kebersihan, hingga utilitas umum.

Jika gedung memiliki fasilitas lengkap seperti kolam renang, gym, atau taman luas, biaya perawatannya bisa jauh lebih mahal.

Selain itu, renovasi kecil di dalam unit dapat membutuhkan anggaran yang tidak sedikit karena material dan sistem instalasi di apartemen sering kali berbeda dengan rumah biasa.

Banyak investor awalnya tidak memasukkan biaya ini dalam perhitungan keuntungan sehingga potensi profit terlihat lebih kecil dari harapan.

3 dari 4 halaman

Baca Juga : Hindari Penyesalan! 6 Tips Penting untuk Pembeli Apartemen Baru Pertama Kali

3. Potensi Penurunan Nilai karena Gedung Menua

Potensi Penurunan Nilai karena Gedung Menua

Salah satu tantangan terbesar dalam investasi apartemen adalah penurunan nilai seiring bertambahnya usia bangunan.

Gedung yang sudah berusia lebih dari 10 hingga 15 tahun biasanya mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan kualitas, baik dari sisi estetika maupun struktur.

Jika manajemen gedung tidak melakukan perawatan besar secara rutin, apartemen akan tampak usang dan kurang menarik bagi penyewa maupun pembeli.

Selain itu, munculnya proyek apartemen baru di area yang sama membuat unit lama semakin sulit bersaing, sehingga harga jual bisa menurun atau stagnan dalam waktu lama.

4. Aturan dan Kebijakan Pengelola yang Berpotensi Menyulitkan

Risiko lain yang sering tidak disadari adalah kebijakan pengelola apartemen yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Noval Basir
tjb blogtjb blogtjb blog
Dijual Apartemen, 2 Bedrooms, Furnished, Luas 33m2, Green Palace Apartemen, Tower Tulip - Jakarta Selatan
Rp 560,000,000.00
dki-jakarta

Beberapa gedung memiliki peraturan ketat terkait penyewaan unit, penggunaan fasilitas, atau renovasi interior.

Jika pengelolaan kurang profesional, pemilik unit bisa menghadapi kesulitan saat ingin menyewakan atau menjual unit.

4 dari 4 halaman

Selain itu, jika terjadi konflik antara penghuni dan pengelola, kenyamanan tinggal dan reputasi gedung bisa ikut terpengaruh, yang pada akhirnya menurunkan minat calon penyewa maupun pembeli.

Pengelolaan yang kurang transparan juga dapat mengakibatkan kenaikan biaya bulanan yang tidak terduga.

Dengan memahami setiap risiko dan menganalisis lokasi, fasilitas, serta manajemen gedung secara cermat, peluang memperoleh keuntungan yang optimal akan jauh lebih besar.

Investasi apartemen tetap bisa menguntungkan, asalkan dilakukan dengan strategi yang tepat dan pertimbangan menyeluruh.

(Eno/TribunJualBeli.com)

Selanjutnya