BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Bagi para pengguna sepeda motor, mesin yang tiba-tiba tidak mau hidup tentu menjadi pengalaman yang menyebalkan.
Salah satu penyebab utama kondisi ini adalah tidak adanya pengapian.
Sistem pengapian pada motor berfungsi menghasilkan percikan api di busi agar campuran bahan bakar dan udara dapat terbakar di ruang bakar.
Jika percikan api tidak muncul, otomatis motor tidak akan menyala meski bensin dan kompresi dalam kondisi baik.
Masalah pengapian ini bisa disebabkan oleh hal-hal sederhana seperti busi yang rusak, sampai kerusakan pada komponen kelistrikan yang lebih rumit.
Supaya tidak bingung, berikut lima tips perbaikan motor yang tidak ada pengapian agar motor bisa kembali normal:
Baca Juga : 6 Masalah Umum yang Jadi Penyebab Pengapian Motor Hilang
1. Periksa Kondisi Busi dengan Teliti
Busi adalah komponen yang paling sering menjadi biang masalah saat pengapian hilang.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa kondisi busi.
Lepas busi dari kepala silinder.
Tempelkan busi ke blok mesin, kemudian coba starter motor atau gunakan kick starter.
Amati apakah ada percikan api di ujung elektroda busi.
Jika tidak ada percikan, kemungkinan busi sudah rusak, kotor, atau basah oli.
Bersihkan dengan sikat kawat bila hanya kotor, atau ganti dengan busi baru jika sudah aus.
Busi yang sehat biasanya menghasilkan percikan api berwarna biru terang, bukan merah atau kuning yang lemah.
2. Periksa Kabel Busi dan Jalur Kelistrikan
Kadang, busi masih bagus tetapi tidak bisa memercikkan api karena masalah ada di jalur kelistrikan.
Perhatikan kondisi kabel busi, apakah longgar, terkelupas, atau bahkan putus.
Pastikan juga soket-soket penghubung menuju CDI atau koil tidak ada yang kendor.
Kabel yang rusak akan menghambat arus listrik, sehingga percikan api tidak sampai ke busi.
Jika ditemukan kerusakan, segera lakukan penyambungan atau ganti kabel baru.
3. Cek Koil Pengapian
Baca Juga : 4 Keuntungan Mengubah Sistem Kelistrikan Motor dari AC ke DC
Koil atau ignition coil berperan mengubah arus listrik dari aki menjadi tegangan tinggi sebelum dikirim ke busi.
Jika koil rusak, meskipun busi bagus, percikan api tetap tidak akan muncul.
Cara mengeceknya bisa menggunakan multitester untuk memastikan koil masih bisa menghantarkan arus listrik dengan normal.
Bila hasilnya tidak sesuai spesifikasi, maka koil harus diganti dengan yang baru.
4. Perhatikan CDI atau ECU Motor
Pada motor karburator, sistem pengapian dikendalikan oleh CDI (Capacitor Discharge Ignition).
Sedangkan pada motor injeksi, biasanya sudah digantikan oleh ECU (Electronic Control Unit).
Kerusakan pada kedua komponen ini bisa menyebabkan motor sama sekali tidak ada pengapian.
Untuk mengeceknya, biasanya teknisi akan mencoba mengganti CDI/ECU dengan unit lain yang masih normal.
Jika motor kembali bisa menyala setelah diganti, maka kerusakan memang berasal dari komponen tersebut.
Karena sifatnya vital, penggantian CDI/ECU sebaiknya menggunakan produk asli agar lebih awet dan sesuai dengan spesifikasi motor.
5. Cek Kunci Kontak, Saklar, dan Sekring
Jangan lupa, penyebab hilangnya pengapian juga bisa datang dari hal-hal yang terlihat sepele.
Kunci kontak yang aus atau saklar engine cut off (jika ada) bisa menghambat arus listrik menuju CDI/ECU.
Periksa juga kondisi sekring, karena jika sekring putus, arus listrik dari aki tidak akan sampai ke sistem pengapian.
Komponen-komponen sederhana ini sering diabaikan, padahal bisa menjadi sumber masalah yang membuat motor tidak bisa menyala.
Jika semua langkah sudah dilakukan tetapi motor tetap tidak menyala, sebaiknya segera bawa ke bengkel terpercaya agar diperiksa oleh mekanik yang berpengalaman.
(Eno/TribunJualBeli.com)










Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!