zoom-in lihat foto Jalan Licin dan Hujan Deras saat Berkendara Motor? Hindari Kebiasaan Pakai Rem Depan, Ini 3 Alasannya
Ilustrasi Berkendara Motor saat Hujan (pexels.com)

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Saat musim hujan tiba, berkendara dengan motor membutuhkan kewaspadaan ekstra.

Jalanan yang licin, genangan air, hingga visibilitas yang menurun menjadi tantangan tersendiri bagi para pengendara.

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah terlalu sering menggunakan rem depan, terutama ketika kondisi jalan sedang basah.

Padahal, kebiasaan ini bisa sangat berbahaya dan berisiko membuat motor tergelincir.

Menguasai teknik pengereman yang benar di jalan licin adalah hal penting yang wajib diketahui setiap pengendara motor:

Baca Juga : 6 Tips Berkendara Motor Saat Musim Hujan

1. Traksi Ban Depan Mudah Hilang di Jalan Basah

Sepeda Motor Bekas
tjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blog
 
 
Motor Honda Vario 125cc Tahun 2014 Bekas - Jakarta Timur
Rp 6,900,000.00
dki-jakarta

Ban depan adalah komponen utama yang menentukan arah dan kestabilan motor.

Saat permukaan jalan kering, traksi atau daya cengkeram ban terhadap aspal bekerja maksimal.

Namun, ketika hujan turun, lapisan air di permukaan jalan mengurangi daya cengkeram ban secara signifikan.

2 dari 4 halaman

Jika pengendara menekan rem depan terlalu keras, traksi bisa langsung hilang dan menyebabkan ban mengunci.

Akibatnya, roda depan tergelincir dan motor kehilangan keseimbangan dalam sekejap. Kondisi seperti ini sangat berisiko, terutama di tikungan atau jalan menurun.

Untuk mencegah hal ini, sebaiknya rem depan digunakan dengan lembut dan bertahap.

Kombinasikan dengan rem belakang agar gaya pengereman lebih seimbang.

Jika motor dilengkapi sistem ABS (Anti-lock Braking System), itu akan sangat membantu karena teknologi ini mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak.

Namun, bukan berarti pengendara bisa menekan rem sesuka hati.

Kontrol dan rasa terhadap kondisi jalan tetap menjadi faktor utama agar motor tetap stabil.

2. Beban Berat Motor Berpindah ke Depan

Beban Berat Motor Berpindah ke Depan

Setiap kali tuas rem depan ditekan, beban motor otomatis berpindah ke roda depan.

Dalam kondisi jalan kering, hal ini masih aman karena ban memiliki cukup traksi untuk menahan tekanan tambahan tersebut.

3 dari 4 halaman

Namun di jalan licin, perpindahan beban ke depan justru memperbesar risiko tergelincir.

Ban depan bisa kehilangan daya cengkeram dan membuat motor meluncur tak terkendali.

Kondisi ini biasanya terasa saat motor direm mendadak di jalan basah, bagian depan langsung terasa ngunci dan motor terdorong ke depan.

Jika pengendara tidak siap menyeimbangkan tubuh, motor bisa langsung rebah ke samping.

Karena itu, saat hujan, pengereman harus dilakukan secara bertahap dan dengan tekanan yang lebih lembut.

Gunakan rem belakang lebih dominan untuk membantu menstabilkan laju motor.

Selain itu, jaga jarak aman dari kendaraan di depan agar tidak perlu melakukan pengereman mendadak.

Semakin basah permukaan jalan, semakin panjang jarak yang dibutuhkan motor untuk berhenti sepenuhnya.

Dengan menjaga jarak dan membaca situasi lalu lintas, kamu bisa melakukan pengereman lebih tenang tanpa perlu panik.

Baca Juga : 4 Cara Ampuh Merawat Komponen Motor agar Tidak Mudah Berkarat di Musim Hujan

4 dari 4 halaman

3. Risiko Slip Meningkat Saat Kecepatan Tinggi

JUAL MOTOR TRAIL
tjb blogtjb blogtjb blog
 
 
Motor Kawasaki KLX Tahun 2009 Bekas Warna Hitam - Balikpapan
Rp 12,000,000.00
kalimantan-timur

Salah satu bahaya besar saat berkendara di tengah hujan adalah aquaplaning, yaitu kondisi ketika ban kehilangan kontak dengan aspal karena terhalang lapisan air.

Saat hal ini terjadi, ban tidak bisa mencengkeram dengan baik dan motor menjadi sulit dikendalikan.

Jika pada saat itu pengendara menekan rem depan secara mendadak, risiko slip meningkat drastis.

Motor bisa oleng, tergelincir, bahkan terjatuh sebelum sempat dikendalikan.

Untuk menghindarinya, sebaiknya kurangi kecepatan sejak awal ketika hujan mulai turun.

Hindari genangan air yang dalam karena bisa menutupi lubang jalan atau mengganggu kestabilan motor.

Gunakan rem belakang secara perlahan dan manfaatkan engine brake yaitu memperlambat laju motor dengan menurunkan gigi, agar pengereman terasa lebih halus dan aman.

Teknik ini sangat efektif menjaga kontrol tanpa mengandalkan rem depan sepenuhnya.

Dengan memahami alasan di balik bahaya penggunaan rem depan saat hujan, kamu bisa berkendara lebih aman, nyaman, dan terhindar dari risiko kecelakaan di jalan basah.

Keselamatan tetap nomor satu, jadi jangan biarkan kebiasaan kecil membuatmu celaka di jalan.

(Eno/TribunJualBeli.com)

Selanjutnya