BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Bagi sebagian pemilik motor, standar mungkin dianggap sepele dan jarang diperhatikan.
Padahal, komponen kecil ini memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan motor ketika diparkir atau saat melakukan perawatan ringan seperti mencuci motor atau mengecek rantai.
Jika dibiarkan tanpa perawatan, standar bisa berkarat, seret, bahkan patah sewaktu digunakan, yang tentu berisiko membuat motor jatuh dan menimbulkan kerusakan.
Agar hal itu tidak terjadi, berikut tiga cara mudah yang bisa kamu lakukan untuk menjaga standar motor tetap awet dan berfungsi dengan baik:
Baca Juga : Mengenal 5 Fungsi Standar Tengah, Lebih dari Sekadar Penyangga Motor
1. Bersihkan Rutin dari Lumpur dan Kotoran Jalan
Setiap kali berkendara, terutama di musim hujan, bagian bawah motor biasanya terkena cipratan air, lumpur, dan debu jalanan.
Kotoran ini bisa menempel di bagian engsel dan pegas standar.
Jika tidak segera dibersihkan, karat akan muncul dan membuat pergerakan standar terasa berat.
Gunakan lap lembut yang sedikit dibasahi air sabun untuk mengelap bagian standar, terutama di sela-sela engselnya.
Setelah itu, keringkan hingga benar-benar bersih.
Bila sudah terlanjur berkarat, gunakan cairan pembersih logam atau amplas halus untuk menghilangkan noda karatnya.
2. Oleskan Pelumas Secara Berkala
Engsel standar motor bekerja dengan cara bergesekan setiap kali kamu menurunkan atau menaikkannya.
Tanpa pelumasan yang baik, gesekan ini akan menimbulkan suara berdecit dan membuat logam cepat aus.
Gunakan pelumas khusus rantai motor, oli bekas bersih, atau grease ringan untuk melapisi bagian engsel dan pegas.
Sebaiknya lakukan pelumasan seminggu sekali atau setelah mencuci motor.
Hindari menyemprotkan pelumas secara berlebihan agar tidak menetes ke ban atau rem, karena bisa membuatnya licin dan berbahaya.
Baca Juga : Tak Punya Garasi? Ini 5 Cara Merawat Motor agar Tetap Awet Meski Diparkir di Luar Rumah
3. Periksa Kondisi Baut dan Pegas Standar
Kendur atau melemahnya pegas merupakan masalah umum yang sering terjadi.
Bila pegas kehilangan daya tariknya, standar bisa turun sendiri saat motor melaju, hal yang jelas membahayakan pengendara.
Selain itu, baut pengikat yang kendor juga dapat membuat standar miring dan tidak kokoh.
Periksa secara rutin kekencangan baut menggunakan kunci pas.
Jika ada yang longgar, segera kencangkan.
Sementara itu, pastikan pegas masih kuat menahan posisi standar.
Bila sudah mulai lemah, karatan, atau berkarat parah, sebaiknya segera ganti dengan yang baru.
Jadi, mulai sekarang, jangan cuma fokus pada mesin dan bodi, karena standar motor yang sehat juga berperan besar dalam kenyamanan dan keamanan berkendara.
(Eno/TribunJualBeli.com)









Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!