zoom-in lihat foto Jangan Tergiur Murahnya, Ketahui Risiko Beli Tablet iPad Lawas
Risiko beli produk lawas tablet iPad Air 2 | foto Techradar via Kompas.com

TRIBUNJUALBELI.COM - Belum lama ini viral Baim Wong ramai dikabarkan menjual tablet iPad dengan harga hanya Rp 1 juta.

Warganet sempat menuduh tablet iPad yang hendak dijual tersebut adalah barang ilegal.

Namun, lalu diketahui jika Baim Wong sendiri menyatakan jika tablet iPad itu dibelinya dari pedagang dalam negeri secara legal.

Lantas, mengapa harganya bisa sangat murah?

Ternyata, tablet iPad yang hendak dijual tersebut adalah produk bekas yang miliki umur cukup tua atau dapat dikatakan produk lawas.

Produk tablet tersebut adalah iPad Air 2 (16 GB) yang meluncur sekitar 2014 lalu.

Hal tersebut juga sudah ditegaskan oleh Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Dirjen Bea Cukai Kemenkeu, Nirwala Dwi Heryanto.

"Jenis barangnya merupakan iPad generasi lama, yaitu iPad Air 2 16 GB second (seken), wifi only," ujar Nirwala, merangkum dari Kompas.com.

Pasalnya, harga murah untuk produk iPad lawas tersebut memang wajar di pasaran.

Namun pertanyaannya, apakah worth it untuk membeli produk iPad lawas ini?

2 dari 4 halaman

Meski murah dan masih fungsional, produk iPad lawas tersebut sudah dianggap "kuno" alias vintage oleh Apple sendiri.

Ada risiko kenyamanan dan keamanan yang menyertainya.

Merangkum dari Gadgetgone.com, berikut ini adalah beberapa risiko yang perlu kamu tahu jika hendak membeli produk Apple lawas, seperti iPad Air 2.

1. Tak dapat update iPadOS lagi

Risiko pertama membeli iPad lawas adalah pengguna tidak akan mendapat update fitur di sistem operasi (OS) iPadOS versi terbaru.

iPad Air 2 sendiri hanya mendukung versi iPadOS hingga iPadOS 15 saja.

Artinya, perangkat tersebut tak bisa menjalankan atau mendukung fitur-fitur yang pertama kali diperkenalkan di iPadOS 16 dan versi terbaru iPadOS 17.

2. Potensi virus dan malware

Biasanya, pembaruan sistem operasi untuk gadget juga membawa peningkatan sistem keamanan, termasuk untuk iPad.

Sehingga, perangkat pengguna akan tetap terlindungi dari berbagai ancaman, seperti virus atau software berbahaya (malware) yang mengancam data dan privasi mereka.

3 dari 4 halaman

Nah, apabila iPad Air 2 diketahui hanya mentok pada sistem operasi iPadOS 15, maka perangkat akan lebih rentan kena virus dan malware baru yang tak terpantau Apple.

Hal ini tentunya akan mengancam keamanan pengguna, lantaran berbagai informasi pribadi mereka yang tersimpan di perangkat bisa saja bocor dan tersebar di internet, terlebih apabila ada virus atau malware di dalam iPad tersebut.

3. Penyimpanan terbatas

Biasanya, gadget lawas memiliki kapasitas media penyimpanan (storage) yang kecil.

Angka 16 GB pada iPad Air 2, bisa dibilang sangat minim untuk tahun 2024.

Apalagi, pengguna pasti berencana memakaiannya setidaknya sampai 1 atau 2 tahun kedepan.

iPad Air 2 tidak akan bisa menampung aplikasi-aplikasi terbaru yang kini juga miliki ukuran memori besar.

4. Performa semakin lambat

Semakin penuh kapasitas storage maka performa perangkat akan semakin lambat.

Hal ini juga dipengaruhi oleh performa chipset di gadget lawas akan lebih tertinggal dari gadget generasi baru.

4 dari 4 halaman

Saat ini banyak aplikasi yang membutuhkan spesifikasi minimum perangkat yang lebih tinggi, termasuk chipset.

Jika spesifikasi minimum ini tidak terpenuhi, aplikasi biasanya tidak berjalan optimal atau bahkan tidak bisa berjalan sama sekali.

5. Baterai tidak dalam kondisi prima

Selain performa, sudah menjadi hal yang biasa bahwa perangkat lawas akan memiliki pengurangan performa baterai.

Artinya, baterai perangkat ini akan cepat habis alias boros.

Di perangkat Apple, biasanya kapasitas penuh pengisian baterai akan berkurang seiring berjalannya waktu.

Dengan kata lain, sebuah perangkat Apple mungkin saja hanya bisa diisi dayanya secara penuh mentok di status baterai 80-90 persen (tidak 100 persen), ini pun jika kamu bisa mendapat produk dengan baterai health yang baik.

6. Masalah-masalah lainnya

Di samping risiko-risiko di atas, membeli produk lawas iPad Air 2 juga berpotensi akan menemui kondisi yang tidak sempurna pada bodi tablet.

Seperti kemungkinan bingkai sudah bopeng, sekeliling iPad ada baret, dan lain sebagainya.

Layar iPad Air 2 juga bisa saja bermasalah dan tidak memiliki performa sebagus pada saat pertama kali perangkat tersebut dibeli.

Masalah lainnya bisa berupa isu di performa kamera, konektivitas seperti WiFi, masalah di speaker dan mikrofon, masalah terkait fitur keamanan dan biometrik, dan masih banyak lagi.

Lalu, apakah membeli iPad dengan harga murah berisiko atau justru menguntungkan?

Hal ini kembali lagi kepada pembeli. Apabila memahami risiko yang mungkin terjadi, maka kamu bisa menjadikan iPad Air 2 sebagai opsi.

Karena perlu diingat, tidak semua iPad lawas memiliki masalah.

Ada saja unit yang memang terawat dan masih dalam kondisi prima, asalkan kamu pintar-pintar memilih.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ingin Beli iPad Lawas? Pahami Dulu Potensi Masalah yang Mengintai

Selanjutnya