TRIBUNJUALBELI.COM - Facebook Inc berencana memperkerjakan lebih dari 1.000 orang untuk meninjau dan memastikan iklan-iklan yang dipasang memenuhi persyaratannya.
Langkah ini adalah bagian dari upaya untuk mencegah Rusia dan negara lain menggunakan jejaring media sosial untuk ikut campur dalam pemilihan umum di negara lain, kata Facebook.
Facebook mengatakan bulan lalu bahwa perusahaan ini percaya Rusia membeli sekitar 3.000 iklan yang memecah belah secara politis di jaringannya di Amerika Serikat beberapa bulan sebelum dan sesudah pemilihan presiden Amerika Serikat November tahun lalu.
Sejak pengungkapannya, Facebook menghadapi pertanyaan dan panggilan untuk meningkatkan peraturan AS dari otoritas AS.
Chief Executive Mark Zuckerberg telah menjelaskan langkah-langkah yang akan diambil perusahaan untuk mencegah pemerintah menyalahgunakan jaringan media sosial terbesar di dunia.
Dalam sebuah pernyataannya Senin, Facebook mengatakan akan menambahkan lebih dari 1.000 orang selama setahun ke depan dan menginvestasikan lebih banyak perangkat lunak untuk menandai dan mencabut iklan secara otomatis.
"Meninjau iklan berarti bukan hanya menilai konten iklan, namun konteks di mana iklan itu dibeli dan khalayak yang dituju - jadi kami mengubah sistem peninjauan iklan untuk lebih memperhatikan sinyal ini," kata perusahaan, sebagaimana KompasTekno kutip dari VOA Indonesia, Kamis (5/10/2017).
Berita ini juga tayang di Kompas.com dengan judul Facebook Siap Rekrut 1.000 Orang untuk Iklan
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!