BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Mobil bekas saat ini menjadi solusi bagi sebagian orang yang memiliki dana terbatas.
Salah satu yang banyak dicari adalah mobil bekas dengan harga murah di bawah Rp 70 juta.
Banyak tersedia unit mobil bekas di pasaran dengan kisaran harga tersebut, namun tentu jenisnya mungkin akan terbatas.
Mobil bekas dengan harga di bawah Rp 70 juta biasanya adalah unit keluaran tahun yang cukup tua.
Baca juga: 7 Mobil Bekas Toyota Fortuner VRZ Diesel Tahun 2016-2022, Cek Harganya di Wilayah Jakarta
Sehingga, memastikan kondisi fisik dan kesehatan mobil bekas yang akan dibeli adalah hal yang penting untuk dilakukan.
Bagi kamu yang mencari rekomendasi unitnya, berikut cek harganya:
- Mitsubishi Kuda Grandia 1,6 Bensin 2004 Rp68.500.000
- Toyota Starlet Kotak 1.0 XL 1987 Rp38.000.000
- Toyota Corolla 1995 Rp55.500.000
- Toyota Kijang LGX 1998 Rp59.000.000
- Suzuki Katana GX 1997 Rp32.000.000
- Honda Accord Maestro 1993 Matic Rp36.000.000
- Toyota Soluna GLI 2001 Rp40.000.000
- Hyundai Avega 2008 Manual Rp39.500.000
- Honda Stream 2005 AT Rp56.000.000
- Mercedes-Benz w203 2000 Rp69.000.000
Daftar harga di atas dirangkum dari bursa daring wilayah Jakarta dan sekitarnya per bulan Mei 2024.
Perlu diketahui jika harga tersebut tidak mengikat dan dapat berbeda tergantung kondisi dan kelengkapan surat kendaraan.
Karena, kondisi mobil secara keseluruhan sangat mempengaruhi harga jualnya loh.
Baca juga: 7 Mobil Bekas Toyota Avanza Tahun 2017-2023, Cek Harganya di Wilayah Jakarta per Mei 2024
Jika ternyata kondisi mobil bekas yang hendak dibeli kurang prima, kamu bisa langsung minta nego harga.
Nah, jika sudah mantap untuk meminang mobil tua dengan harga murah, perhatikan dulu tips membelinya agar tak kena tipu penjual.
Tips membeli mobil bekas tahun tua
1. Cek rangka dan bodi
Menurut CEO Jasa inspeksi mobil bekas PT Inspeksi Niaga Jaya, Sundoro Edi, membeli mobil bekas tua paling penting dengan memperhatikan kondisi sasis atau rangka dan bodinya.
2. Cek mesin
Selanjutnya bagian mesin, mesin yang sudah ada suara kasar, asap knalpot ngebul dan perih di mata, menandakan mesin sudah tidak sehat.
3. Cek radiator
Kemudian sistem pendingin mesin alias radiator, pastikan sistem radiator masih normal, fan radiator dan ekstra fan masih bekerja dengan baik, karena penyakit mobil tua adalah sistem radiator yang sudah mulai bermasalah berisiko terjadi overheat.
4. Cek transmisi
Lakukan test drive untuk memastikan kesehatan transmisinya, terutama pada transmisi matik, kalau ada gejala delay atau ngejedug yang parah, sudah saatnya transmisi matik sudah dilakukan overhaul.
5. Cek kaki-kaki
Selanjutnya bagian kaki-kaki, namun menurut Edi, kaki-kaki yang sudah tidak enak pada mobil tua wajar saja karena usia pemakaian.
Agar mobil tua nyaman lagi, lakukan peremajaan kaki-kaki seperti mengganti sokbreker, tie rod, long tie rod, ball joint, stablizer, link stabilizer dan bushing-bushing di area kaki-kaki.
6. Cek surat-surat dan pajak
Terakhir, pastikan surat-surat lengkap dan aman, surat-surat yang paling penting pastikan BPKB dan STNK ada dan cocok dengan nomor rangka dan nomor mesin di mobil.(*)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!