BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Bagi banyak pengendara motor, menggunakan ban tubeless pada motor adalah pilihan yang lebih praktis dan aman, terutama untuk menghindari kebocoran yang bisa terjadi pada ban dalam.
Namun, pada beberapa jenis motor, terutama motor dengan pelek jari-jari, ban yang digunakan masih tipe tube (ban dalam).
Meskipun begitu, kamu masih bisa mengubah pelek jari-jari motor menjadi tubeless dengan beberapa langkah berikut.
Berikut adalah tips untuk bikin pelek jari-jari motor menjadi tubeless:
Baca Juga : 5 Tips Memilih Ban Motor Tubeles Buat Harian
1. Periksa Kondisi Pelek Jari-jari

Sebelum memutuskan untuk mengubah pelek jari-jari motor menjadi tubeless, pastikan pelek tersebut dalam kondisi baik.
Cek apakah ada kerusakan atau penyok pada pelek, karena pelek yang rusak tidak akan mampu menahan tekanan ban tubeless dengan baik.
Pastikan juga jari-jari pada pelek terpasang dengan rapat dan tidak ada yang longgar atau retak.
2. Pasang Pentil Dop Ban Tubeless
Pelek jari-jari motor biasanya memiliki lubang dop yang lebih besar untuk ban dalam.
Untuk mengubahnya menjadi tubeless, kamu memerlukan pentil dop ban tubeless yang sesuai dengan pelek jari-jari.
Dop ban tubeless ini lebih kokoh dan memiliki sealing yang rapat, sehingga dapat mencegah udara keluar dari ban.
3. Gunakan Cairan Lem (Sealant) Khusus Tubeless

Untuk memastikan ban tubeless tidak bocor pada area jari-jari, gunakan sealant tubeless.
Sealant atau cairan ini akan mengisi celah-celah antara pelek dan ban sehingga udara tidak bisa keluar.
Sealant tubeless bisa dibeli di bengkel atau toko aksesoris motor.
Aplikasikan sealant ini dengan hati-hati dan pastikan seluruh permukaan pelek tertutup rapat oleh sealant.
4. Pasang Ban Tubeless
Setelah pelek sudah siap, langkah berikutnya adalah memasang ban tubeless.
Pastikan ban tubeless yang sesuai dengan ukuran pelek dan motor.
Pasang ban tubeless dengan hati-hati agar tidak ada bagian yang robek atau cacat.
Jangan lupa untuk memeriksa ketepatan posisi ban dan pastikan ban terpasang dengan sempurna pada pelek.
5. Periksa dan Atur Tekanan Angin

Setelah ban tubeless terpasang, periksa kembali tekanan angin pada ban.
Tekanan angin pada ban tubeless biasanya sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan ban dalam.
Pastikan mengikuti rekomendasi tekanan angin yang tertera di manual motor atau pada stiker yang biasanya terpasang di bagian samping motor.
6. Cek Kebocoran
Baca Juga : Pakai Suspensi Upside Down, Begini Cara Merawatnya
Setelah semua komponen terpasang dengan benar, lakukan uji coba untuk memastikan tidak ada kebocoran udara.
Kamu bisa melakukannya dengan cara mengoleskan sedikit sabun cair di sekitar pelek dan dop ban tubeless.
Jika ada gelembung yang muncul, itu menandakan adanya kebocoran, dan cek bagian tersebut lebih lanjut.
Setelah berhasil mengubah pelek jari-jari motor menjadi tubeless, perawatan rutin tetap diperlukan dan selalu periksa tekanan angin secara berkala.
Mengubah pelek jari-jari motor menjadi tubeless memang memerlukan usaha dan ketelitian.
Namun, dengan langkah-langkah yang tepat, kamu bisa menikmati kepraktisan dan keamanan dari ban tubeless tanpa perlu mengganti pelek motor.
(Eno/TribunJualBeli.com)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!