TRIBUNJUALBELI.COM - Sebagai sepasang suami istri, kehadiran buah hati tentu sangat ditunggu-tungu.
Namun ternyata, setelah resmi menikah dan melakukan hubungan badan, beberapa pasangan justru tak dengan cepat diberi momongan.
(Baca: Konsumsi Obat Ini Agar Kesuburan Tetap Terjaga)
Berbagai penyebab sulitnya mendapat keturunan pun telah dihindari.
Pemeriksaan pun telah dilakukan kepada dokter spesialis.
Namun nafas baru dari seorang bayi mungil tak kunjung didapatkan.
Tak usah khawatir, seiring berkembangnya teknologi, ada cara baru untuk mendapat keturunan.
Mungkin cara ini bisa dipertimbangan bagi Anda yang ingin segera mempunyai keturunan.
Tentu dengan persetujuan dari pasangan Anda.
Cara berikut ini sebenarnya sudah dilakukan oleh beberapa pesohor dunia.
Pasangan Kim Kardashian dan Kanye West, serta pesepakbola Cristiano Ronaldo memilih metode mendapatkan anak melalui ibu pengganti (surrogate mother).
Pada umumnya, mereka yang memilih metode ini karena adanya masalah pada rahim, kehamilan menjadi beresiko.
Atau mereka yang telah mencoba beberapa teknik reproduksi buatan namun tetap belum berhasil akan memilih cara melalui ibu pengganti.
Pemilihan ibu pengganti pun harus memperhatikan beberapa hal.
Termasuk soal batasan usia dan pengalaman melahirkan.
Sebagai ibu pengganti dibagi menjadi dua tipe.
Tipe pertama yakni ibu pengganti kehamilan dengan benih dari pasangan yang menitipkan.
Sementara tipe kedua, ibu pengganti yang menggunakan telurnya dalam proses kehamilan.
Proses kehamilan ibu pengganti dengan tipe pertama hanya bisa terjadi melalui fertilisasi in vitro atau IVF.
Ibu pengganti kehamilan dengan tipe kedua tak melalui proses IVF itu.
Langkah pertama proses fertilisasi in vitro itu dengan membuat dan mengambil telur.
Langkah itu biasanya melibatkan stimulasi ovarium ibu dengan menggunakan beberapa jenis obat kesuburan.
Setelah distimulasi, ovarium akan menghasilkan sejumlah telur yang kemudian akan diambil oleh dokter ahli.
Dokter akan memindahkan telur dari ovarium menggunakan alat pengisap seperti jarum.
Telur kemudian dimasukkan dengan hati-hati ke dalam inkubator.
Dokter juga akan mengambil sperma calon ayah yang telah dipisahkan dari air mani.
Lalu sperma itu dimasukkan ke dalam inkubator dengan telur milik sang ibu,
Biasanya proses pembuahan hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja.
Telur yang telah dibuahi akan diamati selama beberapa hari sebelum dipindahkan ke rahim ibu pengganti.
Sperma yang telah berhasil membuahi sel telur itu akan menghasilkan embrio.
Embrio itu selanjutnya akan ditempatkan dalam setetes cairan yang kemudian dihisap dengan lembut ke dalam tabung suntik.
Tabung yang berisi embrio itu akan dimasukkan ke dalam vagina ibu pengganti sampai ke rahimnya.
Saat proses pelakkan embrio, ibu pengganti harus berbaring istirahat selama beberapa jam.
Hal itu untuk memastikan agar embrio menetap di rumah barunya dan menempel sekuat mungkin di dinding rahim.
Jika proses itu berhasil, maka ibu pengganti resmi menjadi seorang ibu hamil.
Begitulah penjelasan secara singkat terkait proses ibu pengganti kehamilan yang dilansir TribunJualBeli dari laman Live Strong.
(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!