zoom-in lihat foto Lama Tak Muncul di Layar Kaca, Presenter Jeremy Teti Alami Pusing Parah, Ternyata Penyakit Ini yang Menyerangnya!
Ilustrasi/Sidomi

TRIBUNJUALBELI.COM - Masih ingat dengan Jeremy Teti? Setelah lama tak melihatnya mondar-mandir tampil di layar kaca, ia dikabarkan baru saja menjalankan operasi akibat sakit yang dideritanya.

Ternyata, sebelumnya Jeremy sempat mengalami penyumbatan pembuluh darah jantung.

Dilansir dari laman Kompas, kondisi ini baru diketahui saat ia mendadak sakit kepala yang parah setelah bermain tenis.

Ketika Jeremy Teti dirawat di rumah sakit karena harus menjalani pemasangan ring pembuluh darah jantung, tidak banyak orang yang mengetahuinya.

Jeremy mengakui tidak mengunggah foto-fotonya sedang di rumah sakit di akun media sosialnya.

Baca juga : Dengan Alat Ini, Tak Perlu Repot-repot Lagi Olahraga di Luar Rumah!

"Saya jujur aja, Saya enggak mau posting-posting foto saya di rumah sakit. Facebook, instagram, path saya bersih," kata Jeremy saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (2/10/2017).

"Saya enggak mau berbagi duka nestapa , duka lara saya kepada orang lain."

"Saya maunya berbagi sukacita saya," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, beberapa waktu lalu Jeremy Teti mengalami masalah kesehatan, yakni ada penyumbatan pembuluh darah jantungnya.

Kondisi itu diketahui ketika ia ambruk setelah bermain tenis.

Instagram : tetijeremy
Instagram : tetijeremy

"Ceritanya awalnya lagi main tenis, sementara lagi main tenis tiba-tiba kliyengan, pusing, kayak mau gempa bumi gitu, tapi goncangannya makin kencang, parah banget, pusingnya," kata Jeremy.

Setelah itu, Jeremy dibawa ke rumah sakit di bilangan Tangerang dan langsung mendapat tindakan medis.

Dokter pun dengan cepat mengambil tindakan untuk pemasangan dua ring pada jantung Jeremy tanpa pembedahan, karena ia telah mengalami penyumbatan pada pembuluh vena.

"Seharunya belum saatnya pemasangan ring kedua, tapi karena kondisi darurat serangan jantung, dokter yang sudah lihat di ct scan ada penyumbatan langsung eksusi dan pasang dua ring, karena ada dua penyumbatan di vena-vena jantung," tutur pria kelahiran 31 Maret 1968 itu.

2 dari 3 halaman

"Pasang ringnya lewat tangan, jadi tidak ada pembedahan, tidak ada luka, hanya seperti orang ambil darah saja bekasnya," sambungnya.

Setelah mengalami peristiwa itu, Jeremy pun mengubah pola hidup demi menjaga kondisi kesehatan jantungnya.

Instagram : tetijeremy
Instagram : tetijeremy

"Sekarang pola hidup harus berubah, saya harus menjaga lifestyle, yaitu makan dan istirahat yang cukup," pungkasnya.

Selain itu, Jeremy juga tengah rutin berolahraga dan mengubah pola makan.

Olahraga dilakukan dengan jalan kaki sepanjang 5 kilometer yang wajib dilakukannya selama dua tahun belakangan.

Sementara, menjaga pola makan sehat seringkali menjadi godaan terbesar yang sulit dihindari, misal seperti makanan berlemak dan berminyak.


"Hindari makanan berlemak dan berminyak. Emang susah ya mulut tuh mengendalikan diri itu susah. Jadi daging merah itu aku usahakan stop," tutupnya.

Bagi yang belum tahu, berikut gejala serangan jantung yang perlu diwaspadai!

1. Sesak napas.
2. Sebuah perasaan sesak dan ada tekanan hingga nyeri, umumnya terasa di tengah dada. Rasanya seperti ikat pinggang dipasangan dengan sangat ketat di sekeliling dada.
3. Nyeri di dada datang secara mendadak atau disertai tekanan yang semakin lama terasa semakin memburuk.
4. Pusing.
5. Nyeri bisa menyebar ke bahu, leher, rahang atau lengan.
6. Nyeri kemudian reda setelah diberi nitrogliserin.
7. Sering disertai keringat dingin

Sementara, penelitian yang telah diterbitkan dalam jurnal Circulation mengungkapkan, laki-laki dua kali lebih berisiko mengalami munculnya plak dibandingkan perempuan dengan rentang usia yang sama.


Faktor risiko terbesar terjadinya sumbatan arteri adalah obesitas dan tingginya kadar low density lipoprotein (LDL) atau yang dikenal dengan kolesterol jahat, yang mana inilah yang akan menempel di dinding-dinding arteri.

Sedangkan faktor risiko lain seperti merokok, tekanan darah tinggi, dan kadar high density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik yang rendah juga meningkatkan risiko seseorang mengalami penyumbatan arteri.

(Kompas.com/Nakita.id/Avrizella Quenda/Ira Gita Natalia)

3 dari 3 halaman

Berita ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul Setelah Main Tenis Jeremy Teti Harus Pasang Dua Ring pada Jantungnya


Selanjutnya