BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Merawat sepeda motor tidak hanya terbatas pada servis rutin atau penggantian oli, tetapi juga meliputi perawatan kebersihan dan penampilan.
Salah satu alat sederhana namun sangat penting dalam hal ini adalah kain lap.
Meskipun terlihat sepele, pemilihan kain lap yang tepat dapat mencegah kerusakan pada permukaan motor, seperti goresan halus pada cat atau noda membandel yang sulit dibersihkan.
Setiap bagian sepeda motor memiliki karakteristik bahan dan tingkat sensitifitas yang berbeda, sehingga jenis kain yang digunakan pun sebaiknya disesuaikan.
Berikut ini adalah empat jenis kain lap yang paling cocok digunakan untuk berbagai bagian motor, berdasarkan fungsinya:
Baca Juga : 6 Efek Buruk Malas Mencuci Motor yang Sering Diabaikan
1. Kain Mikrofiber, Untuk Bagian Body dan Panel Plastik
Kain mikrofiber merupakan jenis kain yang sangat dianjurkan untuk membersihkan bagian luar sepeda motor seperti body, tangki bensin, spakbor, serta panel-panel plastik.
Terbuat dari campuran serat sintetis berukuran mikroskopis, kain ini mampu mengangkat debu, kotoran, dan minyak ringan tanpa meninggalkan goresan atau serat.
Mikrofiber juga dikenal memiliki daya serap tinggi terhadap air, sehingga sangat efisien digunakan baik dalam proses mencuci maupun mengeringkan permukaan motor.
Selain itu, kelembutan kain ini membuatnya aman untuk permukaan cat motor yang umumnya sensitif terhadap gesekan kasar.
2. Kain Katun Bekas, Untuk Bagian Mesin dan Rangka
Bagian mesin dan rangka sepeda motor sering kali terkena oli, debu pekat, atau lumpur yang memerlukan lap dengan daya serap dan ketahanan yang tinggi.
Untuk itu, kain katun bekas seperti potongan kaos lama bisa menjadi pilihan praktis dan ekonomis.
Kain jenis ini cukup kasar untuk membantu mengangkat kotoran membandel, tetapi masih aman digunakan jika tidak digosok terlalu keras.
Karena harganya yang murah dan mudah didapat, kain katun bekas juga cocok digunakan untuk bagian-bagian yang kotor parah dan dapat dibuang setelah digunakan.
Ini membantu menjaga kebersihan tanpa merusak kain lap utama yang digunakan di bagian lain motor.
Baca Juga : 5 Cairan Pengkilap Bodi Motor yang Bikin Tampilan Makin Glowing!
3. Kanebo, Untuk Pengeringan
Kanebo adalah kain sintetis berbahan Polyvinyl Alcohol (PVA) yang sudah lama populer di kalangan pengguna kendaraan bermotor.
Kain ini dirancang khusus untuk menyerap air dalam jumlah besar dan cocok digunakan setelah mencuci motor.
Permukaannya yang lembut dan kenyal membuatnya mudah dijalankan di atas permukaan datar seperti tangki, kaca spion, atau bodi motor tanpa meninggalkan goresan.
Selain itu, kain Kanebo juga tidak meninggalkan bercak air atau watermark yang biasanya timbul jika motor tidak dikeringkan dengan benar.
Perawatannya pun mudah, cukup dibilas setelah digunakan dan disimpan dalam kondisi lembap agar tetap lentur.
4. Kain Flanel, Untuk Finishing dan Polishing
Kain flanel memiliki tekstur lembut dan halus yang sangat ideal digunakan dalam tahap finishing atau saat melakukan polishing.
Setelah motor dicuci dan dikeringkan, penggunaan kain flanel akan membantu mengangkat sisa debu halus serta meratakan cairan pengilap (polish) atau wax yang telah diaplikasikan pada permukaan cat.
Hasilnya, permukaan body motor akan tampak lebih berkilau dan terlindungi.
Karena sifatnya yang tidak abrasif, flanel sangat cocok untuk sentuhan akhir pada motor tanpa risiko menggores permukaan cat atau lapisan pelindung.
Mulailah memilih jenis kain yang tepat agar proses membersihkan motor lebih efektif, efisien, dan hasilnya maksimal.
(Eno/TribunJualBeli.com)







Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!