zoom-in lihat foto 5 Cara Aman Melintasi Turunan Tajam dengan Motor Matic
Ilustrasi motor matic melewati turunan curam dan tajam. (yamaha-motor.co.id)

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Melintasi turunan tajam saat berkendara menggunakan motor matic sering kali menjadi tantangan, terutama bagi pengendara pemula.

Tidak sedikit yang panik dan hanya mengandalkan rem tangan secara terus-menerus.

Padahal, kebiasaan ini justru dapat membahayakan.

Motor matic memang tidak memiliki gigi seperti motor manual untuk menahan laju motor, sehingga membutuhkan teknik khusus agar tetap aman dan stabil.

Turunan tajam memaksa motor bergerak lebih cepat karena gaya gravitasi, sehingga memerlukan pengendalian yang tepat agar tidak kehilangan kendali.

Deni
tjb blogtjb blogtjb blog
Dijual Motor Bekas, Honda Vario 150 Old Esp ISS, Plat AD, Surat Komplit - Klaten
Rp 7,700,000.00
jawa-tengah

Kesalahan dalam teknik melintasi turunan dapat menyebabkan rem panas, ban tergelincir, atau bahkan kecelakaan.

Oleh sebab itu, penting untuk memahami langkah-langkah yang benar saat melewati jalan menurun dengan motor matic.

Berikut beberapa cara yang aman melintasi turunan tajam dengan motor matic.

1. Kurangi Kecepatan Sebelum Turunan

Ilustrasi mengurangi kecepatan. (gridoto.com)
Ilustrasi mengurangi kecepatan motor matic sebelum memasuki turunan tajam. (gridoto.com)

2 dari 4 halaman

Sebelum memasuki turunan tajam, kurangi kecepatan motor secara perlahan.

Jangan tunggu hingga sudah berada di turunan, karena motor akan sulit dikendalikan saat kecepatannya sudah terlalu tinggi.

Turunkan gas terlebih dahulu dan kendalikan laju motor dengan halus.

Persiapan ini membantu menjaga motor tetap stabil saat mulai menurun.

2. Gunakan Rem Depan dan Belakang Secara Seimbang

Ilusrasi menarik tuas rem depan pada motor matic. (gridoto.com)
Ilusrasi menarik tuas rem depan pada motor matic. (gridoto.com)

Ketika melewati jalanan yang menurun, usahakan menggunakan kedua rem.

Hindari hanya menggunakan salah satu rem, karena hal ini bisa menyebabkan selip atau motor sulit dikendalikan.

Tekan rem depan dan belakang secara bergantian dengan tekanan lembut agar motor tetap melambat tanpa penguncian roda.

Penggunaan rem yang seimbang dapat menjaga kestabilan dan mencegah ban tergelincir.

3 dari 4 halaman

BACA JUGA: Jangan Anggap Remeh, Ini 3 Dampak Buruk Telat Ganti Kampas Rem Motor

3. Jangan Menarik Tuas Rem Terus-Menerus

Ilustrasi rem motor yang mengalami overheat. (gridoto.com)
Ilustrasi rem motor yang mengalami overheat. (gridoto.com)

Menarik rem secara terus-menerus di turunan dapat menyebabkan rem cepat panas (overheat), sehingga daya cengkeram rem berkurang.

Lebih baik gunakan teknik pengereman secara berkala atau pulsing.

Teknik pulsing adalah teknik menekan dan melepas rem berulang kali untuk menjaga suhu rem tetap stabil.

Teknik ini membuat rem tetap dingin dan responsif sepanjang jalan.

BACA JUGA: 7 Teknik Mengerem Motor Matik yang Benar saat Jalan Turun

4. Pertahankan Posisi Tubuh dan Pandangan

Ilustrasi posisi badan condong ke belakang saat melewati turunan. (hondaistimewa.com)
Ilustrasi posisi badan condong ke belakang saat melewati turunan. (hondaistimewa.com)

4 dari 4 halaman

Saat turun, condongkan badan sedikit ke belakang untuk membantu menahan beban motor.

Tetap arahkan pandangan jauh ke depan untuk membaca kondisi jalan, bukan hanya melihat roda depan.

Perhatikan juga kendaraan di depan dan kondisi jalan seperti pasir atau kerikil.

Posisi tubuh yang benar membantu menjaga keseimbangan saat motor melaju menurun.

Deni
tjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blog
Motor Honda Scoopy Stylish Esp Iss Tahun 2019 Akhir - Sukoharjo
Rp 12,700,000.00
jawa-tengah

5. Hindari Mengegas di Tengah Turunan

Ilustrasi mengegas di tengah turunan. (kompas.com)
Ilustrasi menambah kecepatan motor matic di tengah turunan. (kompas.com)

Jangan tergoda untuk menarik gas meskipun turunan terasa lambat.

Menambah kecepatan di turunan tajam membuat motor sulit dikendalikan, terutama jika ada belokan mendadak.

Lebih baik tetap gunakan kecepatan rendah hingga turunan selesai.

Mengutamakan kontrol lebih penting daripada kecepatan.

Melintasi turunan tajam dengan motor matic memang memerlukan teknik khusus, karena motor matic tidak memiliki engine brake seperti motor manual.

Ingat, selalu utamakan keselamatan daripada terburu-buru sampai tujuan. (*)

(Ilham/Tribunjualbeli.com)

Selanjutnya