TRIBUNJUALBELI.COM - Penyebab utama penumpukan lemak perut antara lain adalah pola makan yang tidak sehat, kekurangan aktivitas fisik, dan faktor genetik.
Namun, dari banyaknya kasus, pemilihan asupan makanan yang tidak seimbang menjadi faktor utama masalah ini.
Sehingga, cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan memilih makanan terbaik yang dapat membantu membakar lemak perut.
Beberapa makanan tertentu diketahui bisa membantu kita mempercepat metabolisme untuk menghilangkan lebih banyak kalori sepanjang hari.
Berikut merangkum beberapa sumber, setidaknya ada 5 jenis makanan yang direkomendasikan untuk bantu hilangkan lemak perut.
1. Makanan fermentasi
"Beberapa strain probiotik (seperti Bifidobacterium animalis, Bifidobacterium breve, Lactobacillus gasseri BNR17, Lactobacillus plantarum, Lactobacillus rhamnosus, Lactobacillus salivarius Ls-33) dikaitkan dengan lemak tubuh bagian bawah, lemak perut, berat badan, berkurangnya lingkar pinggang, dan pinggul serta /atau penurunan nafsu makan," kata Michels
Makanan tersebut antara lain kefir, kimchi, asinan kubis, dan kombucha.
2. Makanan tinggi serat larut
“Serat larut ditemukan dalam makanan nabati dan memiliki konsistensi seperti gel yang memperlambat pencernaan, meningkatkan rasa kenyang dan membantu pengelolaan gula darah. Manfaat ini dapat membantu menghilangkan lemak,” kata Michels.
Sebuah penelitian selama 5 tahun menemukan bahwa mengonsumsi 10 gram serat larut per hari mengurangi lemak perut sebesar 3,7%.
Studi lain menemukan bahwa orang yang makan 3/4 cangkir kacang setiap hari memiliki berat badan 6,6 pon lebih sedikit dibandingkan mereka yang tidak. Meskipun, pemakan kacang rata-rata mengonsumsi 199 kalori lebih banyak per hari.
Makanan yang termasuk dalam daftar ini antara lain wortel, kacang hijau, brokoli, jeruk pusar, alpukat, jeruk bali, stroberi, rami, dan kacang-kacangan.
3. Ikan salmon
Salmon adalah ikan berlemak yang kaya akan asam lemak omega-3. Lemak sehat ini telah dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan, termasuk penurunan berat badan.
Selain itu, sebuah studi tahun 2021 menemukan, asam lemak omega-3 dapat meningkatkan laju metabolisme istirahat karena perannya dalam metabolisme lemak dalam tubuh.
Ikan salmon juga merupakan sumber protein yang baik, yang dapat membantu kita merasa kenyang dan puas, sehingga berpotensi mengurangi asupan kalori secara keseluruhan.
"Ikan berlemak seperti salmon dapat mendukung metabolisme dengan kandungan protein dan asam lemak omega-3 yang tinggi," kata ahli diet di Zenmaster Wellness, Kelsey Kunik, RDN.
4. Saus sambal
Menambahkan sedikit rasa pedas pada makanan dengan saus sambal dapat membantu kita membakar lebih banyak kalori.
"Bahan utama dalam saus sambal atau cabai adalah capsaicin, senyawa yang memberikan sedikit dorongan pada metabolisme untuk membakar lebih banyak kalori," jelas Kelsey.
Capsaicin telah terbukti meningkatkan metabolisme dan merangsang tubuh untuk membakar lebih banyak lemak.
Sebuah penelitian pada tahun 2022 yang diterbitkan di Pharmaceuticals menyimpulkan, capsaicin tidak hanya dapat meningkatkan metabolisme, tapi, juga dapat membantu menekan nafsu makan dalam jangka pendek dan memulihkan bakteri usus yang sehat, sehingga meningkatkan manajemen berat badan yang sehat.
5. Kopi
Banyak dari kita mengandalkan kopi sebagai penambah energi harian.
Namun, tahukah bahwa kopi juga dapat membantu membakar lebih banyak kalori?
Itu karena kafein adalah stimulan alami yang dapat meningkatkan metabolisme dan membantu membakar energi dengan lebih efisien.
"Minum setidaknya satu cangkir kopi kental per hari, atau mengonsumsi kafein dalam jumlah yang setara, dapat meningkatkan jumlah lemak yang kita bakar saat berolahraga," ungkap Kelsey.
Dalam sebuah penelitian pada tahun 2021, sekelompok orang yang tidak terbiasa mengonsumsi lebih dari 50 miligram kafein setiap hari (sekitar setengah cangkir kopi) mengonsumsi setara dengan satu cangkir kopi kental sebelum latihan ketahanan.
Membandingkan hasilnya dengan olahraga dan plasebo, para peneliti menemukan bahwa kafein meningkatkan jumlah lemak yang dibakar selama berolahraga.
6. Jahe
Jahe adalah bahan yang telah digunakan secara luas untuk khasiat obat selama berabad-abad.
Selain itu, jahe terbukti memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan dan juga dapat membantu membakar lebih banyak kalori.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Metabolism, partisipan yang mengonsumsi jahe membakar lebih banyak kalori dan memiliki oksidasi lemak yang lebih besar dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi jahe.
"Mengonsumsi jahe atau minum teh jahe saat makan dapat meningkatkan jumlah energi yang dibutuhkan untuk mencerna makanan dan membantu meningkatkan rasa kenyang," kata Kelsey.
"Efek hangat dari jahe mirip dengan saus sambal, meskipun tidak terlalu pedas dan dapat ditoleransi dengan lebih baik oleh beberapa orang," jelasnya.(*)








Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!