BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM- Pernah tidak anda memikirkan bahwa sebenarnya motor yang jarang dicuci, terutama setelah terkena air hujan, lumpur, atau debu tebal, akan mengalami penumpukan kotoran yang dapat merusak komponen secara perlahan dan berdampak buruk bagi kualitas motor yang akan digunakan.
Akibat motor yang terlalu kotor dapat menyebabkan kerusakan pada motor yaitu karat, kerusakan sistem suspensi, dan lain lain, Berikut adalah poin-poin penting penyebab kerusakan:
- Korosi dan Karat pada Komponen Logam
- Air Hujan Mengandung Zat Asam: Air hujan dan zat kimia jalanan lainnya bersifat korosif, yang artinya dapat memunculkan karat pada kendaraan anda dan jika dibiarkan mengering tanpa dicuci, residu asam ini akan mempercepat proses oksidasi dan menyebabkan karat pada bagian logam seperti rangka, knalpot, baut, pelek, dan terutama rantai dan gir.
- Dampak: Karat pada rantai dan gir menyebabkan komponen cepat aus, molor, dan menimbulkan suara berisik. Karat pada baut bisa membuatnya sulit dibuka saat servis, karat pada rangka melemahkan struktur motor.
2. Kerusakan Komponen Bergerak
- Rantai dan Gir:
Kotoran (pasir, debu, lumpur) yang menempel pada rantai akan bercampur dengan pelumas, Campuran ini menjadi seperti ampelas yang kasar, meningkatkan gesekan dan keausan pada rantai dan gir secara drastis, sehingga usia pakainya menjadi lebih pendek. - Suspensi (Shockbreaker): Kotoran yang menumpuk pada as shockbreaker (batang peredam kejut) bisa menyebabkan goresan (baret) saat shock bekerja naik-turun. Goresan ini merusak seal oli, yang pada akhirnya menyebabkan oli shock bocor, membuat suspensi menjadi keras dan fungsinya berkurang.
- Bearing/Laher Roda: Kotoran dan air dapat menyusup ke celah seal laher, merusak pelumas di dalamnya. Laher yang rusak akan membuat roda berputar tidak optimal, menimbulkan suara bising, dan membuat pengendalian motor terganggu.
3. Penurunan Performa Mesin dan Overheat
- Sirip Pendingin Mesin: Pada motor berpendingin udara, tumpukan kotoran, debu, dan lumpur pada sirip pendingin (terutama di blok mesin) bertindak sebagai isolator, Ini dapatmenghambat pelepasan panas dari mesin ke udara.
- Dampak: dampak dari peristiwa tersebut adalah mesin akan bekerja pada suhu yang lebih tinggi (overheat), yang memaksa mesin bekerja lebih berat, mengurangi efisiensi (membuat boros BBM), dan menyebabkan kerusakan komponen internal mesin pada jangka panjang.
4. Kerusakan Estetika dan Bodi Motor
- Jamur dan Noda Air: ketika motor terdapat jamur atau noda air pada kotoran, terutama bercak air hujan yang mengering, akan meninggalkan noda (disebut water spot) jika dibiarkan, noda ini bisa menjadi jamur pada body motor dan Jamur tidak hanya membuat motor terlihat kusam tetapi juga dapat merusak lapisan pernis atau cat.
- Cat Kusam: Motor yang sering diparkir di luar ruangan atau terkena paparan sinar matahari dalam jangka lama yang bertahun-tahun dan terdapat motoran dan debu yang menempel lama, ditambah paparan sinar matahari, mempercepat pemudaran warna cat body motor / mobil .
Kesimpulannya: Motor yang jarang dicuci tidak hanya terlihat buruk, tetapi penumpukan kotoran dan kelembaban menciptakan lingkungan yang mempercepat korosi (karat) dan meningkatkan gesekan/keausan dini pada komponen-komponen vital yang bergerak, dan dapat menurunkan performa kualitas pada motor, dan membuat tidak nyaman saat dikendarai, jadi anda harus rutin dalam membersihkan dan mencuci motor. (*)
(nindya/tribunjualbeli)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!