TRIBUNJUALBELI.COM - Kebanyakan orang selalu bingung untuk merawat barang-barang agar tetap awet.
Menyimpan barang dengan benar adalah langkah penting untuk memastikan barang-barang anda tetap awet dan berkualitas selama mungkin.
Agar barang tetap terjaga dan awet anda dapat membuat cara strategis untuk penyimpanan barang lebih terjaga.
Baca Juga: Tips dan Trik Pembersihan Rumah Minimalis: Lebih Sedikit Barang, Lebih Banyak Ruang
Apakah menyimpan barang agar tetap awet itu susah?
Dengan menerapkan beberapa strategi penyimpanan yang tepat, anda dapat menghindari kerusakan dan memperpanjang umur pemakaian barang-barang anda.
Berikut adalah beberapa tips dan trik penyimpanan barang untuk menjaga agar lebih tahan lama, yang dapat anda terapkan.
Baca Juga: Rugi Dong, Jangan Beli 5 Barang Dekorasi Rumah yang Relatif Mahal dan Tidak Penting Ini
1. Pemilihan Tempat Penyimpanan yang Tepat
Pilihlah tempat penyimpanan yang sesuai dengan jenis barang yang akan disimpan, sesuaikan dengan ukuran barang tersebut agar cukup untuk disimpan.
Pastikan tempat tersebut bersih, kering, dan terlindungi dari paparan sinar matahari langsung serta kelembaban yang berlebihan.
Misalnya, simpan pakaian di lemari yang terlindungi dari sinar matahari dan udara yang lembab.
2. Gunakan Wadah Penyimpanan yang Sesuai
Gunakan wadah penyimpanan yang tepat untuk setiap jenis barang, berbagai macam wadah bisa digunakan untuk menyimpan barang.
Misalnya, gunakan kotak plastik atau kardus untuk menyimpan barang-barang yang rentan terhadap debu dan kelembaban, seperti pakaian musim dingin atau barang-barang yang jarang digunakan.
Penyimpanan ini dapat memperpanjang awetnya barang agar tidak rusak terkenanya kotoran dan kondisi cuaca yang tidak sinkron.
3. Gunakan Pelindung atau Pembungkus
Gunakan pelindung atau pembungkus tambahan untuk melindungi barang-barang yang rentan terhadap goresan atau benturan.
Misalnya, gunakan kertas pembungkus atau kain lembut untuk melindungi perabotan dari goresan saat disimpan di gudang atau garasi.
Pembungkus ini sangat membantu melindungi barang yang rentan terhadap goresan yang tidak disengaja, pakailah bahan pembungkus yang tebal dan melindungi barang secara keseluruhan.
4. Urutkan dan Susun Barang dengan Rapi
Susun barang-barang dengan rapi dan urutkan berdasarkan jenis atau fungsi untuk memudahkan akses dan menghindari kerusakan akibat tertindih atau terjatuh.
Gunakan rak atau rak tambahan untuk menyusun barang-barang agar tidak bersentuhan langsung dengan lantai atau dinding.
Cara ini membuat orang yang melihatnya juga merasa nyaman dan terlihat rapi, tidak berantakan kemana-mana.
Dengan menyusun barang dengan rapi dapat mempermudah mengambil barang tersebut.
5. Hindari Penumpukan Barang yang Berlebihan
Hindari menumpuk barang terlalu tinggi atau terlalu banyak di satu tempat, karena hal ini dapat menyebabkan kerusakan atau deformasi pada barang-barang tersebut.
Bagi barang-barang yang mudah rapuh atau patah, pastikan untuk menyimpannya dengan hati-hati dan terpisah dari barang-barang lain yang lebih berat atau tajam.
Penumpukan barang ini juga berpengaruh ke barang lain, oleh karena itu pentingnya memisahkan barang dengan pemakaian jangka waktu panjang dan yang sudah tidak layak digunakan.
6. Perhatikan Lingkungan Penyimpanan
Perhatikan kondisi lingkungan penyimpanan, seperti suhu dan kelembaban udara, karena kondisi tersebut sangat mempengaruhi kualitas barang.
Pastikan suhu dan kelembaban ruangan tetap stabil dan terkendali untuk mencegah kerusakan akibat perubahan cuaca atau kondisi lingkungan yang ekstrim.
Buatkan tempat penyimpanan yang cocok untuk meletakkan barang-barang agar tetap awet.
7. Rutin Periksa dan Perawatan Barang
Lakukan pemeriksaan rutin terhadap barang-barang yang disimpan untuk memastikan tidak ada tanda-tanda kerusakan atau kelembaban yang dapat menyebabkan jamur atau korosi.
Meskipun barang tersimpan di tempat yang aman, tidak dipungkiri debu atau kotoran juga bisa menempel pada barang-barang tersebut.
Maka dari itu, lakukan perawatan rutin seperti membersihkan debu atau kotoran dan mengganti pelindung atau pembungkus yang sudah aus atau rusak.
8. Gunakan Produk Perlindungan Tambahan
Gunakan produk perlindungan tambahan seperti silica gel atau kantong anti karat untuk mengurangi kelembaban udara di dalam wadah penyimpanan.
Ini akan membantu mencegah korosi atau pembusukan pada barang-barang yang sensitif terhadap kelembaban.
Cari perlindungan tambahan ini sesuai dengan kondisi barang anda, agar nantinya tetap terjaga dengan baik.
9. Simpan Barang dengan Benar Setelah Penggunaan
Setelah digunakan, pastikan untuk menyimpan barang-barang kembali ke tempat penyimpanannya dengan benar dan sesegera mungkin.
Pastikan barang-barang yang sudah digunakan tersebut, letakkan kembali pada tempat penyimpanan semula.
Hindari meninggalkan barang-barang tergeletak di lantai atau dibiarkan terbuka di udara terbuka yang dapat meningkatkan risiko kerusakan.
10. Pelajari Cara Perawatan Khusus untuk Barang Tertentu
Pelajari cara perawatan khusus untuk jenis barang tertentu yang anda miliki, seperti perabotan kayu, peralatan elektronik, atau koleksi pakaian berharga.
Terapkan teknik penyimpanan yang sesuai dan ikuti instruksi perawatan yang disarankan oleh produsen atau ahli terkait.
Perawatan barang banyak sekali tips yang harus dipelajari agar lebih teliti lagi untuk merawat dan menjaga kestabilan kualitas barang hingga waktu yang lama.
Dengan menerapkan tips dan trik penyimpanan yang tepat, anda dapat memastikan barang-barang anda tetap awet dan berkualitas selama mungkin.
Selain itu, rutinlah melakukan perawatan dan pemeriksaan terhadap barang-barang yang disimpan untuk mencegah kerusakan dan memperpanjang umur pemakaian. (*)
(SalsabilaSalmaTribunjualbeli.com)































Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!