BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Menghabiskan waktu di pantai memang menyenangkan.
Pemandangan laut, angin sejuk, dan suasana santai jadi magnet tersendiri bagi para pecinta wisata alam.
Tak sedikit juga yang memilih touring ke daerah pesisir menggunakan sepeda motor.
Tapi tahukah kamu? Lingkungan pantai bisa membawa risiko serius bagi motor kesayanganmu.
Udara pantai mengandung kadar garam yang tinggi dan cenderung lembap.
Jika tidak berhati-hati, motor bisa cepat berkarat, komponen kelistrikan rusak, atau bahkan mengalami gangguan pada sistem pengereman.
Untuk itu, penting sekali mengetahui cara menjaga motor agar tetap awet meski sering dipakai ke daerah pantai.
Yuk, simak tips berikut:
Baca Juga : 7 Tips Berkendara Motor Sport dengan Nyaman dan Aman
1. Hindari Parkir Terlalu Dekat dengan Laut
Salah satu kesalahan umum saat ke pantai adalah memarkir motor terlalu dekat dengan bibir pantai.
Selain berisiko terkena cipratan air laut, uap garam dari ombak bisa menempel pada komponen logam motor.
Parkir di tempat yang lebih tinggi dan jauh dari semprotan ombak atau pasir beterbangan.
2. Cuci Motor Segera Setelah dari Pantai
Jangan menunda untuk mencuci motor setelah pulang dari daerah pantai.
Air laut mengandung garam yang bisa menyebabkan karat pada rangka, pelek, knalpot, hingga bagian bawah mesin.
Gunakan air tawar untuk membilas seluruh bagian motor, lalu keringkan dengan kain bersih dan halus.
Jika memungkinkan, semprot bagian bawah motor dengan air bertekanan agar sisa garam benar-benar hilang.
3. Gunakan Pelumas atau Anti-Karat
Baca Juga : 5 Tips Ampuh Mengontrol Emosi Saat Berkendara Motor di Jalan Raya
Setelah motor bersih dan kering, oleskan pelumas tambahan atau cairan anti-karat pada bagian logam seperti rantai, baut, tuas, dan bagian bawah motor.
Ini penting untuk membentuk lapisan pelindung agar tidak cepat berkarat.
Gunakan pelumas khusus rantai dan semprot anti-karat di area yang rawan terkena air laut atau pasir.
4. Periksa dan Bersihkan Filter Udara
Saat berkendara di area berpasir, debu halus dan butiran pasir bisa masuk ke dalam filter udara.
Jika dibiarkan, sirkulasi udara ke mesin akan terganggu dan bisa menyebabkan performa motor menurun.
Bersihkan atau ganti filter udara secara berkala, apalagi setelah pulang dari pantai atau daerah berdebu.
5. Periksa Sistem Kelistrikan dan Kabel
Udara lembap bercampur garam dapat mengganggu sistem kelistrikan motor.
Kabel yang terbuka atau sambungan longgar bisa menjadi penyebab korsleting.
Cek kondisi kabel dan soket, pastikan tidak ada karat atau kelembapan yang menumpuk.
Bila perlu, gunakan grease pelindung pada bagian konektor.
6. Rawat Rantai Motor dengan Benar
Rantai adalah salah satu komponen paling rentan terhadap karat.
Pasir dan air laut yang menempel bisa membuat rantai cepat aus atau bahkan putus jika tidak dibersihkan.
Bersihkan rantai dengan cairan khusus degreaser, keringkan, lalu olesi pelumas rantai yang sesuai.
7. Gunakan Cover Motor Saat Parkir
Jika kamu harus parkir motor di area terbuka dekat pantai untuk waktu lama, gunakan cover motor berbahan anti-air dan tahan UV.
Ini membantu mencegah langsungnya paparan sinar matahari, uap garam, dan pasir yang bisa merusak cat dan komponen motor.
Berlibur ke pantai memang menyenangkan, tapi jangan sampai motor kesayangan jadi korban cuaca dan lingkungan ekstrem
(Eno/TribunJualBeli.com)












Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!