zoom-in lihat foto 6 Tips Aman Antar Jemput Anak Sekolah dengan Sepeda Motor
Ilustrasi Antar Jemput Anak Sekolah dengan Sepeda Motor (Kompas.com)

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Mengantar dan menjemput anak ke sekolah adalah bagian dari rutinitas harian banyak orang tua.

Bagi yang tinggal di kota besar maupun daerah, sepeda motor sering menjadi pilihan utama karena dinilai praktis, hemat bahan bakar, dan lebih lincah untuk menghindari kemacetan.

Namun, di balik kepraktisannya, penggunaan sepeda motor juga memiliki risiko keselamatan yang perlu diperhatikan, terutama saat membonceng anak.

Anak-anak, karena posturnya yang masih kecil dan refleks yang belum matang, memiliki kerentanan lebih tinggi saat dibonceng.

Maka dari itu, penting bagi setiap orang tua untuk memahami dan menerapkan langkah-langkah keselamatan dalam aktivitas antar jemput.

Berikut ini enam tips penting yang dapat diterapkan untuk memastikan anak tetap aman saat bepergian dengan sepeda motor.

Baca Juga : Tips Wajib untuk Orang Tua, Perhatikan 8 Hal Ini Saat Bonceng Anak Naik Motor

1. Gunakan Helm yang Sesuai dan Berstandar SNI

Gunakan Helm yang Sesuai dan Berstandar SNI
Gunakan Helm yang Sesuai dan Berstandar SNI

Helm bukan sekadar pelengkap, melainkan perlengkapan utama yang harus selalu digunakan baik oleh pengendara maupun anak yang dibonceng.

Pastikan helm yang digunakan memiliki standar SNI dan masih dalam kondisi baik, tidak retak, busa bagian dalam masih empuk, dan pengait masih berfungsi sempurna.

2 dari 4 halaman

Untuk anak-anak, pilih helm yang sesuai dengan ukuran kepala mereka.

Helm yang terlalu besar atau terlalu kecil tidak akan memberikan perlindungan optimal.

Helm anak sebaiknya ringan, nyaman, dan memiliki pelindung dagu agar kepala terlindungi maksimal jika terjadi benturan.

Biasakan anak memakai helm sejak dini, meskipun jarak sekolah dekat.

2. Kenakan Jaket dan Pakaian Pelindung yang Tepat

Perlengkapan lainnya yang tak kalah penting adalah jaket atau pakaian pelindung.

Nisa
tjb blogtjb blogtjb blogtjb blog
Dijual Motor Honda Vario 150, Tahun 2019, Bekas, Surat Lengkap, Pajak Hidup - Kebumen
Rp 15,000,000.00
jawa-tengah

Jaket berfungsi melindungi tubuh dari terpaan angin, debu, panas matahari, dan risiko lecet jika terjatuh.

Untuk anak-anak, sebaiknya kenakan pakaian panjang dan sepatu tertutup agar bagian tubuh tidak terpapar langsung ke bagian motor yang panas seperti knalpot.

Perhatikan juga kenyamanan anak.

Pilih jaket yang tidak terlalu tebal namun tetap mampu memberikan perlindungan.

3 dari 4 halaman

Bila cuaca sedang hujan, sediakan jas hujan anak yang ringan dan tidak mengganggu pergerakan saat dibonceng.

3. Pastikan Anak Duduk dengan Posisi Aman dan Stabil

Pastikan Anak Duduk dengan Posisi Aman dan Stabil
Pastikan Anak Duduk dengan Posisi Aman dan Stabil

Posisi duduk anak sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan keselamatan selama perjalanan.

Anak sebaiknya duduk di belakang dan berpegangan pada tubuh pengendara atau pegangan motor.

Hindari membiarkan anak berdiri di bagian depan motor karena ini sangat berbahaya dan dapat mengganggu kendali motor.

Jika anak masih terlalu kecil dan belum kuat duduk sendiri, pertimbangkan menggunakan sabuk pengaman khusus untuk boncengan motor.

Sabuk ini berfungsi sebagai pengikat antara pengendara dan anak, mencegah anak jatuh ke belakang jika pengendara tiba-tiba berhenti atau berbelok.

4. Periksa Kondisi Motor Secara Rutin

Baca Juga : 5 Tips Aman Berboncengan Sepeda Motor Agar Tetap Nyaman dan Selamat

Sepeda motor harus dalam kondisi prima setiap kali digunakan untuk keperluan antar jemput.

4 dari 4 halaman

Periksa bagian-bagian penting seperti rem depan dan belakang, tekanan angin ban, lampu depan dan belakang, serta fungsi klakson.

Jangan lupa untuk memeriksa oli dan kondisi rantai secara berkala.

Kaca spion juga harus bersih dan terpasang dengan benar agar bisa memberikan visibilitas yang cukup.

Motor yang terawat bukan hanya membuat perjalanan lebih nyaman, tetapi juga meminimalkan risiko kerusakan mendadak di jalan yang dapat membahayakan anak.

5. Kendarai Motor dengan Pelan dan Stabil

Kendarai Motor dengan Pelan dan Stabil
Kendarai Motor dengan Pelan dan Stabil

Saat membonceng anak, cara berkendara perlu disesuaikan.

Usahakan untuk menjaga kecepatan rendah hingga sedang, hindari menyalip secara tiba-tiba, dan jangan melakukan manuver agresif.

Jalanan sering kali tidak bisa diprediksi, ada lubang, pengendara lain yang tidak disiplin, atau pejalan kaki yang menyeberang mendadak.

Dengan kecepatan yang terkendali, pengendara punya waktu bereaksi lebih lama jika terjadi sesuatu di jalan.

Ini memberikan keamanan ekstra bagi anak yang dibonceng, sekaligus memberi rasa tenang selama perjalanan.

6. Pilih Rute Aman dan Minim Gangguan Lalu Lintas

Memilih rute antar jemput juga tidak kalah penting.

Nisa
tjb blogtjb blogtjb blog
Dijual Motor Yamaha Vixion, Tahun 2012, Bekas Mulus, Tangan Pertama, Warna Putih - Madiun
Rp 8,000,000.00
jawa-timur

Pilih jalur yang lebih aman meskipun mungkin sedikit lebih jauh.

Hindari jalan-jalan yang sempit dan rusak, tanjakan curam, atau perempatan yang padat kendaraan.

Jika memungkinkan, pilih jalan yang memiliki trotoar dan penyeberangan sekolah agar lebih tertib.

Mengenali waktu-waktu lalu lintas padat juga bisa membantu menentukan waktu berangkat agar perjalanan tidak terburu-buru.

Selain itu, ajarkan anak tentang keselamatan di jalan: menunggu di tempat aman saat dijemput, tidak lari-lari ke arah motor, serta pentingnya menggunakan helm dan sabuk pengaman setiap kali naik motor.

Membiasakan anak menggunakan perlengkapan keselamatan sejak dini juga akan menanamkan nilai disiplin dan kepedulian terhadap keselamatan diri.

Aktivitas antar jemput pun tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga momen membangun kebersamaan dan rasa tanggung jawab bersama.

(Eno/TribunJualBeli.com)

Selanjutnya